May 2013, semuanya serba surprise di kantor.. Business yang tak bisa lari, manajemen yang kebakaran jenggot, HR yang kerjanya belom pernah bener dan ManPower yang ga pernah cukup. Tentu saja seirama dengan kebijakan HR yang tidak memperbolhkan recruitment resources baru dan banyaknya orang yang pergi meninggalkan perusahaan.
Dan tentu saja yang menjadi kejutan adalah kami punya division head yang baru.. So, aku punya dua bos sekarang... Awalnya aku tak pernah mau permasalahin, siapapun bos kerjaan yah bawa enjoy aja.. Tetapi setiap hari kolega-kolega selalu bertanya padaku, dimana posisi lo sekarang? Lo bawahan siapa sekarang?
Jujur kalo disuruh milih... hmmm.. Tentu saja boss baru akan lebih menjanjikan, semua new project akan bermuara padanya... Aku akan lebih bisa berkembang dan belajar semakin banyak seperti yang aku lakukan selama ini.. Tetapi... Sulit untuk meninggalkan bos lama yg masih kurang dari setahun ini, walaupun hampir 11 bulan menjadi bawahan langsung, he give me a lots of chance to learn new things..
Bos, pertama kali situ interview diriku, diriku masih galau sebenarnya, mau balik kampung atu lanjut kerja di Jakarta, kalau diriku belom dapat keja juga di bulan Juli, yah udah pasti sekarang diriku ga di sini lagi. Antara pulang atau stay di Jakarta, atas desakan nyokap, aku memilih teteup di Jakarta
Hari pertama join, anak bawang belajar sendiri, nanya apapun ga mendapat jawaban. Diriku dikenalin ke senior yang ilmunya pelit ajubile. Sedangkan situ sibuk persiapan migrasi. *dooooh orientasiku kacau.
Seminggu pertama, disuruh baca dokumen dan di-brief seadanya, project-project mulai diperkenalkan, dan satu kesimpulanku, dirimu ga bisa manage manusia, you need a help. Dokumentasi kacau, you need my help! Aku ada di saat yang tepat, this is my speciality.
Seminggu training dengan kolega dari Doha, UAT applikasi dilakukan, dan karena anak bawang, I couldn't receive big responsibility to coordinate the testing since there are lots of experienced resources, so I said to split to two coordinator, and the testing is conduct successfully.
Bos, belum sebulan dirimu sudah mau assign diriku ke Doha, tapi nasib berkata lain, visanya pake acara salah issued, jadi diriku ngak jadi berangkat, di-pending dan akhirnya berangkat juga 2 bulan kemudian.
Bos, gara - gara diimu, diriku menginjakkan kaki di Middle East, tak pernah terpikirkan olehku untuk pergi ke sana. I had lots of grateful experience.
Bos, pertama kali dirimu menguji aku untuk email berbahasa Inggris atau ngomong pake English, errmm... modal pede sih ceplas ceplos berbahasa Inggris, dan sejak itu diriku kau nobatkan sebagai karyawan berbahasa Inggris terbaik dibandingkan staffmu yang ada, tapi harusnya ga semua email harus aku yang kirim juga kali :(
Bos, walaupun kata orang dikau pelit ilmu, tapi aku berhasil mencuri banyak ilmu darimu, tak ada yang berani minta situ ngajarin, tapi diriku modal pede, 'nemenin' sampai malam untuk mencuri ilmu sedikit demi sedkit dan tentu saja kepercayaan.
setelah mendapatkan kepercayaan, tentu saja diriku mencari kewenangan dan responsibility, sejak situ ngomong kalo diriku asisten dirimu, that's my goal, got the full trust, be the trusted staff dalam < 2 bulan. Disitulah gong untuk menjadi something important dimulai. *tetterettetet...
