Friday, April 29, 2011

i wanted to write a poem

I wanted to write a poem for you,
To tell you how I feel,
To tell you : you are my angel,
My new best friend.
You worry about me and care,
My shoulder is wet from your tears,
You notice things.
You're funny, caring, lovable,
Like magnum ice cream and a comfy hug.

I wanted to write a poem for you,
To tell you what you mean to me.
But no words could describe,
No words could be the rhytm.
I wish I was more than just one of the guys.
Is this just a teeny bopper crush?

I wanted to write a poem for you,
To tell you that being with you make me happier,
Happier than disco music,
Than Rihanna, Beyonce or Lady gaga.

I wanted to write a poem for you,
To tell you.. Friend forever,
To tell you I'll always be there..
Maybe we can be together again.
Do you know I love your look? Your personality?
Do you know I love the way you are? Your attitude?
Do you know I love your hugs? Your smile?

I wanted to write a poem for you
To tell you how I feel
But the words wouldn't rhyme at all,
Just like Magnum Gold Ice Cream.

Friday, April 15, 2011

Hilang Arah, Hilang Pegangan

Dharmayana.. Organisasi mahasiswa beragama Buddha Universitas Tarumanagara. Satu-satunya organisasi agama Buddha yang legal dan didukung oleh kampus. Sarana mahasiswa luar daerah, bersama mengembangkan Buddha Dhamma.

Pernah terjun dan terlibat walaupun tak berdiri didepan menyetir pergerakan langkah Dharmayana, mau ga mau merasa gerah dengan apa yang terjadi sekarang. Bukannya melangkah maju, jalan ditempat saja mereka tak sanggup, perlahan berjalan mundur, semakin mundur. Jauh dari apa yang di cita-citakan, jauh dari tujuan.

Yah, tak memungkiri, gw pernah gagal disini, gw melalaikan kewajiban gw disini. Kecewa, bentuk kekecewaan yang terjadi saat itu. Maybe salah cara mengapresiasikannya, tapi sudah terjadi penyesalan pun tak berguna. Segala macam tugas yang gw kerjain tetap tersimpan dalam hard drive, tidak di-submit, tak diapa2in lagi. Yah, wujud kecewa dengan apa yang terjadi saat itu. Citra diri hancur disana, sungguh tak peduli. They don't know how to communicate, just haha hihi hoho hehe.. I can't satisfied..

Skripsi, love story, Family problem terakumulasi, lebih baik ga memusingkan mereka yang tidak menghargai dan peduli dengan diri kita. Sia-sia menyumbangkan energi untuk perjuangan yang tak diharapkan mereka. Tak sesuai arah langkah, pandangan lagi, altough i'm the bastardman there.. I really don't care at the time. How about now? Yeah i really don't care too..

Masih memakai nama organisasi Agama Buddha, tak bisa jaga mulut, jaga sikap, jaga gesture, terkadang sungguh tak sopan di tempat publik. Tak ada lagi mengembangkan Buddha Dhamma, yang ada nongkrong sana nongkrong sini, jalan2 kesana kemari. Iya mungkin ada kunjungan ke vihara tiap minggu, iya vihara itu2 doang, sudah bukan lagi pengembangan Dharmayana, tapi kepentingan pribadi. Coba ke vihara yang berbeda-beda, random visit, jangan cuma satu vihara, atau semuanya diajak menjadi umat tetap di vihara tertentu tersebut. Yah alter ego itu muncul karena kemelekatan, senang di satu vihara. Kunjungan vihara tujuan awalnya untuk mengajak, belajar cara kebaktian yang berbeda-beda, sumber informasi. Kalo kunjungan tetap di satu vihara? Apa bedanya kalian dengan umat vihara tersebut?

Berisik dan annoying hal yang mendeskripsikan ketika 'mereka' berkumpul. Basa basi ga penting, sikap tak terkontrol dan tak sopan.. Mungkin itu gambaran terbaik yang saya dapatkan :) Wasting time.. Now, Blackberry, syndrom nya baru menjamur sekarang, dan please be SMART. Kalian annoying banget sejak pada BB-an. NORAK, CHILDISH, BASI, dan sungguh sangat mengganggu..

