Tuesday, May 8, 2012

Redang Island, Hidden Paradise at Malaysia

Redang Island

Setelah Pulau Tioman dan Mersing, kayaknya kurang lengkap tidak membahas mengenai Pulau Redang (Pulau Sipadan menyusul yah). Pulau Redang (Redang Island), bukan Rendang, merupakan salah satu objek wisata andalan di Malaysia, dengan akses yang lebih mudah dibandingkan Pulau Sipadan dan harga yang lebih terjangkau, tentu saja pulau Redang lebih menjadi primadona dibandingkan Pulau Sipadan. Pulau Redang terletak di daerah teritori Kuala Terengganu, sudah banyak flight Airasia ke Kuala Terengganu baik dari Kuala Lumpur maupun Singapore. Untuk lebih jelasnya, bisa membaca informasi di sini. Rate resort dan hotel juga semuanya dijelaskan lengkap. Silahkan customize budget Anda sendiri yah. Karena Anda yang paling tahu seperti apa transportasi yang Anda butuhkan.

Pada kesempatan mengunjungi Pulau Redang, Dee menginap di salah satu resort, Redang Holiday Beach Villa. Perlu dicatat Anda tidak diperbolehkan mengunjungi Pulau Redang bila tidak menginap di salah satu resort-nya. Anda hanya diperbolehkan untuk menikmati keindahan di sekitar resort Anda menginap. Tidak banyak yang ingin Dee ceritakan tentang Pulau Redang, biota laut yang cukup terawat dengan terumbu karang berwarna cerah terang benderang tentu saja menambah keindahan alam bawah laut di Pulau Redang. Karena tidak melakukan diving disini, tentu saja kita hanya snorkeling di sekitar resort, tidak juga diperbolehkan island hoping ke pulau-pulau yang lain. Karena pihak hotel menyatakan seperti itu, dan mungkin regulasi disana seperti itu, yah kita dengarkan saja apa yang mereka katakan. :) Tapi untuk diving, ada 19 spot diving yang bisa Anda jajal disini.

Untuk foto-foto underwater di pulau Redang, ada beberapa terumbu karang unik yang bisa kita lihat walaupun hanya ber-snorkeling saja. Tidak perlu jauh-jauh ke tengah laut, di pinggiran pantai yang masih tergolong sangat aman, kita sudah bisa menikmati keindahan seperti yang terlihat di sini. 


















Setelah capek ber-snorkeling saatnya untuk santai di kamar. Setelah menikmati makan siang, saatnya untuk menikmati suasana malam di Pulau Redang, Kuala Terengganu. Tentu saja, ciri khas peranakan sangat kental. Di setiap sudut Malaysia, mostly terlihat asimilasi budaya Melayu dan China. Walaupun di kota kecil, daerah ini cenderung lebih bersih dibandingkan daerah-daerah di Malaysia pada umumnya. Menikmati malam dengan jalan-jalan dan shopping oleh-oleh tentu menjadi pilihan utama mengingat tidak ada hiburan malam disini.





Di sudut kota yang lain, tampak cahaya warna-warni. Lampu-lampu dihias menjadi pohon buatan yang berwarna, indah sekali dinikmati di kegelapan malam. Pohon-pohon ini menerangi jalan setapak, jalan bersama sambil bergandengan tangan.. Oooh.. Momen yang priceless banget deh..



Setelah capek berkeliling, diputuskan untuk kembali ke hotel, besok pagi kita akan menikmati sunrise di tepi pantai. Pukul 05:30, pantai masih sangat sepi, hanya kami dan beberapa wisatawan saja yang ada disini. Maksud hati ingin menikmati sunrise di tepi pantai. Setelah ditunggu-tunggu, sayang seribu sayang, entah kami salah kiblat atau karena mendung, matahari tak kunjung tampak tetapi langit makin terang. Siigh.. Kami tidak mendapatkan moment sunrise.. Dengan perasaan gundah, kembali ke kamar untuk packing.










Setelah mandi, packing dan sarapan, saatnya untuk kembali ke Kuala Terengganu. Jetty yang membawa kami sudah menunggu. Redang, I will miss you, we will back for another resort.



