Wednesday, December 14, 2011

Bahasa Indonesia lebih sederhana dibandingkan Bahasa Inggris

Iseng-iseng kurang kerjaan, berasa keren pake bahasa Inggris gitu kalo lagi mau makan ala-ala restoran Perancis atau Italia yang semua ingridients-nya wajib dijelasin satu-satu gitu, coba deh bayangin kalo menu-menu di restoran Indonesia isinya begini semua, bisa-bisa nafsu makan kita malah hilang semua!

English :
- Vintage Prendjak Tea 2011 with Organic Sugarcane Sugar Traditional Market + Indonesian Traditional Sushi covered by King Banana Leaves
- Americano Coffee with Jambi Vintage AAA Coffee served with fresh local cow milk, Fried Ambonese Banana with Bimoli Oil
- Malang's Apple, California's Papaya, Guava, Rose Apple, and Orange Yum mixed on Palm Sugar Sauce with Cayenne 


 Bahasa Indonesia :
- Teh Manis + Lemper
- Kopi Susu, Pisang Goreng
- Rujak!

Anda bisa lihat sendiri bagaimana efektiknya bangsa kita ini untuk hal order-mengorder makanan di restoran. Kalau Dee sih udah ilang nafsu makan, ribet amat mau pesen makanan namanya ngejelimet aneh-aneh! Apalagi buat yang hobby makan di warteg, pusing dah mau pesen makanannya! Alhasil yang jualan warteg pun bisa gulung tikar akibat keribetan dalam soal orderan para customernya. Padahal warteg kita sudah mengadopsi teknologi gadget tercanggih dari zaman dahulu kala, yaitu TOUCHSCREEN! Ga hanya restrictive atau capasitive, teknologi nya udah 'Touch on the Air', jadi kita tak harus langsung menyentuh layar! Tinggal tunjuk-tunjuk saja menu yang kita inginkan, makanan pun langsung tersedia! HAHAHA...

Udahan soal makanannya, soalnya baru makan ini, kalo dilanjutin nanti kebelet lapar lagi! Mari kita bandingkan bahasa Enggres dengan Bahasa Indonesia kita tercinta:

English : "Would you care to validate your previous statement?"
Indonesia : "Sumpeeee Lo?"

English : "Would you care to elaborate on your statement?"
Indonesia : "Maksud Lo?"


English : "There's 50:50 chance I can't attending your ceremony, I'm busy"
Indonesia : "Insya Allah dateng"


English : "The meeting will start at 9:00 AM, please be there 15minutes before the time"
Indonesia : "Meeting nya jam 8!"


English : "Please stop by our outlet, check our new collection, you will feel satisfied!"
Indonesia : "Boleh KAAKAAAK!"


English : "I've stumbled upon something that might be on interest to you. You might find it useful"
Indonesia : "Cekidot GAN!"

English : "I'm so overhelmed by this turn of event that I'm speechless and in awe"
Indonesia : "ANJRIT!"


English : "This is a very interesting topic that everybody should stay updated of this"
Indonesia : "SUNDUL GAN!"


English : "I definitely won't make it. You gusy go and have fun without me"
Indonesia : "Gw nyusul aja"


English :  "This is a normal situation and i would suggest you take it with a right mind"
Indonesia : "Santai coy!"


English : "I would appreciate an information on your credentials please"
Indonesia : " Situ okee?"


English : I have been waiting you. Could you tell me where are you?
Indonesia : "Dimana?"


English : "I can't hardly believe what you have done"
Indonesia : "Yaolooh!"

Begitulah kira-kira ilustrasi percakapan bahasa Indonesia dibandingkan dengan bahasa Inggris, yang mana yang  lebih simple? Anda bisa menentukan sendiri. :)









Dee and Christmas Wish List

Jakarta, 14 Desember 2011, Christmas on the air. Semua mall berlomba-lomba menyajikan dekorasi pohon natal yang atraktif dan spektakuler. Dengan mengusung tema-tema sendiri, ada yang ga nyambung, ada yang aneh, ada yang ga jelas apa itu maksudnya. Kalau ada yang pernah lihat pohon natal Mall Ciputra tahun 2010 mungkin mengerti maksud saya. Maksud hati ingin "Go Green" dengan menggunakan botol-botol air mineral bekas, IMO malah yang terlihat pohon rongsokan yang tak ada nilai estetikanya.

Dee membayangkan, kenapa mall-mall di Jakarta tidak bekerja sama untuk menyajikan natal bersama, yang sesuai dengan semangat natal tanpa perbedaan. Merayakannya secara bersama dan menggandeng pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk menghiasi Jakarta dengan indah. Sehingga penduduk Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya tidak berbondong-bondong lagi ke negara tetangga hanya untuk menikmati suasana natal di sepanjang jalan, di dalam kota atau bahkan sepanjang mata memandang. Keuntungannya? Jelas daya beli masyarakat dalam negeri akan meningkatkan GDP, setidaknya pasti ada yang jajan di tengah jalan akan meningkatkan pedagang kaki lima/asongan juga. Tentunya dengna pengelolaan sampah yang baik. Devisa negara terjaga, negara kita pun akan semakin berkembang. Jakarta dijadikan objek pariwisata untuk natal dan tahun baru biar ga kalah dengan kota-kota lain di Asia Tenggara ini.

Coba bayangkan sepanjang Jalan Sudirman, Thamrin di dekorasi seperti Orchard Road di Singapore. Sepanjang Jalan Asia Afrika yang dihuni oleh Senayan City dan Plaza Senayan didekorasi juga menjadi jalan berdekorasi natal kental. Dan tentunya sepanjang jalan S. Parman dari Mall Taman Anggrek, Central Park Mall hinga ke Mall Ciputra disulap dengan dekorasi natal yang indah. Siapa yang tidak tertarik lagi datang ke Jakarta??

