Showing posts with label backpacker. Show all posts
Showing posts with label backpacker. Show all posts

Saturday, December 17, 2011

Tips Packing

Sebagai peng-hobby travelling, packing adalah kegiatan lumrah yang harus/wajib dilakukan sebelum bepergian. Travel ala backpacker/flashpacker ataupun tulis packing tidak dapat dipisahkan sebagai kegiatan awal untuk bepergian. Travel light merupakan pilihan yang harus dipilih oleh para traveler sehingga tidak ribet membawa barang bawaan selama bepergian. Apalagi untuk para backpacker, kebanyakan membawa barang akan mengurangi kenyamana selama bepergian. Hal ini tidak berlaku untuk Dee, sebagai traveler yang cukup sering backpacker-an, selalu dinilai orang terlalu riwuh membawa barang ini itu, yang mungkin bagi sebagian orang ngapain sih bawa-bawa dari rumah.

Contohnya saat bepergian ke Pulau Pramuka, Dee kebanyakan membawa kaos-kaos dan short pants dan semuanya dipacking dalam plastik. Cewe-cewe pada kaget, serempong itukah kalo mau bepergian, packingnya lebih rapi dibanding mereka. Yah, mau gimana lagi, secara kita naik kapal angkutan umum yang pastinya bisa kecipratan air, jadi packing ke dalam plastik-plastik kecil ini mengurangi resiko kalo sampai air kena backpack, keadaan pakaian dan peralatan lainnya masih dalam kendaraan kering.

Contoh lain bila bepergian berdua dengan teman travelling Dee, selalu backpack Dee lebih gede dibandingkan yang lain. Kenapa? Dee selalu membawa toiletries lengkap dalam kemasan 100ml ataupun kurang dalam toiletries bag 2pcs. Satu untuk perawatan badan satu lagi untuk perawatan kulit, yah maklum harus terus dirawat agar tak makin parah. Jadi biasanya kebanyakan teman, nebeng alias minjem, makanya banyak yang suka travelling bareng. Perlengkapan yang lain yang selalu adalah obat-obatan pribadi, massage oil dan alat refleksi. Obat-obatan selalu di bawa terutama obat alergi, karena Dee adalah orang yang gampang alergi, jadi kalo ada apa-apa udah ada persiapan. Massage oil karena sering banget yang kecapean minta dipijit, dan alat refleksi untuk diri sendiri, soalnya yang lain mijit kagak ada yang enak! Hahaha...

By the way, mau bagi tips untuk packing kalo akan travelling :
  • Carilah backpack/travel bag yang ringan, sudah banyak teknologi yang membuat kita menjadi nyaman untuk mengenakan/membawanya.
  • Carilah backpack/travel bag yang bisa dipakai di segala macam situasi, terutama bila dalam keadaan hujan.
  • Untuk urusan susun menyusun barang, barang yang paling gede, diletakkan paling bawa
  • Jangan terlalu banyak membawa pakaian, Anda akan jalan-jalan, bukan untuk datang ke fashion show. Kenakan saja pakaian yang nyaman untuk berlibur.
  • Bawa pakaian yang tipis-tipis sehingga sangat menghemat tempat, bisa dilipat-lipat atau digulung-gulung.
  • Bawalah perlengkapan yang diperlukan saja, bila ada keinginan untuk membelinya ditempat tujuan, jangan membawa barang yang berfungsi sama.
  • Kurangi membawa/belanja oleh-oleh, karena tidak bisa dipungkiri, itu sangat memakan space ketika travelling.
  • Perlengkapan pribadi yang urgent (contoh : obat-obatan, kosmetik, etc), bawalah dari rumah, Anda tidak inginkan waktu jalan-jalan Anda terbuang hanya untuk mencari perlengkapan Anda, atau teman-teman Anda menjadi bad mood karena rencana berantakan?
  • Bawalah handuk setipis dan sekecil mungkin yang gampang menyerap air dan mudah untuk dikeringkan. Kalo Anda akan tinggal di hotel, ga usah bawa handuk :D
  • Bawa pakaian dalam seperlunya, karena Dee termasuk yang sensitif soal pakaian dalam, Dee selalu membawa lebih dan banyak, dan pastinya celana dalam terbaik. Walaupun kecil kemungkikan orang melihatnya, tapi Anda tidak tahu kan tiba-tiba ada yang ngelirik :p
  • Pastikan tidak ketinggalan barang apapun sebelum Anda berangkat, ga lucu kan kalo udah tiba di bandara/terminal tiket/passport ketinggalan. Bisa hancur berantakan rencana liburan Anda.
  • Dan untuk era teknologi seperti sekarang, jangan lupa bawa colokan, sambungan colokan, converter dan baterai cadangan. Dee yakin liburan kalian akan hampa tanpa kehadiran gadget kesayangan Anda.
  • Dan yang terakhir, jangan lupa bawa kamera! Setiap moment itu sangat berharga untuk dilewatkan.
Setelah semua siap, saatnya untuk jalan-jalan. Siapa saja, kalo ingin travelling bareng-bareng Dee ajak aja yah.. :*