Jetty 
Bandara Kuala Terengganu
Redang Holiday Beach Villa









Banyak traveler Indonesia yang menyatakan Malaysia tidak ada yang bisa dikunjungi, please don't underestimate our neighbour, mereka juga punya potensi wisata yang baik dan dipromosikan dengan sangat baik. Kalo ke Malaysia yang dikunjungin hanya KL saja yah ngak ada apa-apanya. So, keep travelling yah.














Saturday, May 5, 2012

Waktu Terus Berlari

Waktu terus berlari
Ku terus berjalan mantap
Namun kau telah lari menjauh
Waktu terus berlari
Ku terus menanap nanar
Tapi kau tak sekalipun menoleh
Waktu terus berlari
Ku terus memanggil namamu
Namun kau tak pernah mendengar
Waktu terus berlari
Ku terus duduk menunggu
Tapi kau tak pernah hadir lagi
Waktu terus berlari
Ku mulai untuk berdiri
Hingga kau tak tampak lagi
Waktu terus berlari
Ku mulai berani melangkah
Menghapus jejakmu dari hidupku
Waktu terus berlari
Ku sudah berjalan tegak
Menghadapi kelamnya denganmu
Waktu terus berlari
Ku juga akan berlari
Dan kau tak akan pernah teringat lagi

Tuesday, May 1, 2012

Angus Japanese Steak House

I was at KL again, i am craving for Angus beef, my friend recommended me to try The Angus Japanese Steak  House. They got some branchs at Singapore and KL, but not in Jakarta, so sad! :( So, we decided to go to Pavilion, at that time just opened two months!

The menu was quite straight forward. It was either steak, seafood, salad or pasta. Steak came in a a few sizes starting with 150 grams up to 300 grams. They have a dinner set menu which comes with hors d'ouvres (I wish my spell was right), salad, a main of either grilled King Prawns with Cod fish or Tenderloin Steak with Lamb Rack. We ordered both.


The Menu

Crusty Bread Roll with soft butter

The restaurant was quite empty and so service was very brisk and attentive. First came the bread - a hot piece of crusty bread roll served with soft butter. Absolutely delicious! We were off to a good start.


Then came the carrot soup (better didn't take the picture!). It didn't look impressive - pinkish cream soup with no other garnishing. I was expecting a strong carrot taste in the soup but was pleasantly surprised that it didn't really taste like a carrot soup instead anyone taking a blind taste test may have mistaken it for pumpkin. Creamy and silky... Just enough to whet my appetite further.

Grilled Shrimp serve with Tomato Salsa and Water Cress, Cucumber Rossette with piped in Mash Potatoes
Grilled Shrimp serve with Tomato Salsa and Water Cress, Cucumber rosette with piped in Mash Potatoes. The presentation was quite impressive i.e. shrimp mounted on top of the cucumber strips and generous drizzle of tomato salsa which tasted like the sweet and sour sauce from a chilly crab dish. The combination was a thriller! The sweet and sour sauce, slightly spicy, the soft yet tender cucumber strips, the creamy mash potato, the nutty flavor from the water cress and the crunchy shrimp. I am quite impressed so far.



Salad
The salad, a simple spread of cucumber, lettuce, cherry tomatoes and carrot strips topped with bonito flakes drizzled with a soy sauce based vinegar dressing. It was not disappointing but I had to stomp on the brakes as I was expecting more creativity in the salad but anyway, a salad is a salad...



Tenderloin Steak
They will serve the main course and I prayed that it would not disappoint (caused very pricy!). The tenderloin was well cooked, soft and juicy. I wished I could afford the Wagyu set, which was double the price and it would be more fatty as the tenderloin is missing some good marbling in a good piece of meat. Nevertheless, still very good with the herb butter. The lamb rack was at most average for me.



Grilled King Prawns
The King prawns were grilled to perfection. Most of the time, I find grilled prawns undercooked and it is such an appalling taste. This time, it was great. Even the prawn heads were slightly salted and the roe was nicely cooked. The piece of cod was soft and delicious - skin side crispy and inside soft and flaky. A little squeeze of lemon gave it a little more spike. 



Berry Yoghurt Sponge Cake mixed Fruit Salsa, Mint Leaf, Milk and White Chocolate
The dessert was a piece of Berry Yoghurt Sponge Cake with Mixed Fruit Salsa, Mint leaf,Milk and White Chocolate. A great combination of flavors for the palate to bring the meal to an end.

It is not a cheap meal but for the quality of food, I think it was worth every cent!