Ah sudahlah itu masalah birokrasi, yang penting Dee lanjutin soal wishlist Christmas 2011 ini. Seperti biasanya, Dee sebenarnya tidak merayakan Christmas karena bukan Katolik ataupun Kristen. Tapi dengan kondisi teman yang beragam agamanya, maka Christmas merupakan satu perayaan wajib setiap tahunnya. Tinggal dan dibesarkan dengan latar belakang agama Buddha yang kental sejak usia dini tapi dengan toleransi yang tinggi terhadap agama lain berdampak pada suasana natal pun kami hadirkan di Vihara. Pesta kembang api, Barbeque, tukeran kado, karaokean di vihara bukanlah suatu hal yang 'tabu'. Semangat toleransi ini ditanamkan sejak kecil sehingga boleh dikatakan tak pernah melihat soal perbedaan agama. Hal ini yang perlu ditanamkan juga di semua penduduk Indonesia pada khususnya.

ByTheWayOnTheWayBusWay, dari kecil Dee tidak pernah mempercayai sosok santa seperti yang didongengkan karena Dee juga tidak pernah mendapat hadiah dari bonyok sih pas natalan! Hahaha... Hadiah dari bonyok itu cuma setelah pengambilan raport aja. Entah itu perlengkapan sekolah yang baru, jalan-jalan keluar kampung kalo lagi hoki nyasar ke luar negri, kalo ga yah game console ataupun CD games terbaru original yang harganya ajib-ajib dulu diluar kemampuan anak SD-SMP! Selain itu dulu juga rajin menabung ke mami, jadi kalo mau sesuatu dibeliin dari hasil tabungan itu, jadi pake uang sendiri! Jarang banget dikasih hadiah, ulang taon aja lebih sering ga dikasih hadiah :))

Wishlist Dee buat Christmas tahun ini apa yah.. Bingung juga kalo suruh bikin wishlist Christmas karena setiap hari sih pasti keinginan macam-macam deh, tapi bolehlah nulis keinginan yang siapa tau ada yang mau ngasih gitu pas christmas! LOL

  • Cek udah ditanda tangani, nominalnya ga ditulis, bisa dicairin Dee kapan aja =)) *cek bokap ditangan Dee sih* LOL
  • Kamera baru.. 
  • Teman baru..
  • Mouse Baru *beneran butuh mouse wireless baru deh
  • Backpack baru *yang ungu kemana woooi!
  • Travel Bag baru 28"
Sekian wishlish Christmas tahun ini yang tinggal seminggu lagi, hahaha..
Ntar bikin new year resolution baru lebih keren lagi yaaah...
Ngarep ada yang mau jadi santa ngasih hadiah murah meriah itu, kalo ga yah ntar beli sendiri! LOL
Makasih yah yang mau jadi santanya. Thanks in advance...

Monday, December 12, 2011

CNN Heroes 2011, Ibu Robin Lim


Ibu Robin Lim, CNN Heroes 2011

12 Desember 2011, CNN mengumumkan pemenang  CNN Heroes 2011 yang diberikan kepada Ibu Robin Lim. Mungkin sebagian dari Anda masih belum mengenal siapa itu Ibu Robin Lim, apa yang telah dilakukannya, dimana dia tinggal dan kenapa dia pantas menyandang predikat sebagai CNN Heroes 2011. Perkenalan saya yang pertama dengan Ibu Robin Lim ini (kalo itu  bisa disebut sebagai perkenalaan atau cuma Dee yang SKSD aja :p) ketika mengetahui penulis Indonesia favorit saya, Dewi Lestari, melakukan proses persalinan dengan Gentle Birth (untuk lebih lengkap-nya silahkan untuk mencari tahu sendiri apa itu Gentle Birth) yang terinspirasi dan diarahkan oleh Ibu Robin Lim. Proses persalinan secara normal demi bumi tercinta, bayi dan ibu itu sendiri.


Sedikit kisa mengenai Ibu Robin Lim :

Wanita ini sangat ramah dan begitu perhatian pada lawan bicaranya. Perhatian yang sama bahkan lebih diberikannya pada para pasiennya di Yayasan Bumi Sehat, Ubud, Bali. Yayasan tersebut didirikannya sejak 2003. Di yayasan itu, ia membantu ibu-ibu melahirkan bayinya dengan sehat dan selamat, melalui proses sealami mungkin. Robin menyebut proses itu sebagai gentle birth.