Bos, sejak aku join, dirimu jadi bisa ninggalin kantor sebentar untuk oergi keluar, dan diriku berjuang sendirian menyelesaikan pekerjaan. Diriku ga pernah mengeluh tentu saja ada tujuannya, naik gaji.
diriku bukan orang yang basa basi, tentu saja straight to the point ketika KPI, aku mau naik gaji di luar batas maximum tahunan. Dengan salary yang jauh dibawah kerjaan dan responsibility yang diberikan, diriku menggugat. Aku tahu ketika diriku mengancam resign without any tra sfer knowledge, dirimu kebakaran jenggot. Direksi langsung dilibatkan dan ketika setiap hari diriku menanyakan soal perkembangan dan tidak ada kepastian, and I make decision if no decision yet from the management, resignation letter should be signed by end of this week, akhirnya adjusment letter of salary keluar juga :p
Bos, dirimu masih janji untuk pending kenaikan setahun ini, as gentleman promise, october kan aku kejar janjimu itu, tapi sekarang ada bos baru, aku jadi bingung... Aku masih bisa minta ke siapa?
Bos, dengan staff-mu yang ada sekarang, sulit untuk melakukan koordinasi, sulit untuk mencapai target IT yang diharapkan oleh manajemen. You need to do some extra effort, burn the ship! They need to run, not only 'sit', I'm ready to run, but how about them?
Bos, setiap kali ku bertanya, bagaimana prospek karir, situ tidak pernah ngasih jawaban yang pasti, dengan jawaban yang mengambang, aku tidak bisa stay dengan kondisi begini. Periukku tetap perlu berisi setiap hari, bajuku perlu dibeli tiap bulan. Entah dengan pertimbangan apa, situ ga berniat naikkin posisi jabatan diiku ini. Masalah umur mungkin? Tapi dibandingkan resources yang kamu miliki lainnya, masa umur dipermasalahin?! Kalau masih permasalahin umur, diriku siap move.
Bos, dengan kerja tim selama migrasi, I know your character, strong and weakness. I know that you don't like to have high position in organization, but I would like to compete with others to have a 'position'. Please consider for this end of year, or I have no choice.... to move .....
Sincerenly,
Yous 'assistant'
Dee ~ an Indonesian who wants to tell strories about life, book, travelling, cooking, food, photography, economy, politic, movie and love. Just read my story, hope you will like it. Let's begin and enjoy! ;)
Wednesday, May 29, 2013
Tuesday, May 28, 2013
Dee, JoniSteak GajahMada
25 May 2013, setelah ngemall seharian, pengennya istirahat aja di malam mingguan, capee... Eh tetiba ada yang ngajakin buat dinner, berangkatlah kita ke JoniSteak GajahMada, secara kalo ngemall lagi sih, ogah... x))
Nyampe di JoniSteak, kok ini tepat ramenya ajubile?! Yeah, ini pertama kalinya ke JoniStean GajahMada, dulunya cuma pernah ke cabang yang Passeur Baroe, ngak serame ini sih.. Dan udah lupa detailnya, udah lama sekali dan belom secerewet ini kalo ngereview makanan xp
Akhirnya setelah ngantri bentar, masuklah ke dalam restaurant-nya.. Errmmm panas amat... Lihat kiri kanan ac ga dinyalain, ga ada ventilasi, dapur indoor, terbuka ke tempat makan, lengkap deh nilai minus nih restoran x))
Nilai minus berikutnya,
"kursinya digabung yah karena 2 orang"
Gw + temen "Untung kita bertiga, jadi ngak digabung"
Bayangin aja! Bayangin aja yah jangan ikutan ke lokasi! *ga recommended*
"Elu lagi niat pacaran di restoran, mau suap2an gitu, disebelah persis ada orang lain yang lagi pacaran sambil makan juga, semeja, hancur ga tuh moood pacarannya" Bahahahak...
Yaudin sih, nilai minus restorannya dah lengkap, padahal belom ke tema utama, makanannya! x))
Lihat menu, looooh.. kok ribeye lebih murah dibandingkan tenderloin? Kok bisa?! Entahlah, hanya ownernya yang tahu..
