Showing posts with label sakit. Show all posts
Showing posts with label sakit. Show all posts

Tuesday, June 26, 2012

Dee, Life Message from Tampines

Berbeda dari jalan-jalan di Singapore yang sudah-sudah, perjalanan kali ini yang memang tidak membawa misi jalan-jalan, ataupun menikmati objek wisata di Singapore, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit dan bertemu saudara. Bolak-balik Mount Elizabeth, untuk proses check-up yang untungnya tidak begitu ngejelimet tetapi dengan biaya yah cukup mahal tentunya. Tapi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik setelah check-up di Johor Bahru tidak menampakkan hasil yang memuaskan, mau tidak mau, Singapore menjadi tujuan selanjutnya.

Tapi topik kali ini bukan soal hospital tourism, tetapi menyoroti daerah Singapore yang mungkin jarang dikunjungi oleh para turis, Tampines area. Perjalanan ke Tampines sebenarnya tidak ada yang terlalu seru untuk diceritakan, area Tampines yang jauh dari pusat kota, dan dekat dengan bandara melihatnya di map MRT pasti sudah mengurungkan niat kesana. Tapi buat sebagian orang, yang menarik perhatian mungkin hanya IKEA saja yah.. And this time, I am not going there for IKEA, tetapi untuk bertamu ke rumah paman di Tampines Ave 7 BLK 391.

Paman memang sudah lama tinggal di Singapore, sejak zaman pendudukan Jepang di Indonesia, ada 3 orang paman yang diselundupkan ke Singapore. Dengan cerita mama, daripada mereka diwajibkan romusha, kakek lebih memilih untuk mengirim mereka ke Singapore dengan kapal kargo. Jadilah mereka luntang-lantung di Singapore, enggak tahu juga gimana caranya bisa bertahan hidup disana, tidak mau banyak tanya, sedih kalo mendengar cerita zaman pendudukan Jepang, dan tentu saja mama pada saat itu juga belum lahir, jadi tidak tahu apa-apa juga.

Paman kedua sudah lama tidak bekerja, sudah lama sakit-sakitan dan istrinya lah yang menjadi tulang punggung keluarga sebagai wanita karir. Ketika anak semata wayangnya perlu ikut wajib militer, bibi memutuskan untuk resign dan menjadi agent property dan buka butik kecil-kecilan agar bisa menjaga anaknya yang wajib militer, bila dia menjadi wanita kantoran, pasti sulit untuk bertemu anaknya. Now, untungnya anaknya sudah bekerja dan menghasilkan uang juga untuk orang tuanya. Tetapi paman yang 5 tahun lalu bermasalah dengan hati-nya, tahun lalu divonis kanker tulang ekor.

Kemungkinan sembuh sangat kecil sekali, kemoterapi rutin dilakukan, sebulan sekali, kondisi sempat drop tetapi sekarang sudah terlihat lebih segar. Sudah lama dia duduk dikursi rodanya, telah lama juga bibi tidak bekerja lagi untuk mengurusi paman di rumah. Satu hal yang aku pelajari disini, keluarga ini tetap tegar, mereka berani untuk melawan penyakit. Walaupun paman sudah tidak muda lagi, aku tidak ingat umur pastinya, tetapi sudah menginjak angka 60-an. Bibi bercerita seperti paman hanya terkena penyakit yang sepele, tidak ada kesedihan dalam suaranya, paman juga ngobrol seperti biasa, tidak ada keluhan walaupun beliau hanya bisa duduk di kursi rodanya. Dia mencoba untuk melakukan semua hal sendiri, makan sendiri dan maju mundur dengan kursi rodanya.

Makanan, isitrahat yang cukup, itu pesan untuk saya. Saluran televisi tentang konsultasi kesehatan selalu menjadi pilihan pertama, knowledge tentang penyakit itu sangat perlu untuk edukasi kita. Singaporean bisa banyak berbicara tentang penyakit walaupun tidak memiliki background kedokteran atau nursing. Sebenarnya aku juga dari dulu mendambakan acara televisi mengenai edukasi kesehatan, tetapi bukan promo konsultasi terapis. Basic knowledge sangat kita perlukan, agar tidak terjadi malpraktik oleh dokter lagi, tidak sembarangan mengkonsumsi obat dan menghindari obat-obatan yang keras.

Alhamdulillah yah, aku juga termasuk orang yang tidak mau minum obat, bukan karena suka makan obat, tetapi takut terhadap efek samping berkepanjangan akibat obat yang dikonsumsi. Tetapi bukan berarti anti obat, apabila keadaan mengharuskan untuk minum obat dokter, mau ga mau juga harus minum, tetapi sebisa mungkin menghindari antibiotik. Mencoba bersahabat dengan alam dengan minum-minuman herbal, self healing dan mencoba untuk melepaskan energi negatif dari tubuh tanpa campur tangan bahan kimia.