Robin Lim, membantu ibu-ibu melahirkan bayinya dengan sehat dan selamat, melalui proses sealami mungkin dikenal dengan istilah Gentle Birth“Gentle birth, kalau kita peduli bayi baru lahir, percaya bisa bagi cinta, pasti kita bisa buat damai di dunia,” ujarnya pada media beberapa waktu lalu. Dalam gentle birth, menurut Robin, ia dan teman-temannya di Bumi Sehat, menjadikan proses melahirkan sebagai pengalaman yang menyenangkan bukan traumatis untuk ibu. Dalam proses itu, sebisa mungkin tidak ada intervensi medis.
“Tapi gentle birth ini bukan saja tanpa caesar. Proses caesar itu gentle birth. Yang terpenting ada orang bantu ibu,” ujarnya. Robin bersama Yayasan Bumi Sehat dikenal sebagai yang pertama kali memperkenalkan konsep melahirkan di air atau water birth. “Bumi Sehat yang pertama kali memperkenalkan melahirkan di air. Dokter-dokter di Jakarta belajar sama saya di Bumi Sehat,” tutur wanita kelahiran Arizona, 24 November 1936 itu.
Selain water birth, di yayasan tersebut juga diutamakan skin to skin contact begitu bayi lahir. Robin juga menganjurkan pada pasiennya untuk menunda pemotongan tali pusat dan mengutamakan penggunaan obat-obatan alami. Semua hal itu dilakukan untuk kesehatan ibu dan bayi.
“Di Bumi Sehat, kita tidak potong tali pusat sebelum dia berumur tiga jam,” jelas Robin. Setidaknya kini sudah ada 5.000 bayi yang lahir di Yayasan Bumi Sehat. Bayi-bayi yang lahir itu bukan hanya berasal dari Bali, tapi juga dari berbagai bangsa. “Ada korban tsunami Jepang yang datang ke Bumi Sehat untuk melahirkan,” tutur wanita yang kerap diminta menjadi pembicara tentang konsep di yayasannya itu.
Semua orang yang melahirkan di Bumi Sehat, tidak perlu membayar alias gratis. Robin dan teman-temannya membuka pintu mereka pada siapapun yang mau melahirkan di yayasan tersebut. Semua orang pun diperlakukan sama, apakah itu mereka orang mampu atau tidak.
Perlakukan yang sama itu dilihat benar oleh Padmina, wanita asal Jakarta yang melahirkan di Yayasan Bumi Sehat, 2 Februari 2011 lalu. Padmina melahirkan putra pertamanya, Baraka dengan bantuan Robin dan timnya. Ia mengisahkan, Robin dan staf Bumi Sehat membuatnya merasa tenang. Sehingga saat berada di sana, Padmina merasa pasrah dan siap untuk melahirkan melalui proses apapun.
“Prosesnya alami pasti. Jadi terserah ibunya enaknya bagaimana, posisinya, kapan waktunya mau melahirkan. Benar-benar tidak ada intervensi dari luar,” tutur wanita 32 tahun itu. Demi melahirkan di Yayasan Bumi Sehat, Padmina menyewa sebuah villa di dekat yayasan tersebut. Ia juga terbang dari Jakarta ke Bali saat usia kandungannya 35 minggu, sesuai aturan penerbangan untuk ibu hamil.
Padmina melahirkan ketika usia kandungannya 40 minggu. Selama menunggu proses kelahiran, ia kerap menjalani yoga dan akupunktur yang memang disediakan gratis di Yayasan Bumi Sehat.
Selama di sana, ia melihat bagaimana Robin dan stafnya benar-benar memperlakukan semua orang secara sama, tanpa memandang status dan kekayaannya. “Di sana banyak juga ekspatriat yang mau melahirkan. Tapi banyak juga yang nggak mampu. Semuanya sama, check-upnya, ikut yoga, nggak dibedain. Komunikasinya sama,” urai Padmina.
Seperti Padmina, ada banyak ibu-ibu lainnya yang sudah merasakan keramahan dan ketulusan Robin saat membantu mereka menjalani persalinan. Berkat jasanya itu, Robin masuk dalam 10 besar CNN Heroes. Sebagai 10 besar CNN Heroes, Robin berpeluang menjadi pemenang CNN Heroes of The Year. Ia akan mendapatkan penghargaan sebesar US$ 250 ribu. Kalau memang berhasil menjadi pemenang, uang tersebut akan digunakannya untuk membuat klinik baru.
“Supaya kita bisa buat yang lebih besar. Kalau ada gempa juga tidak jatuh di atas ibu dan bayi. Target saya konsep gentle birth bisa menular seperti virus ke seluruh dunia,” tandas Robin. Untuk mewujudkan harapan Robin itu, dia butuh dukungan Anda. Waktu voting masih berlaku hingga 7 Desember mendatang di situs resmi CNN Heroes


Perkenalan singkat ini lah membuat saya tertarik untuk mengunjungi klink Bumi Sehat ketika di Bali untuk bertemu langsung dengan Ibu Robin Lim yang sangat inspiratif buat saya. Dengan penuh rasa suka cita sampailah saya di klinik Bumi Sehat di sekitar Ubud, dalam pikiran saya, saya akan melihat klinik super canggih, tapi ternyata ekspektasi saya terlalu berlebihan. Ternyata hanyalah sebuah klinik kecil di pinggiran Ubud dengan fasilitas 'seadanya', tapi berhasil membantu persalinan ibu di Bali, menurunkan resiko kematian terhadap ibu dan bayi di Bali.

Percakapan singkat saya dengan Ibu Robin Lim(yah waktunya terlalu berharga untuk saya ganggu hehehe) membawa saya membuka mata saya. Ibu Robin Lim berasal dari Arizona, Amerika Serikat mengupayakan proses kehamilan dan persalinan yang sehat untuk warga Indonesia. Apa yang telah kita lakukan sebagai warga Indonesia??? Sudah sebanding dengan perjuangan Ibu Robin Lim??? (Dee sih masih kalah jauh).

Ibu Robin dan Staff-nya setelah membantu proses persalinan seorang ibu di Bali


Usaha yang dilakukan Ibu Robin Lim seyogyanya untuk meminimalisir angka kematian ibu dan bayi saat persalinan di Indonesia, khususnya daerah Bali pada awalnya. Pada bencana tsunami di Aceh dan gempa bumi di Yogjakarta, Ibu Robin tak lupa langsung turun tangan ke lokasi bencana untuk membantu korban bencana alam di Indonesia. Persalinan yang telah dikomersialisasi membuat Ibu Robin Lim tersentuk untuk memberikan pelayanan untuk kalangan menengah ke bawah yang tak mampu mendapatkan pelayanan yang baik di rumah sakit. Dengan Gentle Birth, Ibu Robin Lim mensosialisasikan pentingnya kesehatan ibu sebelum persalinanan dan setelah persalinan sehingga persalinan yang sehat tak terbentur oleh masalah uang lagi untuk masyarakat kalangan bawah.