So, jika masih ngaku volunteer Dharmayana, ubah diri dari sekarang, ubah sikap, udah cara pandang. Jangan mau disetir ama siapapun, jangan berkoloni, berpolitik. Hargai semua orang, jaga diri, mulut apalagi. Cukuplah saling menunggu, berisik dan tidak tepat waktu. Mulai tunjukkan kualitas, efektifitas.. Ga suka pernyataan gw? Yah terserah kalian kalau tak merasa atau tak mau berubah. Mau ngatain gw tidak lebih baik dari kalian? Yah terserah juga, itu pendapat pribadi semua orang kok, boleh-boleh aja.. I just do what i want, what i trust.. its my faith.. i don't care anybody..

Have you read that i don't care, i don't publish it, you guys read it from here or just gossiping? panic? shock therapy?

If you read it from this blog, don't message me again, don't BBM me..
I'm already DONE.

Saturday, March 19, 2011

Helping = Receiving

Terinspirasi acara reality show Oprah's Big Give, episode top 5, terkadang pertolongan yang kita berikan bukan hanya dengan materi, mendengarkan terkadang merupakan cara yang terbaik dalam memberi. Mereka menyampaikan keluh kesah, kita hanya perlu mendengar. Mendengarkan hingga mereka merasa kuat kembali, Mendengarkan keluh kesah di hati mereka yang tak pernah tersampaikan, Mendengarkan luapan emosi yang tertahan selama ini, Mendengarkan dan tetap melemparkan senyuman terhadap beratnya hidup ini.

Bangun pagi, si mbak kos udah terlihat kusut, bete dan kesel. Ternyata dia habis dimarahin oleh tante kos, akibat complain2 anak kos baru. Sesuatu yang menurut saya pun tak semestinya dia dapat, kerjaan dia cukup beres selama ini, tak banyak bertingkah, tak rese ataupun melakukan hal-hal yang mengganggu ketenangan, bahkan anak kos baru yang kebanyakan berisik. So, walaupun punya margin waktu sedikit, saya coba untuk menjadi pendengar yang baik. Luapan emosi berulang--ulang, topik yang berulang-ulang yang disampaikan, emosi yang tertahan selama ini pun lepas. Sayangnya karena sudah saatnya ke kantor dan tentu saja saya tidak ingin telat, saya tak bisa menemani semua keluh kesah mbak kos.

Late nite supper(again) setelah chit chat dari kos temen, saya menyambangi abang nasi goreng yang udah lama tak saya pesan jualannya. Kebetulan lagi sepi banget, yang dulu biasanya rame banget late nite begini. Ngobrol-ngobrol ringan, akhirnya si abang curhat juga, sejak warnet tutup jualannya lumayan sepi di tempat tongkrongan itu. Tentu saja impact nya lumayan, sejak warnet tutup intensitas orang lalu lalang juga berkurang, pembeli pun menjadi lebih sedikit. Biasanya late nite begini antri dan nasinya udah ampir habis, kemaren nasi nya masih setengah keranjang. Iya, hidup ini cukup berat, bagaimana caranya bisa mendapatkan uang untuk dapat bertahan hidup.

Karena sudah terlalu larut pagi, lapar + kantuk akhirnya memutuskan untuk pulang juga. Tapi satu hal yang didapat dari sini, Menolong tak harus hanya dengan materi, menolong juga bisa dilakukan dengan menerima, Menerima keluh kesah orang dan membuat mereka menjadi lebih kuat. Bila semua orang bersedia untuk menolong orang di sekitar kita, hidup ini akan lebih indah, dunia terasa lebih bersahabat.

Happy weekend everyone :)

Monday, February 14, 2011

Kepedulian itu dari hati

Berawal dari membeli disdus dengan Ondy di Fish n Co, akhirnya janjian dinner setelah Ondy selesai nge gym. Janji ketemuan di Central Park, seperti biasa Ondy melakukan proses setoran ke bank di restroom depan no signboard seafood. Lama, sungguh lama sekali, menunggu di depan wc yang cukup rame orang wara wiri.

Tiba-tiba ada yang menarik perhatian, sepasang suami istri yang sudah cukup berumur, 70-80tahun. Sang suami sudah sulit untuk berjalan dan sang istri yang bertubuh kurus kering berusaha untuk mendorong suaminya di kursi roda. Di lorong menuju kamar mandi yang sempit, sang istri berusaha membawa suaminya untuk buang air kecil.