Dee, full time traveler

Singapore, Sejak memutuskan diri untuk menjadi traveler *ciyailah* di tahun 2006 karena sudah dibolehin untuk bepergian sendiri tanpa keluarga ataupun saudara, semangat untuk menjadi single traveler itu semakin mengebu-gebu. Sejak umur 14tahun sudah tidak tinggal bareng mami papi lagi.. Yah demi mendapatkan pendidikan yang lebih baik semasa SMA, Dee pun merantau ke ibukota kabupaten demi mendapatkan sekolah favorit yang menjadi sekolah unggulan. Yah si anak kampung masuk ke kota, jauh dari orang tua, tapi masih ditemenin cici saya tercinta yang sangat berarti bagi hidup saya. I love You :* hugs... Cici-cici saya adalah orang yang paling berarti buat hidup saya selama kuliah, terutama cici kedua saya, kenapa? karena dia tidak pernah lupa mengirimkan uang bulanan kepada saya, tanpa dia mungkin saya udah jadi gembel di Jakarta selama kuliah mengingat mami papi pasti ga sempet  buat ngirimin duit *atau malah lupa anaknya ada di Jakarta? pastinya sih ngak yah

Lanjut deh soal pertama kali travelling, di umur 14 tidak tinggal bareng mami papi membuat saya yang dulunya manja minta ampun karena anak bungsu cowo satu-satunya menjadi lebih mandiri. Bangun pagi walaupun awalnya masih dibangunin cici, akhirnya Dee bisa mandi sendiri ga dimandiin ama cici lagi*maksud lho?! buahaha... Mengurus diri sendiri tanpa pembantu diumur 14 membentuk pribadi saya yang boleh dikatakan dewasa sebelum waktunya. di umur 15tahun, travelling pertama saya bersama teman, walaupun ga masih di satu provinsi, tapi excited banget, yah ini travelling tanpa cici, tanpa mami papi! Wooohooo! Akhirnya bisa pergi bareng teman-teman ke Pekanbaru! (FYI: menempuh perjalanan 7jam dari Tembilahan ke Pekanbaru bukanlah suatu hal yang biasa saja kan tanpa pengawasan ortu).

Diumur 16tahun, trip pertama saya ke Jakarta! Yah bareng teman SMA, kita bertiga nekat ke Jakarta, sekalian liat-liat universitas yang akan kita masukin nantinya. *kasianilah SMA kami yang ga melek informasi tentang universitas hingga saya menjadi sekarang ini*. Tahun 2006, Dee kuliah di Jakarta, jauh dari orang tua, tidak ada lagi cici yang ngawasin, cuma dianterin bokap sampai bandari Sultan Syarif Qasyim, ditemanin seorang yang antah berantah saudara dari mana, kita berdua naik pesawat Garuda Business Class! Wooow! Yah di umur 16tahun belum genap 17tahun, sekitar 1bulanan lagi baru 17tahun, Dee naik Business Class sendiri! Woooohooooo! *ada sih yg nemenin tapi Dee ga kenal, makasih yaaa!

Setiap liburan semester Dee pulang setidaknya ditemanin oleh satu teman, baik itu ke Batam, Jambi atau Pekanbaru sampai tahun 2007. Tahun 2007 akhir, inilah perubahan terbesar dalam hidup Dee, yah terbang sendiri ke Batam! *walaupun di Batamnya masih dijemput*, sendirian, pagi-pagi ke Bandara, check-in sendiri, nunggu sendiri di lounge *terima kasih papi selalu ngasih platinumnya ke saya, boleh dong sekarang dikasih lagi.. Sejak umur 12tahun Dee udah terbiasa ngurusin keuangan toko dan dipercayai keluar masuk uang, jadi kita sekeluarga selalu dipercaya untuk megang uang.