Sebagai 10 besar finalis CNN Heroes, Ibu Robin Lim menerima USD 50,000, dan sebagai pemenang CNN Heroes 2011, ibu Robin Lim menerima uang sebesar USD 250,000, yang nantinya akan dia gunakan untuk mengembangkan klinik Bumi Sehat, membuat klinik dari yang ada sekarang. Membantu ibu Indonesia, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, mensosialisasikan gentle birth dan proses persalinan yang bersahabat dengan alam.

Semoga semua orang terinspirasi untuk melahirkan secara normal, siap untuk melahirkan secara normal dibandingkan melahirkan secara caesar bila tidak diperlukan. Angka kelahiran secara caesar di Indonesia dan di dunia sudah sangat memprihatinkan. Melahirkan secara caesar tidak begitu sehat untuk ibu dan bayi. Rasa sakit pasca operasi dan bekas operasi bukanlah hal yang baik buat ibu nantinya.

Sedikit yang perlu diperhatikan untuk ibu/bapak baru, setelah bayi dilahirkan (secara normal ataupun caesar) mintalah kepada dokter agar tidak langsung memotong ari-ari. Bila memungkinkan berilah ASI pertama dengan ari-ari yang masih belum terpotong. Imunitas bayi anda akan lebih baik ketimbang langsung dipotong. Dee juga tidak tahu kenapa, kebanyakan dokter/bidan sesegera mungkin memotongnya.

By the way, untuk Ibu Robin Lim, terima kasih telah berbuat banyak kepada Indonesia khususnya masyarakat Bali. Pertemuan di Ubud telah membuka mata saya 'how to share with others', pertemuan yang pertama semoga bukan pertemuan yang terakhir. Suatu hari nanti saya akan kembali mengunjungi klinik Bumi Sehat. You are my HERO.

Sunday, December 11, 2011

Concong, Alhamdulillah yah sesuatu...

Jakarta, 11 Desember 2011, Minggu, Pukul 12:00. Rencananya hari ini akan istirahat saja. Iseng-iseng nyalain laptop, buka facebook ada sesuatu yang menarik. Alhamdullilah yah sesuatu, ada yang meng-upload foto "SENTENG".

"Senteng" Concong Luar, juicy banget.
Yah mungkin tidak ada yang pernah mengetahui apa ini, melihatnya saja belum pernah. Saya juga masih belum tahu disebut apa dalam bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD. Tapi, penduduk lokal seperti kami menyebutnya sebagai "SENTENG". Biasanya Senteng dijual per kaleng, ataupun per plastik, dengan kondisi masih segar dan berlumpur. Bila kita membelinya dan ingin mengkonsumsinya, kita harus membersihkan lumpur-lumpur tersebut, disini kerjasama keluarga sangat diperlukan. Yah, untuk mengkonsumsinya saja penuh perjuangan, dan lebih disarankan untuk makan dalam keadaan segar. Artinya Senteng yang didapat/dibeli pada hari itu sebaiknya dimakan pada hari itu juga untuk mendapatkan tekstur senteng yang masih juicy dan fresh. Ah, Dee lapar sekali, mana belum makan siang jam segini :)

Dee terlahir sebuah desa kecil di pedalaman provinsi Riau (bukan Kepulauan Riau), yang dikelilingin oleh hutan dan sepanjang mata memandang hanya hutan dan laut saja. Dengan pantai yang berlumpur, Concong bukanlah suatu tempat destinasi wisata dan sangat terisolir. Penduduk asli Concong Luar adalah suku Duano, atau suku laut, yang dulunya mereka masih hidup di perahu atau kapal. Tapi seiring modernisasi sudah tidak ditemukan lagi suku Duano yang tinggal dikapal di Concong Luar. Semuanya sudah diwajibkan untuk sekolah, memperoleh pekerjaan. Walaupun kebanyakan hanya menjadi buruh kasar karena terbatasnya lapangan pekerjaan dan rendahnya pendidikan suku Duano.

Kondisi Concong Luar yang dikelilingi oleh laut membuat sangat sulit terjangkau, terisolir dan tidak tersentuh oleh pembangunan pemerintah. Concong Luar terbagi menjadi dua bagian yang dipisahkan oleh sungai 20m. Concong dan "Seberang", yah unik sekali yah namanya, Dee juga bingung kenapa disebut demikian dan tidak ada yang bisa menjelaskannya. Dengan kondisi jalan yang tak beraspal sama sekali, jangan harap bisa melihat mobil disini :)).  Transportasi yang digunakan untuk menyebrang adalah kapal pompong/sampan, semua jalan masih terbuat dari kayu (walaupun sudah beberapa tempat dibuat beraspal) tapi masih tak membantu. *segitu dulu yah cerita tentang Concong, fokus utama kali ini bukan menceritakan kondisi Concong.

Tumbuh kembang dari kecil di Concong, yang paling ngangenin adalah SEAFOOD! Dengan kondisi dikelilingin oleh laut, Dee terbiasa makan ikan setiap hari. Ikan adalah menu utama di meja makan dengan kondisi yang sangat fresh ditangkap dari laut. Kalo rajin mancing, tinggal lemparin kail saja dengan umpan udang, alhasil pasti akan mendapatkan ikan "Sembilang".