Akhirnya Dee menawarkan diri untuk membantu membawanya ke kamar mandi secara perempuan tak boleh masuk dan dia minta bantuan petugas kebersihan tapi kelihatan ogah-ogahan. Singkat cerita Dee yang membantu suaminya untuk buang air kecil hingga selesai. Setelah cuci tangan dll, tapi si Ondy masih belum keluar juga dari bank tempat ia menabung. Pikiran mulai berpikir.

"Hari ini Dee mencoba membantu orang yang sulit untuk berjalan karena stroke, ini mengingatkan pada papa. 4bulan lalu papa terkena stroke, cacat tubuh sebelah kanan ga bisa digerakkan. Dee yang berusaha untuk mendorong kemana-mana, membawa dari satu tempat ke tempat lain. Yah walaupun banyak orang yang melihat dengan pandangan sinis, membawa orang tua yang sedang sakit, tapi Dee masih bisa berjalan tegak. Tak peduli ekspresi yang mereka perlihatkan.

Tak ada rasa simpati mungkin yang ada di mereka. Tapi hidup ini memang berat, Dee berusaha untuk tetap kuat. Jalanin, membawa papa kemana aja. Bertanya kepada siapa saja tanpa rasa malu, berlaku seperti tiada apa-apa. Dee bangga punya orang tua seperti mereka walaupun sudah cacat. Dee yakin suatu saat papa akan sembuh kembali.

Sejauh Dee masih bisa berbakti kepada orang tua, Dee utamain mereka. Persetan dengan apa kata orang tentang orang tua yang selalu menyusahkan. Tak peduli, bagi Dee orang tua adalah segalanya. Walaupun CNY tahun ini tak ketemu, dan mereka merindukan Dee, Dee berjanji berbuat baik sebagai wujud bakti kepada mereka. Ingin selalu bisa membantu orang kembali.

Setelah merenung, si Ondy muncul, ya udah deh saatnya menuju MTA, makan Fish n Co. :)

Wednesday, February 9, 2011

Healthy Food, Healthy Life by Chef Haryo

Stress dikantor, kerjaan tak beres-beres.. Ah sudahlah saatnya mantau timeline,..
kebetulan Chef favorit saya, Chef inspriratif yang dulunya nampang di Harmoni Alam dengan konsep masak di outdoor yang sangat menarik menurut saya, sangat disayangkan konsep itu tak lagi dibawakan oleh Chef Haryo. Yah topik bahasan ini cukup menarik mengenai Healthy Food, setelah kemarin malam tentang Sumenep. Suatu hari saya akan berada di Sumenep! :)

By the way, back to topic mengenai tips-tips healty food dan healthy life by Chef Haryo di tuit dalam beberapa seri, saya akan kumpulkan dengan sedikit editan :)
*mohon izin mengedit yah*

Prakata :

informasi #healtyfood bukanlah teror dan horror. Endapkanlah secara bijaksana. Lakukan bertahap. Kembali ke fitrah, manusia butuh makan. Bukan hidup untuk makan.


1. Cancer kolon atau kanker usus besar, banyak disebabkan oleh makanan'berat' yg masuk ke dalam usus dan mengendap dalam jangka waktu tertentu akibat 'terlalu' banyak mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan protein tinggi, serta rendah serat.

2. Rhodamin 12(pewarna tekstil), pengawet makanan diambang batas, artificial flavour, dan bahan non alami merupakan pemicu kanker kolon. GUNAKANLAH SECARA BIJAK KALO BISA HINDARI!

3. Evolusi pangan juga disinyalir sebagai penyebab berbagai penyakit modern. Sekarang telur dapat dibeli dimana saja sedangkan pada zaman dahulu telur hanya didapat dari ayam kampung.

4. Evolusi pangan:
- Dahulu mau makan daging harus potong sapi lalu dibagi sekampung, sekarang daging sapi dapat diperoleh dimana-mana.
- Dahulu kangkung liar banyak terdapat dipinggir rawa/sungai. Namun sekarang karena pemintaan pasar meningkat sehingga dibutuhkan pestisida untuk mendapatkan kangkung dalam jumlah yang lebih besar.
- Beras beraroma yang beredar dipasaran brasal dari parfum, INGAT :bukan dicuci oleh berkilo-kilo daun pandan.
- Baso,sosis,saus juga membutuhkan pengenyal dan pewarna makanan. Konsumsilah dengan bijak. Semua yang berlebihan adalah tidak baik.
- Usia potong ayam kampung 6 bulan, ayam kota (ayam buras/pedaging) 40 hari. Kalo ayam kampus tergantung seberapa berani anda membayarnya hehehhe :D
- Mie sehat adalah,terigu,air,telur,garam. Tanpa tambahan lain.
- Baso sehat,daging giling,tapioka,air es,garam sedkit penyedap tanpa tambahan lain.