Pesanan Ribeye steak, medium rare, mushroom sauce..
Dagingnya beneran dimasak medium rare, ngak kayak steak sebelah di Gading, yang minta medium rare dikasih well-done + hangus, aku takut kanker kakak...
Rasa sih, ok lah dengan harga tiarap begini. Porsi makanan yah lumayan gede dengan harga yang mayan tiarap. Tapi yah itu, ada harga ada barang. Bayar murah, makanan mayan, yah service quality-nya poor abis.
Harga murah, pelayanan dan ambience restaurant jelek.. Bubye JoniSteak GajahMada, aku ke sana cukup sekali saja yah... xD
Sekian dan terima kasih, ripiw cuka cuka.
Nyampe di JoniSteak, kok ini tepat ramenya ajubile?! Yeah, ini pertama kalinya ke JoniStean GajahMada, dulunya cuma pernah ke cabang yang Passeur Baroe, ngak serame ini sih.. Dan udah lupa detailnya, udah lama sekali dan belom secerewet ini kalo ngereview makanan xp
Akhirnya setelah ngantri bentar, masuklah ke dalam restaurant-nya.. Errmmm panas amat... Lihat kiri kanan ac ga dinyalain, ga ada ventilasi, dapur indoor, terbuka ke tempat makan, lengkap deh nilai minus nih restoran x))
Nilai minus berikutnya,
"kursinya digabung yah karena 2 orang"
Gw + temen "Untung kita bertiga, jadi ngak digabung"
Bayangin aja! Bayangin aja yah jangan ikutan ke lokasi! *ga recommended*
"Elu lagi niat pacaran di restoran, mau suap2an gitu, disebelah persis ada orang lain yang lagi pacaran sambil makan juga, semeja, hancur ga tuh moood pacarannya" Bahahahak...
Yaudin sih, nilai minus restorannya dah lengkap, padahal belom ke tema utama, makanannya! x))
Lihat menu, looooh.. kok ribeye lebih murah dibandingkan tenderloin? Kok bisa?! Entahlah, hanya ownernya yang tahu..
Pesanan Ribeye steak, medium rare, mushroom sauce..
Dagingnya beneran dimasak medium rare, ngak kayak steak sebelah di Gading, yang minta medium rare dikasih well-done + hangus, aku takut kanker kakak...
Rasa sih, ok lah dengan harga tiarap begini. Porsi makanan yah lumayan gede dengan harga yang mayan tiarap. Tapi yah itu, ada harga ada barang. Bayar murah, makanan mayan, yah service quality-nya poor abis.
Harga murah, pelayanan dan ambience restaurant jelek.. Bubye JoniSteak GajahMada, aku ke sana cukup sekali saja yah... xD
Sekian dan terima kasih, ripiw cuka cuka.
Labels:
gajah mada,
jakarta,
joni,
jonisteak,
meat,
murah,
ribeye,
service,
steak,
tenderloin
Saturday, May 4, 2013
Dee, Dirampok Polisi
Sabtu, 4 May 2013. Niat hati mau ke bengkel untuk service motor dan benerin motor yang lampu mati satu.... Berangkatlah gw ke bengkel Ahass terdekat, yang 'biasanya' antri ga terlalu panjang Karena dia ga terima debit, gw akhirnya tarik tunai dulu.
Sesampai di bengkel tersebut pukul 10:00 ternyata hari ini berbeda, antrian ke 9, jadi gw diminta mbaknya pulang dulu, balik lagi pukul 1 siang. Ya sudah gw balik lagi lewatin gang di samping Indosiar, matiii ada polisi.. Lampu gw mati satu, pasti kena tilang... Oke, gw bayar aja, emang gw yang salah... Malas gw ditilang dan harus urusan ke kantor polisi.
Seperti biasa, dia nanyain STNK dan SIM, gw kasih... Karena surat lengkap, akhirnya dia beralih ke lampu motor gw yang mati satu, nah kan pasti ditilang... Pak saya ga mau ribet, kasih surat tilangnya, yang warna biru, saya langsung bayar aja nanti, toh memang saya salah, saya ga mau ke pengadilan.