Ikan "Sembilang", mirip dengan lele tapi hidup di air asin, Rasanya jauh lebih enak dibandingkan lele, apalagi di asam pedas.
Yah laut yang kaya ikan dan masih bersahabat dengan alam membuat tidak ada yang kelaparan bila tinggal di Concong. Kumpulin jala bekas, lempar saja ketika air pasang, alhasil udang/ikan belanak atau kalo lagi hoki ikan sembilang akan masuk ke dalam jala! Canggih kan! Kalo urat malu sedikit putus ada cara lebih gampang kok, ke pasar ikan aja. Kalo ada kapal yang baru datang, minta ikan aja! Pasti dikasih, asal ga banyak. Ikan sekilo pasti dikasih kok :)

Dengan kekayaan laut yang sangat kaya, saya pun terlatih untuk makan seafood dari kecil dalam keadaan yang segar. Sedikit "Shock Culture" ketika makan ikan/seafood di Jakarta yang notabene walaupun dikatakan "fresh" pasti masih kurang fresh dengan bau-bau yang kurang enak tercium ketika masuk ke lidah Dee. Yah, lidah saya emang beda, sebagian teman menganggap saya terlalu berlebihan bila makan *maaf yah buat yang sering makan bareng saya, saya selalu complain kalo soal makanan*, kebiasaan makan makanan 'yang benar' menurut keluarga saya, saya selalu terlatih makan dengan baik. Makan dengan sehat, makan yang fresh sehingga terkadang perut saya tak bisa bertoleransi ketika makan sembarang tempat atau pinggir jalan, tapi saja tak pernah menolak ketika diajak, yah resiko saya tanggung sendiri kalau sakit perut, dan saya ga pernah mengeluh kan gara-gara siapa. :)

Hisit, Tripang, Tiram, Escargot, Lobster, Udang, Kepiting, Kerang, Limfe, Ikan dan aneka seafood lainnya adalah hal yang paling ngangenin atau membuat para penduduk asli yang sudah merantau lama keman-mana akan pulang ke Concong. Harganya pun sangat murah dibandingkan daerah manapun :)) Bayangkan saja, kerang dara bisa didapat dengan harga Rp. 1,500.- per kilogram, Udang segar segede jari orang dewasa bisa didapat mulai dari Rp. 10,000 per kilogram atau bahkan lebih murah tergantung jenis udangnya. Udang nenek aka Ronggeng bisa didapat dengan harga Rp. 1,000 / pcs untuk ukuran <20cm, untuk ukuran 25-30cm dihargai Rp. 30,000.-/pcs dan untuk ukuran yang lebih besar (>30cm) biasanya di ekspor ke Singapore (keluarga saya enggan membelinya karena terlalu besar, lebih prefer ukuran 20-30cm saja). Untuk urusan tiram, mungkin sangat sulit mencarinya lagi di Concong, entah mengapa, tapi sejak SD saya sudah puas merasakan enaknya tiram *bukan saos tiram yah :p.

Oh iya untuk Senteng, direbus saja sudah enak, tapi mama saya biasa membuat seperti okonomiyaki senteng, karena tiram sudah sangat sulit di peroleh. Rasanya maknyus deh dibandingkan Okonomiyaki yang ada di restaurant Jepang. *saya baru tau apa yang saya makan dari kecil itu namanya Okonomiyaki*.  Untuk urusan escargot, tidak semua penduduk berani untuk memakannya, karena bisa mengakibatkan keracunan. Untuk Lobster, Hisit aaah.. udah puas makan sejak kecil, jadi kalo makan di restaurant rasanya ga worthed dengan harga yang ajubile mahalnya dan ga masuk akal. Mending beli tiket buat pulang kampung, makan sepuasnya deh (note: untuk pulang kampung tiket saja sekitar 2juta :p), tapi makannya PUAS PUAS PUAS!! hahahaa.. (buat yang mau makan hisit gratis tisss tisss silahkan ikut saya pulang kampung aja ketika sincia.. makan all u can eat hisit, saya jamin lebih enak dibandingkan restaurant manapun di Jakarta*, guarantee! Tapi tiket beli sendiri yah dan ga ngeluh kondisi Concong yang terbelakang.

Ah udahlah, Dee lapar MAK! Sekian dulu yaaaaaa.. Ga sabar bulan depan mau balek kampong, ketemu teman, makan bareng keluarga. Reunian of the Year! Yah semua perantau bakalan balek kampung pas IMLEK. Kalo ada yang mau ikutan Dee balek kampung silahkan, rencanain aja di tahun 2013 karena kalo 2012 sudah terlalu mepet, tiket pulang pergi Jakarta-Concong sekitar 2juta. Untuk akomodasi di Concong, semuanya Gratis tiss tisss, dengan satu syarat "Jangan mengeluh/complain kondisi Concong yang terbelakang, complain rumah Dee yang mirip gudang". Tapi kalo mau menemukan surga, emang harus ada pengorbanan kan?

Dee, Duta Visit Concong ^^v

Wednesday, December 7, 2011

Senyum Lepas, Tawa Lepas











Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Namun tak ada satu pun untukku 

Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Ku hanya nikmati dari kejauhan 

Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Tapi tak pernah terarah untukku 

Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Deretan putih gigiMu menusuk jiwaKu 

Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Ketika Kau bersama diriNya 




Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Manis semanis gula 

Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Segar seperti lime squash 

Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Tenang seperti air di danau 






Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Tapi Ku hanya bisa mengagumi diriMu 

Senyum Mu lepas 
Tawa Mu lepas 
Akhirnya Ku harus melepas diriMu

Tuesday, December 6, 2011

Perih Itu



Perih itu... 
Ku tak bisa menggapai jarimu 
Ku tak bisa menggenggam tanganmu.. 
Ku tak bisa memeluk dirimu 

Perih itu... 
Ku tak bisa mengobrol denganmu 
Ku tak bisa tersenyum untukmu 
Ku tak bisa tertawa lepas karenamu 

Perih itu... 
Ku tak bisa menatap dirimu 
Ku tak bisa memandang dirimu 
 Ku hanya lihat kemesraan mu dengan nya 

Perih itu... 
Ku tak bisa berhenti memikirkanmu 
 Ku tak bisa melepasmu dari pikiranku 
 Ku tak bisa menahan rasa ini 

Dan perih itu... 
Melihatmu bersama dirinya 
 Ku tak bisa memilikimu 
 Ku tak bísa mendapat cintamu 
  Ku tak bisa berhenti mencintaimu