5. Sehat itu simple: tidak berpikir komplex/ruwet/stress, cobalah untuk lebih rileks dan santaikan pikiran anda. Makan secukupnya dan tidak berlebihan. Makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.

6. Isi perut anda dengan 1/3 air, 1/3 makanan, 1/3 udara- maka akan jauh dari penyakit - Muhammad SAW.

7. Sumber kalsium:susu, keju,beras,kedelai,kacang-kacangan,ikan dan sisiknya, serta daging.

8. Sumber serat/fibre: sayuran hijau,jeruk dgn serat putihnya,apel tanpa dikupas kulitnya, lalapan mentah yang telah dicuci tentunya. Jangan takut menggunakan sabun, bilas hingga bersih.

9. Gula bukan musuh! Gula adalah energi untuk kekuatan otot dan tulang serta sebagai asupan gizi untuk darah kita.

10. Ingin sukses naik gunung? Ouasa H-4 pantang daging merah, lemak. Hanya makan nasi, ikan dan sayuran hijau, air, gula dan kopi hitam .

11. Minum jus buah tanpa es dan gula pasir. Buah mengandung gula fruktosa.

12. Rematik bahasa jadul. Bahasa modern-nya 'asam urat', lebih modern lagi 'asam purin', semua-nya terdapat dalam makanan

13. Asam urat (purin) dapat membentuk kristal di persendian. Rasanya sakit sekali. Hindari/berhenti mengkonsumsi babat, santan, lemak, gorengan, dan ketan.

14. Lezat, LAZIZ, nikmat, mantab, kenyang, maknyus, deelicious adalah persepsi sebuah pikiran. 100gr nasi dgn lauk kerupuk pun kita bisa persepsikan sebagai nikmat.

15. usia 0-25 adlh usia 'pertumbuhan'. Makanlah makanan bergizi tinggi. Usia 25 tahun keatas adalah usia 'bertahan hidup', makanlah secukup-nya

16. Kopi hitam di konsumsi diet binaragawan, karena dapat memacu pemompaan darah di jantung saat 'pumping'.

17. Kopi hitam melancarkan kencing dan kerja ginjal, imbangilah dengan air putih hangat. Jangan berlebihan, nanti ga bisa tidur :p

18. Foto model bukan role model sehat. Sehat adalah hidup yg berimbang, gempal atau kurus adalah fitrah manusia sejak lahir. Makan sehat, tidur teratur, jaga asupan gizi itulah hal utama menjaga kesehatan anda.

19. Orang gempal:pembakaran tubuh nya lambat, orang kurus: pembakaran tubuhnya cepat. Itulah fitrah. Kenali diri anda, syukuri apa yang ada. Bila merasa kurang puas, silahkan konsultasi ke dokter gizi. Jangan stress, stress membuat keadaan semakin memburuk.

20. Cantik itu tidak harus berkulit putih, kulit hitam adalah manis dan sexy, kuning itu menggairahkan, kulit hijau:ALIEN!

Yah begitulah tips hidup dari Chef favorit saya disamping mbak Farah Quinn dan the new star Vindy Lee. Tetap hidup sehat dan tetap beraktivitas, jaga asupan gizi dan metabolisme tubuh anda.

Sunday, January 30, 2011

Pusing Pusing Chinatown Jakarta, Glodok

Hoaaa,... Bangun pagi... Aktivitas yang setiap hari dilakukan.. Seperti biasa 06.30 AM sudah terjaga.. Padahal ini weekend.. Kenapa Dee harus bangun sepagi ini gusti? Ya sudahlah kalo kata Bondan Prakoso... Saatnya nyalain TV, pantengin B Channel, yah weekend, kuliner dan jalan-jalan serta masak ala Chef Haryo menjadi pilihan.