Oke, urusan dengan polisi ini beres... baru jalan 2m, gw ditahan lagi oleh polisi lainnya... Dan jreng jreng..... Lihat kiri kanan, cuma gw seorang... Gw mau ditilang lagi? Kembali dia minta STNK dan SIM, gw kasih tahu, gw udah ditilang, dan memang niat ke bengkel hari ini, ga mungkin gw benerin lampu sendiri. Gw kasih lihat surat tilangnya, stnk dan SIM.
Gw disuruh turun dari motor, 7orang berpakaian polisi ngerubutin gw, kemudian dia ngebentak "kamu bawa narkoba yah?, buka isi tas kamu!". Matii... tas gw dibuka, isinya dompet, ipad dan jam tangan. Bagasi motor disuruh buka, mereka periksa isinya dan ga ada apa-apa, cuma jas hujan dan sarung tangan. "Pak, saya ga bawa narkoba, saya cuma mau ke bengkel benerin lampu motor saya yang rusak, dan tadi saya sudah ditilang sama bapak yang itu, ini suratnya".
Surat tilang gw diambil, dompet, stnk dan SIM gw pun disita. Sudah ga konsen lagi, gw coba lihatin nama mereka di seragam satu satu, entah gw udah ga konsen atau memang seragam tersebut ga ada nama, satu nama pun ga terbaca. Shit.. gw mulai keleyengan, semua kebun binatang disebutin. Gw diteriakin kayak maling sama 7 orang polisi, dan muncul beberapa orang yang seperti preman ikutan teriak ".
Pak, saya ga mau memperpanjang masalah, saya cuma mau ke bengkel, benerin lampu depan saya yang rusak. dan saya udah ditilang, jadi apalagi kesalahan saya? Saya ga bawa narkoba.
"Udah kamu pergi sana", uang di dompet diambil semua, kira-kira 476,000 rupiah, stnk, sim dibalikin semua ke gw. Dan surat tilang gw diambil ama polisi tersebut. Gw disuruh pergi meninggalkam lokasi.
SH*T gw habis dirampok!!!!! Gw bisa lapoooor kemana ini? Kalo lapor ke polisi tanjung duren, gw yakin masih satu sindikaaaaat!!
Sesampai di bengkel tersebut pukul 10:00 ternyata hari ini berbeda, antrian ke 9, jadi gw diminta mbaknya pulang dulu, balik lagi pukul 1 siang. Ya sudah gw balik lagi lewatin gang di samping Indosiar, matiii ada polisi.. Lampu gw mati satu, pasti kena tilang... Oke, gw bayar aja, emang gw yang salah... Malas gw ditilang dan harus urusan ke kantor polisi.
Seperti biasa, dia nanyain STNK dan SIM, gw kasih... Karena surat lengkap, akhirnya dia beralih ke lampu motor gw yang mati satu, nah kan pasti ditilang... Pak saya ga mau ribet, kasih surat tilangnya, yang warna biru, saya langsung bayar aja nanti, toh memang saya salah, saya ga mau ke pengadilan.
Oke, urusan dengan polisi ini beres... baru jalan 2m, gw ditahan lagi oleh polisi lainnya... Dan jreng jreng..... Lihat kiri kanan, cuma gw seorang... Gw mau ditilang lagi? Kembali dia minta STNK dan SIM, gw kasih tahu, gw udah ditilang, dan memang niat ke bengkel hari ini, ga mungkin gw benerin lampu sendiri. Gw kasih lihat surat tilangnya, stnk dan SIM.
Gw disuruh turun dari motor, 7orang berpakaian polisi ngerubutin gw, kemudian dia ngebentak "kamu bawa narkoba yah?, buka isi tas kamu!". Matii... tas gw dibuka, isinya dompet, ipad dan jam tangan. Bagasi motor disuruh buka, mereka periksa isinya dan ga ada apa-apa, cuma jas hujan dan sarung tangan. "Pak, saya ga bawa narkoba, saya cuma mau ke bengkel benerin lampu motor saya yang rusak, dan tadi saya sudah ditilang sama bapak yang itu, ini suratnya".