Sunday, December 4, 2011

Penumpang Pesawat yang Menyebalkan

4 Desember 2011, flight Bali ke Jakarta dengan Airasia QZ 7523, terasa sangat berat untuk meninggalkan Bali dan kembali ke realita, Senin harus ngantor lagi setelah funtabulous party at Bali. Great Friends, Great Moment, Great Ambience - Everything is FUN. Back to topic, flight dengan Airasia Indonesia ini sepertinya biasa-biasa saja, karena cukup cape setelah hangover selama di Bali. Selama perjalanan Dee mencoba untuk tidur, namun perjalanan ini sungguh sangat menyebalkan dengan bersama-sama penumpang yang annoying dan mengganggu ketenangan penumpang lain. Berikut kategori - kategori penumpang yang menyebalkan :

- Si Rame-Rame, dengan sistem check-in Airasia yang self check-in, banyak teman yang bertravelling bersama duduk separated dengan teman-temannya. Sebenarnya bukan ini yang membuat mereka menyebalkan karena saya juga menjalani skenario seperti ini. Tapi... Akan menjadi menyebalkan bila satu orang duduk di row 20an berteriak ke depan temannya yang di row 10-an, 15an, terjadilah teriak-teriak di dalam pesawat selama boarding dan flight.

- Si addicted BB, selama Boarding penumpang pesawat tidak diperbolehkan lagi meng-akses telepon genggam. Timing paling krusial adalah ketika pesawat akan landing ataupun take-off, alat elektronik tidak boleh dinyalakan. Namun, seumur hidup terbang, selalu banyak yang melakukan kegiatan yang sangat berbahaya ini. Ga taw tingkat edukasi yang kurang, ataupun karena terlalu sibuk hingga tak boleh sedikitpun kehilangan waktu! Apa sosialisasi keselamatan penerbangan yang kurang? Selengkapnya bisa dilihat

- Tukang nangis, anak yang nangis selama perjalanan emang sulit dihindari, tapi tetap saja, tangisan bayi/anak selama penerbangan itu sangat menyebalkan, apalagi buat saya yang ingin tidur. Anehnya pramugari budget airline biasa tidak berinisiatif untuk menenangkan bayi sedikitpun. Mereka hanya membiarkan saja, tak seperti flight dengan airline komersil yang berusaha untuk membuat anak tersebut diam dan memberikan posisi nyaman agar penumpang yang lain tidak terganggu.

- Si tukang pamer, setelah pesawat take-off, penumpang ini akan segera mengeluarkan segala macam gadgetnya, entah itu ipad, ipod, tablet pc, mp3 player, psp, kamera, tas branded, semuanya diletakkan diatas meja, ga taw apa maksudnya kecuali buat pamer penumpang asing disampingnya.

- Si Bagasi, terkadang bukan menjadi masalah membawa banyak bawaan ke dalam bagasi, tapi akan menjadi sangat menyebalkan bila satu baris yang seharusnya untuk 3orang dipenuhi oleh barang bawaan satu penumpang sendiri, bahkan tidak muat. Dia harus menaruhnya di depan, numpang kemana-mana. Bukankah ada ketentuan yah jumlah maksimum yang boleh dibawa ke dalam pesawat? Kenapa tidak diberlakukan siiih??

- Ga sabaran, yah setelah pesawat landing dan mesin belum dimatiin, tipe penumpang ini sibuk krasak krusuk buka seat belt, mulai berdiri, buka bagasi.. Oh my Gucci.. mesin pesawat belum berhenti, tanda penggunaan sabuk pengaman belum dimatiin, tapi tipe penumpang pesawat ini udah sibuk nyari telepon gengamnya, menelpon kesana kemari dia udah tiba ditempat tujuan. Belum lagi yang mau secepat mungkin turun, padahal Anda yang didepan dia belum bisa bergerak. Tipe tidak sabaran ini mungkin paling banyak dijumpai.

Sekian pengalaman terbang bersama AirAsia Indonesia, flight Denpasar-Jakarta. Mungkin banyak yang memiliki pengalaman yang sama. Satu hal yang belum pernah saya lakukan dipesawat selama terbang kemana-mana adalah 'Make toilet di pesawat'

Sunday, October 30, 2011

Review Real Steel



29 Oktober 2011, this saturday nite.. Sebelum Halloween party, sempeting dulu untuk ke bioskop setelah sekian lama sibuk kerja sepanjang weekdays. Sebelumnya, pagi-pagi sudah bangun untuk ke pasar membeli buah untuk keperluan pindapatta kathina Dharmayana UNTAR.

Weekend di mulai dengan secangkir coffee di Anomali Coffee Plaza Indonesia dan dilanjutkan dengan dinner serta nonton film. Awalnya berencana untuk nonton Johnny English Reborn, tapi karena film Real Steel lebih hot akhirnya memutuskan untuk nonton Real Steel di PI extension.

Pukul 19:30, film di mulai. Film yang bersetting tahun 2020 mengisahkan Charlie Kenton (Hugh Jackman) yang sedang terlilit hutang berusaha untuk membawa Ambush (robotnya) kemana saja melakukan taruhan robot boxing. Namun tidak pernah mendapatkan kemenangan lagi sehingga hutang pun makin lama makin meningkat. Kabur dari satu tempat ke tempat lainnya berharap mendapatkan keuntungan. Untung tak dapat diraih, hutang pun bertambah. Ditengah masalah keuangannya Kenton mendapatkan kabar mantan pacarnya meninggal dunia dan dia mendapatkan hak asuh atas Max Kenton. Dengan keuangan yang sedang sulit, akhirnya Charlie Kenton memutuskan untuk 'menjual' Max ke bibi-nya dengan mendapatkan uang USD 100,000 dari pamannya tanpa sepengetahuan bibinya. Akhirnya, Charlie mendapatkan 50,000 USD dan akan mendapatkan 50,000 USD lagi setelah paman dan bibinya pulang dari liburan di Eropa.