Pertemuan keluarga ini diakhiri dengan dinner bareng di Kopitiam Tampines. Yah tentu saja menu yang dipilih adalah makanan sehat, yang tidak berminyak dan terlalu berlemak. Sebenarnya saya sudah terbiasa untuk menjaga pola makan yang sehat, mengurangi MSG yang telah dilarang oleh pemerintah Singapore. Aku sudah tidak bisa untuk mengkonsumsi MSG yang berlebihan, akibat langsung yang ditimbulkan tentu saja rasa haus yang berlebihan, tenggorokan yang kering dan sariawan.

Dear reader, please keep away from junk food, instant food, or oily food. Sesekali boleh, tetapi yang benar-benar sesekali (sebulan sekali, coba jujur ama diri sendiri), bukan sehari sekali! Tanamkan di alam bawah sadar Anda, kalo junk food itu tidak baik untuk kesehatan, otomatis rasanya juga tidak bakal enak lagi. Tidak akan mudah tergoda, bisa mengalihkan keinginan ke makanan yang lain. Keep healty lifestyle, stay fresh and friendly with our nature. Get quality of life.

Thursday, February 23, 2012

Dee, Talent Terpendam

19 Februari 2012, badan terasa capek banget setelah semingguan kerja lemburan. Yah kerjaan Dee yang baru ini mengharuskan Dee meluangkan waktu lebih banyak untuk pekerjaan yang gitu-gitu aja. Suatu keputusan berat dan cukup berani bagi sebagian orang, Dee entah selangkah ke depan atau mundur ke belakang. Tapi karena hidup ini berat, Dee lakukan saja kesempatan yang ada. Cukup kesal memang, dibohongin sudah cukup lama, tapi lama-lama ga tahan juga. Yaaah kalo diceritain semuanya bakalan kaget, tapi semua sudah terjadi, hidup Dee telah berubah, banyak gosip ga sedap beredar, kalo yang denger konfirmasi aja yah ;)

Istirahat di kasur, makan, tidur, nonton TV seharian, yah indahnya minggu ini walaupun tak ada kegiatan berarti. Lihat-lihat project bentar, besok ajalah melanjutkannya, udah malas banget.. Udah jam 01:00 tiba-tiba ada temen BBM, minta diurutin, ototnya dah cedera cukup lama, udah berbagai tukang urut masih belum bener. Kebetulan Dee pernah ngurutin kaki-nya yang keseleo dan berhasil menyembuhkannya. Setelah ke berbagai tukang urut, dan hasil ga maksimal, dia pun ingin Dee mencoba membatunya untuk proses recovery. Temen satu ini emang gym-freak, aerobiker sejati, udah sering menang lomba dimana-mana, sehari bisa 4 kelas di gym, bisa ikut 5 kategori dalam satu event. Salute di tengah kesibukan kerja, dia masih sempat aja!

Setelah pertanyaan cukup alot di BBM, dan Dee ga tau alamat rumahnya yang pasti dimana, dan itu udah larut malam, diputuskan dia akan mendatangi kos Dee. Pukul 01:30 WIB, mata masih melek sih, ga ngantuk sama sekali... Yah mulailah tangan Dee menari-nari di kaki dan pahanya :)) *jangan pada piktor ye LOL. Wah ini emang bener-bener udah kacau banget urat-urat dan otot-nya, dengan cream andalan Dee, dan minyak rahasia dan jumawa milik Dee, proses pijat atau urut pun dilakukan, teriakan-teriakan tertahan pun tak terhindarkan, karena udah cukup larut malam takut mengganggu orang yang sedang tidur. Yah karena ini hari pertama, pressure yang Dee berikan soft-medium saja, walaupun begitu cukup menyakitkan sampai teriak-teriak tak terhenti. Saat peregangan akhirnya dia pun tertidur keasyikan! Sigggh.. Sedikit demi sedikit, mulai di-recovery hingga tangan Dee terasa cape, sekitar pukul 03:30, siggh hampir 2jam.. Saatnya tidur. .