Oh iya ada janji dengan Ondy, mau menelusuri Glodok, beli cemilan buat Imlek. Tapi mau nyuci baju baru dulu nih sebelum dipakai untuk Imlek-an. Ternyata nyuci itu cape dan memerlukan waktu yang cukup lama, sudah jam 10 aja setelah selesai mencuci. Saatnya mandi dan ketemu Ondy untuk nae TransJ menelusuri Glodok. Iya lebih memilih pake angkutan umum saja dibandingkan naek motor, macet dan susah parkir menjadi pertimbangan disamping Glodok juga daerah rawan.

Alhasil 10.30 setelah mandi, kita pun berangkat dan kondisi antrian TransJ lumayan rame. Bus-nya lama banget, penuh dan banyak penumpang menyebalkan. Alhasil nyampai di halte Glodok sekitar pukul 12.00, nyari makan di Gloria, saatnya kuliner.. Udah lama ga makan iBab dan saya memilih makan nasi hainam campur.. Sedangkan Ondy memilih mie lebar pangsit, lanjutin dengan camilan lain dan makan satay.. Iyakkss.. Ondy pesan sate, isinya lemak semua..

Setelah kenyang beli cemilan, dan tetap favorit Emping Pedas. Terus ngajakin Ondy telusurin Pasar, Chandra Building dan seluruh Glodok kita telusurin. Rame menjelang Imlek-an. Udah late Chinese New Year shopping ini, asik muter-muter sambil mengenang kembali kehidupan di kampung, yang 'chinese' banget.

Perjalanan terakhir kita akhiri mensurvey harga TV LCD.. Ga jauh beda juga ternyata dengan harga di Carefour. hmmm.. Tapi belum saatnya beli sih.. ntar-ntar aja.. Akhirnya perjalanan di Glodok berakhir pukul 14.30, pulang ke Tanjung Duren dengan TransJ. Akhirnya nyampe di kos... Berberes dan tidur.. Asyik banget tidur siang!
Wooooohoooo..! Udah lama banget ga tidur siang.. enak banget rasanya..

Thursday, January 27, 2011

Bagaimana agar kita bisa merasa percaya diri?

hmm.. Gimana yah.. Kalo kepercayaan diri sih dari diri masing-masing. Tips apapun ga akan berguna juga sih, yang penting niat aja, anggap semua orang sama. Ato anggap aja semua orang lebih ga tau dari kita, semuanya lebih kurang dibandingkan kita, nanti kepercayaan diri juga akan tumbuh dengan sendirinya.. ga usah malu-malu lah... Sama-sama manusia ini

You can ask anything here, drop me the question

suka anak laki atau perempuan?

belum punya anak nih... tapi kayaknya lebih suka perempuan aja :D

You can ask anything here, drop me the question

Saturday, January 22, 2011

Pulangkan TKI..

Media oh media.,,
Dulu Dee menyangjung kalian,.. Dulu Dee ingin menjadi bagian dari kalian.. Dulu Dee ingin menjadi jurnalis yang berintegritas.. Melihat kenyataan sekarang.. Ya sudahlah tidak menjadi bagian dari jurnalisme Indonesia,. Tak ada lagi ideologi, tak ada lagi integritas, semuanya hanyalah soal uang sekarang.

TKI di Arab dikabarkan hidup di kolong jembatan, tak bisa pulang ke Tanag Air. Sejak di liput oleh media, semuanya berbondong-bondong untuk melakukan gerakan untuk membantu para TKI yang di Arab tersebut. Gerakan 1000 untuk TKI. Tapi apakah gerakan ini efektif? Big no.. tidak sama sekali.. Kenapa? Kenapa gerakan ini hanya membantu gara-gara diliput oleh media??! Kenapa?

Coba liat betapa banyaknya orang yang tinggal di kolong jembatan di Jakarta.. Betapa kasihannya hidup mereka.. Oke kalian semua bilang ini bentuk kepedulian kepada TKI? Tapi kenapa tak ada kepedulian sama orang lain di kolong jembatan di dekat kita? Yang bisa kita lihat setiap hari? kenapa yang di Arab yang kalian prioritaskan? Yah pepatah "Semut disebrang lautan tampak, gajak di pelupuk mata diliat pun dibiarin aja". Yah ini cocok sekali untuk kalian, untuk kalian dengan semangat entah dari mana ngajakin orang biar peduli dengan TKI di Arab, tapi ga pernah peduli dengan orang di sekitar Anda yang kalian liat. Mereka sama, walaupun di tempat berbeda ini juga sama.