Dengan uang 50,000 USD, Charlie membeli 'Noisy boy' di pasar gelap seharga 50,000 USD. Noisy boy disiapkan untuk menghasilkan uang di arena-arena tak resmi. Untuk tak dapat diraih, Noisy boy dikalahkan dan dihancurkan oleh Midas di pertandingan perdananya. Hancur, tak berharga lagi, Charlie kembali jatuh miskin dan kehilangan segalanya.

Untuk memperbaiki Noisy boy, Charlie berniat melakukan pencurian spare-part robot di salah satu pabrik. Ditengah aksinya, tiba-tiba Max jatuh ke dalam jurang dan tersangkut pada tangan robot. Max pun berniat mengambil robot 'tua' rongsokan tersebut karena telah menyelamatkan nyawanya, tetapi Charlie menolak mengambil robot rongsokan tersebut. Akhirnya, Max menggali dan mengambil robot tersebut seorang diri, sehingga robot tersebut nantinya adalah milik Max.

Setelah dianalisa, robot tersebut berjenis G-2, keluaran tahun 2014 yang digunakan untuk sparing partner robot di gym. Robot tersebut diciptakan untuk menerima pukulan, satu keunikan dari robot ini adalah dia bisa meniru gerakan siapa saja. Setelah di bersihkan, baru diketahui robot ini bernama Atom. Atom pun menjadi teman Max selama bersama 'ayahnya'.

Dengan masalah keuangan berat, akhirnya Charlie berniat untuk mencari rekan yang akan meminjamkan uang padanya, namun sudah tak ada lagi yang percaya kepada Charlie. Ditengah keputus asaan Charlie, Max yang keras kepala seperti ayahnya berniat untuk mengajak Atom mengikuti Robot Boxing. Dia pun menyuruh Charlie untuk mengajari Atom cara bertinju, dimana Chalie adalah mantan petinju di tahun 2007, dengan kesepakatan Max dan Atom akan bersedia menjadi penari di setiap pembukaan pertandingan robot boxing.

Pertandingan pertama atom adalah di Zoo, dimana atom bisa bertahan satu ronde dengan taruhan 1000 USD, dan dilanjutkan menjadi 3000 USD karena atom memenangkan pertandingan. Atom dan Max melakoni setiap acara pembuka dan pertandingan dari stadium ke stadium sehingga Charlie dan Max menghasilkan uang yang cukup banyak.

Para promotor pun tertarik dengan robot rongsokan bernama atom yang bisa menari dan beberapa kali menang di beberapa pertandingan krusial. Sehingga atom pun diundang untuk melakoni pertandingan pembuka di liga robot profesional melawan Twin Towers. Ditawari 200,000 USD untuk mengalah di pertandingan, Max menolaknya. Pertandingan antara Atom dan Twin Towers pun tak dapat dihindarkan. Atom yang terus terdesak oleh serangan twin towers akhirnya mengdapatkan 'blind spot' twin towers dan memenangkan pertandingan. Max dengan angkuhnya menantang Zeus, raja robot di liga robot yang tak pernah terkalahkan, untuk bertanding dengan atom.

Pertandingan antara Zeus dan Atom awalnya berlangsung tak seimbang dan semua orang menilai atom tak akan bertahan di babak pertama. Rekor Zeus memperlihatkan semua robot akan kalah di ronde pertama. Dengan pertandingan yang berlangsung tak seimbang, diluar dugaan atom berhasil melewati babak pertama! Babak kedua, ketiga dan keempat pun dilewatin tak seimbang sehingga fungsi voice recognition Atom rusak. Max akhirnya memprogram Atom untuk meniru gerakan seperti semula. Charlie yang mantan petinju akan melakukan pertandingan dari luar ring tinju.

Zeus yang terus menyerang akhirnya mengeluarkan segala kemampuan untuk menjatuhkan Atom yang terus bisa berdiri kembali. Akhirnya setelah kemampuan Zeus dikeluarkan dan Atom terus bertahan, energi Zeus pun habis. Saatnya, Atom menyerang, Atom menyerang dengan 'pintar', mencari kelemahan Zeus dan mengakibatkan funsi Zeus pun rusak. Zeus dikendalikan secara manual ato Tax Maxedo, programmer dibalik tak terkalahkannya Zeus, dengan pengalaman Charlie sebagai petinju, akhirnya Atom berhasil terus menyerang Zeus hingga kegagalan sistem. Di ronde kelima inim Zeus terus terdesak hingga ber berakhirnya pertandingan berbunyi. Atom dinyatakan kalah angka dari Zeus. Tetapi kemampuan Atom yang dapat bertahan melawan Zeus membuat penonton berdecak kagum. Atom layak untuk memenangkan pertandingan melawan Zeus bila pertandingan dilanjutkan lagi.

Begitulah kira-kira alur cerita Real Steel dengan mengesampingkan polemik dramatik. Pertandingan robot yang dibuat dengan apik dan masih masuk di akal untuk perkembangan teknologi ke depannya. Artificial Inteligence, Expert System, Voice Recognition, Information Retrival digabungkan disini, terasa sangat masih bisa masuk diakal dan tidak berlebihan untuk teknologi ke depannya. Semuanya masih berasa real untuk ukuran teknologi sekarang. Dengan mengedepankan aksi battle robot tidak mengesampingkan drama disetiap scene yang ditawarkan. Gejolak emosi antara anak dan ayah, pacar, saudara membuat gundah gulana dan orgasme emosi. Gelak tawa juga disisipkan untuk mencairkan suasana dengan tingkah Max yang cute, keras kepala dan tak mau menyerah. All packaging berasa terlalu real walaupun mungkin terlalu cepat di tahun 2020, tapi suatu saat kita akan mencapai masa ini. Dimana robot akan menjadi teman, entertainment untuk manusia. Film ini layak di tonton! 8.5 of 10

Dee Lee, movie freak.