Keesokan harinya Dee menanyakan bagaimana kabarnya. Ternyata pijatan kemaren cukup ngefek, dia susah jalan, semuanya terasa pegel,, Dee saranin untuk istirahat seharian, jangan ng-gym dulu di hari itu. Tanggal 20 February, janjian lagi untuk diurut, kali ini Dee akan memberikan medium pressure, benerin lagi hamstring dan urat-urat serba berlilitan dipangkal paha. Cukup berat dan membutukan energi yang cukup besar untuk memijat diantara otot-otot keras diantara paha. Kali ini teriakan kesakitan pun tak tertahan lagi, jeritan demi jeritan, tapi dia meyakikan kalo Dee benar-benar bisa membantunya, soalnya setelah urut yang pertama kali, dia berasa kakinya lebih enakan dibandingkan sebelumnya. Konsen utama hari ini adalah membenarkan urat-urat yang dipangkal paha, sehingga 'kick' aerobic-nya akan semakin oke. Persiapan lomba aerobic di minggu ini. Fuuuh.. Dee sih ingetin aja jangan terlalu dipaksa, setelah tawar menawar dia janji lomba aerobic terakhirnya minggu ini, dan akan proses penyembuhan total sebulan.

Hari Selasa, dia latihan lagi, setelah strecthing yang cukup, semuanya berjalan dengan lancar, teman-temannya agak kaget, dia sudah bisa melakukan kick-kick lagi. Eh, tau apa yang terjadi, dia promosi 'Temen gw bisa urut, dia yang ngurutin, lihat kan sekarang, gw udah mendingan'... Bah.. malu dah kalo ketemu ama orang. "Dee tukang pijet", kalo nyampe ditelinga nyak Dee gimana ini! Bahahaa.. Tapi emang talent terpendam ini Dee miliki sejak di rumah, Dee emang sering jadi tukang pijat kalo dirumah, teruma untuk yang pusing-pusing dan masuk angin. Ga tau belajar darimana, tapi kalo tangan ini udah nyentuk badan orang, bisa deteksi lah kemana-mana untuk mencari sesuatu yang tidak benar. Yang pernah dipijet ama Dee, setuju ga? *awas kalo ga setuju, ga dapat pijet gratisan lagi. Sambil mijetin, Dee juga ngajarin sedikit teknik mijat sederhana ala Dee, ga perlu ribet untuk pusing-pusing dan masuk angin. *yang mau tau, rahasia perusahaan! :p

Dari sekian banyak yang dipijat, banyak yang bilang kalo pijatan Dee itu ENAK, soft-medium tapi 'ngena', ga perlu sakit-sakit dan lama-lama, tapi langsung cuuus. Tapi banyak yang komentar sakit sih, padahal yah setidaknya cuma level soft-medium, ga harus 'hard' di tempat-tempat pijet, tapi ga berasa apa-apa. Dee emang suka dipijat, tapi kebanyakan terapis itu ga ngerti apa-apa soal pijat, ga punya bakat untuk mijat, Dee sering complain *maklum yaah soalnya bisa mijetin orang gratisan! hahahaa

Dan hari ini tanggal 22 Februari 2012, setelah pulang dari kantor, janjian lagi makan malam dilanjutkan dengan pijat pertemuan ketiga. Dee udah janji, hari ini pijetannya naik level. Awalnya dia kira bakalan sama lah dengan sebelumnya, tapi sayangnya nga, kali ini udah bukan level medium, tapi medium-hard, cukup menguras tenaga emang, setelah mijetin laper gileeer! Kali ini fokus beresin urat-urat di paha dan pangkal paha, sumpah dah mijetin yang dagingnya 'keras' dan otot semua itu ga gampang, usaha perlu extra *perlu dikenain extra charge nih (padahal gratis). Kali ini teriakannya lebih parah, semua sumpah serapah keluar, ga tertahan lagi. Dee sih kasihan, tapi gimana lagi, dia bandel mau aerobic terakhir sebelum vakum katanya di Medan :))

Ya udah, segala proses penyembuhan biar cepet Dee lakukan semaksimum mungkin, sambil kasih tau, agar lebih hati-hati dan jangan terlalu dipaksa. Soalnya Dee ga selalu punya waktu untuk membantu, kebetulan aja sekarang ada waktu. Mungkin setelah event Medan, Dee akan meluangkan waktu setidaknya seminggu sekali lah untuk pasien kali ini. Dee cuma pesan, jangan kasih tau temennya yah, Dee ga nerima pasian, bingung juga kal ditanya harus bayar berapa ke Dee, Dee ga terima uang soalnya. Hari ini sudah treatment ketiga, sepeserpun uang dia ga Dee terima, bukannya sombong, tapi kalo dikomersilkan nantinya Dee bingung gimana. Walaupun I know that I got the talent, tapi sulit dapat image tukang pijat, apalagi banyakan pijat++ sekarang :))

Udah malam nih, sekian cuap-cuap hari ini. Bila ada yang mengalami keluham salah urat atau keseleo boleh hubungin Dee kok, kita set aja waktu yang cocok, sebisa mungkin Dee akan bantu. Kesempatan membantu orang itu priceless.... Ciaoo....