Kenapa Dee anggap TKI di Arab jangan menjadi prioritas? 200an TKI, kira-kira satu orang akan menghabiskan sekitar 7-8jutaan. Yah sekecil-kecilnya perlu dana 1.5M yang terkumpul untuk membantu mereka. Coba pikirkan, dana tersebut untuk membantu yang di kolong jembatan Jakarta! bisa mengindahkan Jakarta dan membantu lebih banyak orang ketimbang cuma 200 TKI di Arab.

Jangan men-judge Dee tak punya rasa kepedulian terhadap TKI, ga taw apa namanya kasihan. Jangan coba mengajarin saya tentang kepedulian. Tanya diri Anda deh, sudah berapa kali anda mengunjungi orang di kolong jembatan? Sudah pernahkan anda pagi buta mengunjungi mereka, memberikan makan malam pada mereka? Atau sekedar bertegur sapa dengan mereka? Kalo belum, lakukan dulu. Kalo sudah silahkan hujat saya...

Presiden.. Pantaskah anda masih menjabat?

Media oh media.. kalian tak pernah lagi menyajikan berita yang balancing, actual dan informatif. Kini hanya berita yang tajam tak berarah yang disajikan di layar kaca ataupun media cetak. Sejak kebebasan informasi, kenapa malah beringas seperti ini? Menurut saya ini malah suatu kemunduran jurnalisme.

Presdien melakukan suatu kesalahan yang mungkin tak berarti. Disorot media dan apa yang terjadi? Dapat ditebak, semuanya menghujat. Iyaaa... Pamor pemerintah turun drastis.. Susah mencari orang yang pro terhadap pemerintah, yang berpikir dengan baik saja susah.

Presiden sekedar bercanda, langsung dihujat.. CURHAT! Setiap pernyataan presiden dianggap curhat.. ckkckckc.. sudah tertutup logika berpikir yang baik untuk kalian. Aneh.. tapi itu nyata,.. Memang banyak kebijakan pemerintah yang kurang baik, tapi masih ada yang berjalan sebagaimana mestinya.. Lalu kenapa sekarang pemerintah terlihat sangat buruk, tanpa sesuatu yang baik??? Kembali salahkan lah MEDIA dan ANDA! Media lebih suka menyajikan kejelekan pemerintah, kegagalan pemerintah, dan ANDA lebih menyukai berita duka daripada berita kesuksesan? Itu yang menjadi pangsa pasar media.. Yang lebih komersil..

Lalu kenapa setiap kekecewaan terhadap pemerintah, presiden diminta turun, turun turun. Walaupun kecewa dengan kebijakannya, tapi itu bukan jalan yang terbaik. Coba pikirkan.. Kalo SBY sekarang turun, siapa yang pantas menggantikan?? Siapa? Boediono? Sudah terlalu banyak pekerjaan untuk Bapak Boediono, dia telah bekerja berat untuk bangsa ini. Lalu siapa? Calon selanjutnya cuma ada satu nama "ICAL". So? Mau Ical yang jadi presiden? Lebih baik JANGAN!

Kenapa orang jadi seberingas sekarang? Yah tak lain tak bukan adalah efek '98. Semua orang merasa yah kita bisa reformasi lagi, bisa mendikte pemerintah lagi.. Bisa menjatuhkan pemerintah kapanpun kita mau.. Dewasalah teman, semua tidak sesimpel itu, dengan presiden turun masalah tidak akan selesai. Yang perlu kita lakukan adalah perbaikan, bukan penghancuran. Kalian akan menghancurkan apa yang akan kalian cita-citakan nantinya. Efek penurunan presiden, mungkin akan terjadi krisis yang lebih berkepanjangan daripada '98 dahulu. Sungguh tidak bijaksana bila terbersit saja mau menurunkan presiden.Pikirkan untuk bangsa ini, jangan hanya emosi sesaat.

Korupsi memang meraja lela dimana-mana, ini perlu kerja keras semua pihak agar dapat bersih. Sulit, sungguh sulit.. Tapi kalo ada usaha, kenapa tidak? Kalau Anda belum menghilangkan korupsi di diri sendiri, jangan terus berteriak minta korupsi di hilangkan, Mungkin Anda anggap korupsi yang anda lakukan kecil, tapi dari situlah semua bermula. Keserakahan adalah awal dari segala kehancuran. Be mindful!