Yah setelah itu menjadi single traveller bukanlah hal yang baru bagi Dee. Booking pesawat, booking travel agent, makan sendiri, nunggu sendiri merupakan hal yang lumrah dilakukan dimana-mana. I am SINGLE traveler! Mulailah tour keliling Jawa Barat dilakukan sendiri, Singapore, Malaysia... Yah dulu belum punya kamera, modal kamera hape doang! Dulu kamera masih mahal, jadi uang jajan habis buat beli tiket, ga bisa buat beli kamera! hahahaa... Barulah taon 2009, Uang angpao sincia sekitar 3jutaan, Dee beliin kamera! *eh jadi dari 2009 sampai 2011 uang angpao itu menurun yaaah? LOL

Yah seluruh jawa mulai dijelajain dari ujung ke ujung, Sumatera mulai ditaklukan dan menginjakkan kaki ke Kalimantan.. Sendiri ataupun dengan komunitas travelling, mau gaya backpackeran atau ala tourist pun dijabanin. Dee ga pernah peduli gimana gaya travelling, yang penting itu jalan-jalan dan uang Dee masih ada! Asia Tenggara mulai dijelajahin tak hanya Malaysia dan Singapore saja. Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos mulai ditaklukkan,. *ciyailah gaya-nya selangit* Hongkong, Macau, China,.. yah masih sedikit sih negara yang dikunjungin, tahun 2010 merupakan puncak travelling dimana kuliah cuma tinggal skripsi doang( DOANG?! skripsi lu itu dah bikin elo sengsara gitu), jadilah banyak waktu 'long weekend buat jalan-jalan dengan support uang yang lumayan dua arah, modal online shop dan uang bulanan ortu yang tiba-tiba dinaekin sekitar 30%! Makasih lagi cici tercintah! 

Dee belom mampu untuk ke US, UK, Europe, Korea, Japan, Aussie.. Iya apalagi kalo bukan soal visa yang ga jelas di approve atau ngak-nya, dan ga mau ambil resiko tiket hangus gara-gara VISA ga diapprove! Jadinya cuma disitu-situ doang, tapi selalu ada hal yang baru. Baik itu cuma haha hihi bareng temen, ke tempat terpencil untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal, ataupun cuma sekedar mendapat fresh air akibat Jakarta yang sumpek ini! *betah ga betah tetap tinggal di Jakarta yah.. but someday Dee akan keluar dari Jakarta, hope soo! (Teman-teman jangan sedih yaaah,,, masih ada facebook kok! :* kecup basah!)

Yah suatu hari, Dee, harus menginjakkan kaki setidaknnya di seluruh pulau gede di Indonesia dan di seluruh benua. Dari ujung ke ujung, dunia ini terlalu indah untuk tidak dinikmatin! Biarlah orang menyinyirin travelling yang 'ala' gembel katanya, Dee ga peduli :) Setidaknya dari kecil pernah hidup di daerah yang lebih terpencil dibandingkan daerah yang dikunjungi. (Buat teman-teman yang kemaren bareng ke Pulau Pramuka, kampung Dee, Concong Luar, itu jauh lebih terpencil dibandingkan Pulau Pramuka). Selama travelling masih makan 3kali sehari, masih bisa ngemall juga kok, masih bisa shopping, masih bisa menikmati perjalanan, so nothing to lose for me :) 

Untuk jalan-jalan, Dee tidak menganjurkan untuk ambil tour dari negara asal kita. Emang sih katanya lebih ga ribet, tapi selama ini Dee ga pernah merasa ribet untuk booking dan mencari tour di kota tempat dikunjungi. Semua cuma masalah mindset aja kok, kalo udah sering terbiasa ga ada yang ribet. Just enjoy the process :) So, mau jadi backpacker/flashpacker/tourist yang penting happy aja. Ga usah peduli dengan pandangan orang lain, do what you want! Kalo mikirin apa kata orang lain, kapan mulainya? :p

Sampai sekarang kalo ditanya, kerjaan apa? Dee selalu jawab Full-time Traveler, Part-Time IT Officer. Yah, jalan-jalan ke kantor, itu juga suatu proses, nikmatin saja, kita masih bisa melihat kiri kanan apa yang terjadi di sekitar kita setiap hari. Pasti ada sesuatu yang baru, walaupun jalan yang kita lewati itu-itu saja, orang yang kita temui itu-itu saja, tapi mulai dari sinilah proses untuk perjalanan selanjutnya. Weekend cuma di Jakarta? Yah jalan-jalan aja di Jakarta, sudah berapa lama tinggal di Jakarta? Udah ke semua objek wisata? Masih banyak kan yang belum pernah masuk ke Monas? Kunjungin museum-museum di Jakarta? Ke TMII? Ragunan? Taman-taman Jakarta? Kalo belum yah masih bisa travelling kok walaupun masih di dalam kota :)

Past is experience, Now is Present, Tomorrow is Future.. My life is Travelling, Everyday, i get new experience.