Surat tilang gw diambil, dompet, stnk dan SIM gw pun disita. Sudah ga konsen lagi, gw coba lihatin nama mereka di seragam satu satu, entah gw udah ga konsen atau memang seragam tersebut ga ada nama, satu nama pun ga terbaca. Shit.. gw mulai keleyengan, semua kebun binatang disebutin. Gw diteriakin kayak maling sama 7 orang polisi, dan muncul beberapa orang yang seperti preman ikutan teriak ".
Pak, saya ga mau memperpanjang masalah, saya cuma mau ke bengkel, benerin lampu depan saya yang rusak. dan saya udah ditilang, jadi apalagi kesalahan saya? Saya ga bawa narkoba.
"Udah kamu pergi sana", uang di dompet diambil semua, kira-kira 476,000 rupiah, stnk, sim dibalikin semua ke gw. Dan surat tilang gw diambil ama polisi tersebut. Gw disuruh pergi meninggalkam lokasi.
SH*T gw habis dirampok!!!!! Gw bisa lapoooor kemana ini? Kalo lapor ke polisi tanjung duren, gw yakin masih satu sindikaaaaat!!
Saturday, April 13, 2013
What Do You Do If Someone in Convinience Store don't Have Enough Money to Pay
Pernah kan Anda di situasi yang jurang menyenangkan? Merasa berada di posisi yang tidak tepat pada waktu yang tidak tepat?!
Berada di antrian yang cukup lama, karena dia tidak sanggup untuk membayar belanjaan yang telah dia ambil. Dilematis, kalau tidak memiliki uang yang cukup, kenapa harus mengambil banyak barang? Pasti itu yang terpikir oleh kita.
Namun, experiment yang dilakukan WWYD di salah satu convenience store di Amerika, menunjukkan kepedulian masyarakat di sana terhadap IRT yang kesulitan membayar kebutuhan hidup sangaylah besar. Semua oarng berusaha untuk membantu.
Bagaimana dengan di Indonesia? Pernahkah Anda mengalaminya? Pernahkan Anda melihat kejadian tersebut di supermarket? Sulit... Mungkin sebagian orang pembaca disini tidak pernah mengalaminya.
But, saya pernah langsung pada antrian di belajang ibu-ibu yang sedang belanja bulanan di sebuah supermarket. Setelah mengantri lama, saya baru menyadari ibu-ibu di kasir tersebut sedang panik u tuk mengeluarkan satu persatu barang yang sekiranya tidak diperlukan karena uang yang dibawanya tidaklah cukup.
Beliau panik dan tampak kebingungan, setelah mengeluarkan beberapa barang, beliau masih bingung untuk mengeluarkan barang apalagi agar uangnya cukup. Sang kasir telah kehilangan kesabarannya dan mulai marah-marah... Antrian semakin panjang dan memancing emosi antrian... Dan saya merasa berada di tempat yang tepat dan waktu yang tepat pula, kejadian langka untuk membantu kehidupan keluarga lain walaupun tidak banyak jumlahnya. Senag sekali bisa membantu meringankan beban sebulan ibu tersebut. Semoga anak-anaknya aehat dan bisa makan kembali hari ini.
Dan semoga saya diberikan kesempatan kembali u tuk membantu orang lain dengan scenen seperti ini.
