Showing posts with label sabar. Show all posts
Showing posts with label sabar. Show all posts

Thursday, July 25, 2013

Dee, Fasting Month

Udah tidak berasa, bulan puasa sudah memasuki minggu ketiga. Sudah berapa banyak ajakan buka bersama? Sudah berapa kgs berat badan yang hilang? Dan sudah berapa kali puasamu bolong? hmm... Jangan dijawab keras-keras cukup di hati saja kawan, aku ndak mau tahu kok...

Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, bulan penuh ibadah, bulan penuh kesabaran dan kesadaran. Yeah, teorinya it is very beautipoool yah... But, unfortunately hal ini agak berbanding terbalik dengan realita... Banyak yang smpang sensian, gampang marah, malas-malasan akibat kurangnya nutrisi dan suplai oksigen ke otak..

Lihat saja di jalanan iukota, srlama ramadhan tidak ada perubahan tingkah laku pengendara, kirain bisa lebih kalem, eh oh eh banyk yang semakin beringas apalagi menjelang dan sesaat setelah berbuka... Ironis...

Banyak yang tidak sabar untuk segera puang agar bisa berbuka bersama dengan keluarga ataupun ingin taraweh tetapi melupakan cara bersikap sebagai manusia seutuhnya.. Menyedihkan...


Di bulan yang penuh berkah ini hendaknya kita belajar untuk lebih bersabar, lebih berkesadaran, lebih bertanggung jawab, dan berada di jalan kebenaran. Berpuasa bukan berarti boleh lebih malas, dapat menghindari tanggung jawab atupun minta diberikan keringanan melakukan sesuatu. Berpuasalah dengan baik dan melakukan aktivitas seperti Anda tidak berpuasa, atau ketika berpuasa bersikaplah seperti Anda berpuasa. Hidup akan terasa lebih meaningful.

Monday, November 29, 2010

Dunia Kerja ~ Teman Vs Lawan.

Wah, wisudawan baru udah diresmikan dimana-mana. Semuanya siap untuk memburu lapangan kerja yang udah seketat 'skinny pant'. Saling serang, sikut menyikut demi mengejar apa yang dicita-citakan. Tak ada lagi istilah teman sepenanggungan, teman seperjuangan, yang ada hanyalah istilah 'rival'.

Bagaimana menyikapi teman yang menjadi lawan?
Setelah mengalami beratnya dunia kerja, akan kelihatan siapa teman ataupun lawan Anda. Siapa juga rekan yang nantinya dapat membantu Anda mengejar cita-cita.
Mendapatkan rival yg selalu menyerang Anda, jangan merasa kecil hati. Jangan mendendam ataupun kesal. Dengan kepala dingin hadapi kenyataannya. Sabar kunci utamanya.
Tunjukkan bahwa Anda lebih daripada mereka. Tunjukkan Anda bisa walaupun dipandang sebelah mata oleh mereka. Tunjukkan bahwa Anda masih bisa berbuat baik diatas kejahatan mereka. Tunjukkan Anda tidak kalah dari mereka. Biarlah mereka bertambah iri, bertambah sirik kepada Anda. Tooooh Anda tidak akan dirugikan sama sekali.

Bagaimana bisa sabar terhadap mereka yang selalu berbuat jahat?
Sabar tanpa batas.

Sabar kan ada batasnya?!
Sabar itu tiada batas. Batas kesabaran itu tidaklah nyata adanya. Anda sendiri yang membatasi diri Anda. Cobalah untuk membuka diri Anda. Jangan merasa marah. Coba untuk selalu tersenyum menghadapi masalah.

Kalau terus disakiti, dijahatin, masa harus diacuhkan saja?
Bukan diacuhkan, namun dilawan dengan cara yang diplomatis, cara yang lebih elegan, bukan melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan. Cara yang lebih pintar, lebih sabar, lenih smart, lebih tak terlihat.
Bagaimana caranya itu Anda sendiri yang bisa menentukan bagaimana yang lebih tepat.