Tuesday, October 25, 2011

Jembatan Anak Bangsa

25 Oktober 2011, Dunia per-twitteran Indonesia heboh dengan penampakan sebuah foto anak yang berseragam SD lengkap, sedang meniti kawat besi di tengah sungai yang airnya mengalir dengan derasnya. Tepatnya di Desa Cicaringin, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Banten.



Mungkin bagi sebagian orang hal ini merupakan fenomena yang biasa, bila dalam konteks ekstra kulikuler di sekolah. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya anak ini sedang memulai perjalanan ke sekolah mereka? Jembatan yang telah rusak beberapa tahun lalu tidak diperbaiki hingga sekarang dan hanya tersisa kawat besi yang menjuntai untuk menghubungkan ke tanah seberang melewati sungai yang arusnya mengalir dengan derasnya.



Link berita lengkapnya ada di sini:
http://nasional.kompas.com/read/2011/10/25/15580236/Berawal.dari.Foto.Menjadi.Gerakan

Coba Anda bayangkan, perjalanan ke sekolah yang tiap hari mereka lakukan dengan suka cita. Dengan resiko, tercebur ke sungai. Betapa besarnya perjuangan mereka, hanya untuk bersekolah. Agar tidak buta huruf, menjadi pintar, dan menggapai cita-cita mereka beberapa tahun mendatang.

Berawal dari keprihatinan, warga twitter Indonesia, menjalin gerakan di Sosial Media yang dinamakan "Jembatan Anak Bangsa", bisa di cek dengan tagar #JembatanAnakBangsa. Walaupun berawal dari dunia maya, kita berharap ini akan menjadi gerakan yang real, dan bisa direalisasikan secepat mungkin, agar anak-anak tersebut tidak harus 'menguji nyawa' setiap harinya.

Miris memang bila melihat keadaan anak-anak ini bila kita bandingkan dengan pemerintahan provinsi Banten yang saling jegal-menjegal untuk mendapatkan kursi pemerintahan. Money politik, iklan di TV yang biayanya jauh diatas dengan membangun jembatan untuk warganya sendiri. Bila, terus menerus menunggu pemerintah, dikhawatirkan akan keburu jatuhnya korban. Mari kita memulai, dari sini kita berani mengubah.

Buat Anda yang masih kuliah, coba pikirkan, coba renungkan. Lebih baik tidak bermalas-malasan lagi, betapa susahnya anak-anak ini untuk bersekolah dibandingkan Anda yang hanya 'berkorban' bangun pagi dan melawan rasa kantuk saja.

Saturday, October 22, 2011

Stay Healthy, Enjoy Your Life

21 Oktober, tepat di hari ulang tahun cici kedua, setelah mengucapkan wish Birthday tiba-tiba mendapatkan kabar yang mengejutkan dari kampung. Tetangga saya, Ko Asiong, yang berumur kurang lebih 30an tahun, 32 kalo ga salah, meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak. Yah, cukup mengejutkan dengan track record kesehatan yang tidak terlalu mengkhawatirkan meninggal secara mendadak.

Penyempitan pembuluh darah menjadi penyebab utama setelah di otopsi. Yah, dikampung saya biasanya jarang sekali orang berpola makan sehat. Walaupun ikan mudah didapat, tapi terkadang jarang sekali orang yang suka mengkonsumsi sayur, disamping tidak terlalu enak, sayur juga mahal serta susah didapat.

Untungnya, sejak dari kecil saya mencoba untuk mengkonsumsi sayur disamping dorongan mama saya untuk selalu makan sayur, karena sayur itu baik untuk kesehatan. Setiap hari harus tersedia sayuran di meja makan, membeli sayur di sore hari merupakan ritual yang saya tunggu sejak kecil. Di kampung saya, sayur dibawa dari kota dan baru sampai di sore hari sekitar Pukul 15:00, bayangkan saja, jarang sekali kami mendapatkan sayur yang segar. Tapi, disinilah wujud bersyukur yang sebenarnya, dengan keterbatasan seperti ini kita masih bisa menikmati makanan yang kita inginkan.

Pola makan sehat mulai diterapkan sejak kecil. Ikan adalah menu utama setiap hari. Ayam jarang sekali didapatkan. Apalagi daging merah! Jarang sekali.. sebulan bisa tidak pernah makan daging merah sama sekali.. Ikan, udang, kepiting, cumi, telor adalah menu yang biasa terlihat dikampung. Walaupun sejak kecil sering makan ikan yang segar dari laut, sampai sekarang ikan masih menjadi daging favorit saya dibandingkan yang lainnya.

Walaupun menjadi anak kos di Jakarta, pola makan sehat tetap saya pertahankan. Disamping perut yang tidak toleran dengan makanan pinggir jalan yang terkadang jorok *maaf bukannya sok elit tapi memang perut ga toleran*. Menu sayur, daging harus selalu dikombinasikan setiap hari. Makanan instant sebisa mungkin dihindari. Goreng-gorengan harus disingkirkan.

Olahraga ringan secara teratur juga harus selalu dilakukan. Hal ini cukup vital untuk menunjang hidup sehat Anda. Setidaknya seminggu sekali jogging kecil selama 30-60menit akan membantu penyegaran badan dan otak Anda. Istirahat yang cukup, tidur yang teratur.

Altough badan Anda tidak bagus seperti model. Tidak cantik seperti aktris, atau merdu seperti penyanyi-penyanyi papan atas. Jalanin apa yang ada, yang penting tetap sehat, tetap fit dan tidak penyakitan.

So dear reader, please stay healthy, reduce your stress and enjoy your life!