Saturday, April 6, 2013
Tiger Parenting, Asian Culture
Terlahir di keluarga Chinese yang agak tradisional, tentu saja membuat saya tumbuh dengan segala macam aturan yang berlaku pada keluarga Chinese pada umumnya. Aturan-aturan atau norma-norma yang tidak tertulis yang harus dipatuhi dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Mengikuti aturan yang berlaku agar terlihat sama dengan yang lain, agar bisa diterima di masyarakat
Dan tentu saja, apabila berkumpul dengan saudara-saudara, keluarga-keluarga chinese bakalan ngomongin soal anak, dan pencapaian anaknya. Yang pasti tidak jauh dari prestasi di sekolah, apa saja piala-piala / piagam penghargaan yang telah diterima oleh anak-anaknya. Hal ini tentu saja, saya menjadi bagian dari tiger parenting untuk dituntut mendapatkan nilai yang baik di segi akademik. Intimidasi? Hmm... Saya malah bersyukur orang tua saya seperti itu, sehingga saya tidak bermalas-malasan ketika bersekolah, dan merasa ada yang salah bila melakukan nyontek atau bolos sekolah.
Tentu saja tiger parenting yang saya alami tidak seperti yang diterapkan oleh Amy Chua kepada anaknya. Tiger parenting yang sempat menghebohkan seluruh dunia, setelah di-publish oleh Amy Chua bagaimana dia mendidik anaknya menjadi anak ASIAN yang superb di America. Salah satu caranya adalah harus selalu mendapatkan nilai minimal A di akademik, ikut berbagai macam ekskul dan harus menjadi populer dimana-mana. Keras dan agak sulit diterima oleh orang banyak.
Seperti pada video dibawah, di acara WWYD bila seorang orang tua yang melakukan tiger parenting dan memarahi anaknya ketika mendapatkan nilai A-. Apakah Anda peduli? Apakah Anda ingin ikut terlibat dan memberikan pengertian kepada orang tuanya? Apakah Anda setuju dengan tiger parenting? Atau Anda tidak peduli?
Labels:
achievement,
amy,
asian,
chua,
culture,
parenting,
popularity,
tiger,
what would you do
Saturday, March 30, 2013
Sunday, March 24, 2013
Dee, Pulang Kampung 2013
| Ini adalah kisah seorang anak perantauan pulang ke peradabannya |
| Hp, Passport dan Powerbank adalah hal paling utama |
| Di Bandara SSQ-II memulai perjalanan panjang pulang kampung |
| Di setiap perhentian, menunggu perhentian selanjutnya |
| perhentian yang memberi harapan masih ada orang yang menuggu di sana |
| Terkadang, nasihat tak pernah kita hiraukan |
| Menyusuri jalan setapak demi mencapai tujuan |
| Lebatnya hutan tak membuat keinginan ini tertahan |
| Hingga tercapai laut yang memberi harapan |
| Hamparan laut yang memberi ketenangan |
| Kesederhanaan yang memberi harapan |
| Ku berlari kau terdiam |
| Aku pergi, kau menghilang |
| Kadang aku merasa penuh |
| Di sisi lain ku merasa hampa |
| Aku berlari menerjang arus |
| Melawan ombak yang menjadi aral |
| Ku ingin pergi, terbang menjauh |
| Terbang menggapai cita-citaku |
Dee, Chinese New Year Eve 2013 Dinner
| Shabu - Shabu |
| Big bowl of Meat Balls |
| Spring-roll |
| Sea cucumber, leeks, spleen fish, carrot, dan chicken |
| Shark fin soup |
| Brocolli, leeks, and chicken |
| Traditional fried chicken (red onieon & onion spice) |
| Pig flank, sea cucumber, shitake mushroom, onien with oyster sauce |
| home made sweet sour sauce for spring roll & chili sauce |
| vinegar and soy sauce with chili padi |
| Ready to CNY dinner |
| Start the party with Red Wine |
All foods are cooked by my mom's. Chinese new year always remembering me that I still have a family who always wait for me at home. HOME SWEET HOME. Since I was young until now, we always have CNY dinner at home. Time to remember what had we donealong the year.
Sunday, March 17, 2013
How to avoid broke in end of Month/Year
DO’S and DON’TS
-Pay yourself first. Include savings in your budget. Investing in
National Bonds is a good start (it prevents you from buying things you
don’t need, like more expensive cars or living in very expensive apartment).
-Think of it as rescuing the old man/woman (you in future) from the follies of the young man/woman, (you today).
-Saving between 10-20 per cent of your pay is a good guide.
-Have emergency funds – between two to three month’s salary — in a deposit account
-Diversify. Do not to put your ‘eggs in one basket’. Hierarchy of
diversification:
a) Cash in the bank is secure and accessible;
b) owning a property, which generally increases in value;
c) combine other assets classes such as stocks and managed fund, as these offer good long-term growth potential
a) Cash in the bank is secure and accessible;
b) owning a property, which generally increases in value;
c) combine other assets classes such as stocks and managed fund, as these offer good long-term growth potential
-Take financial advice. This is important to get a wider view of the
options available for you (insurance, mutual funds, stocks, or a mix of
these)
-Live for today, but also plan for tomorrow. Life is about balance. Enjoy your time in workplace, but work on personal financial plan
-Balance your own interests against your family’s demands/needs. Due
to cultural traditions among Asians, many send home a fair percentage of
their salaries, which can sometimes be a drain and pressure on those
people living here
-Don’t buy a new car on mortgage, especially if your existing one still works fine
WHY IS INSURANCE IMPORTANT?
• There many types of insurance, but basic protection should cover
income (or loss of it), health, life and investments. Buy insurance that
works for you
• Some insurance packages also offer investment-like features,
allowing you to gain from market growth while protecting yourself and
loved ones
WHAT IS CURRENCY HEDGING?
• Hedging is a way to guard against foreign exchange fluctuations. If
you invest in a fund and the growth is good over a 12-month period but
the currency moves against your base currency, then this growth could be
wiped out.
• In Indonesia, where the majority of people are paid in rupiah(fixed
against the US dollar), a practical approach is to use dollar as the
currency to start your savings. Then you could switch to your base
currency in the future when the currency exchange rate is to their
advantage.
HOW TO INCREASE YOUR SAVINGS
• Consider saving as a mandatory expense
• Open a savings account that’s harder to get to than your checking account
• Systematically (monthly) save to that isolated account on a regular basis
• Pair your raises with increase in savings
• Set milestones with rewards
• Write down expenses in three to six-month goals
• See where your money is going (A daily coffee may cost you only IDR 15K-40K, but if you add that up over a one-year period, this could set you
off IDR 2,000K)
Before buying electronics, jewellery or fashion items on impulse,
wait 30 days (you might realize you don’t need those things at all. This
could save you thousands by the end of the year)
WHAT IS SAVER’S REMORSE?
Saver’s remorse is non-existent. No one complains of having money in
the bank. But if you buy a new phone/item during a promotion, you may
regret it soon afterwards
Dee, Doha 40 derajat
Langkah kaki dengan yakin untuk memulai perjalananku kali ini. Demi kepentingan pekerjaan, suka tidak suka / mau tidak mau aku harus ke Doha *padahal sebenarnya pengen aja sih, dikirim lagi juga mau..
Pukul 5 pagi, setelah penerbangan kurang lebih 8 jam dari Jakarta, aku menginjakkan kaki di Doha. Masih pagi, cuaca masih bersahabat, dan tentu saja segera ke hotel, untuk beristirahat menghilangkan jetlag selama perjalanan.
Setelah beristirahat tiba saatnya untuk bergaul Sabtu ria di Doha. Siang dengan panas matahari menyengat 40 derajat dan silau memblesat tidak menyurutkan keinginanku untuk melihat Doha lebih dekat. Pilihanku jatuh ke downtown, City Center Mall, Al Corniche Area.
Setelah keliling mall dan berbelanja sedikit persediaan snack untuk di hotel, akhirnya memutuskan untuk menikmati Doha di sore hari, tapi niat itu diurungkan dengan kondisi cuaca yang 40 derajat, ambil taxi, pulang ke hotel, nyalain AC, dan ngroooooks,...
(to be continued)
(to be continued)
Subscribe to:
Posts (Atom)

