Showing posts with label Love. Show all posts
Showing posts with label Love. Show all posts

Wednesday, August 1, 2012

From Bali with Love

Desiran Ombak Mengalihkan Dunia

Tak Peduli Keramaian di Pantai, Diriku Terasa Hampa

Terpaan Angin dan Ombak Membuatku Semakin Kuat

Disini Aku Sendiri

Sendiri Menunggumu

Hampa itu...

Hanya Kamu Pelega Dahaga

The Haven

Hehijauan Tak Mampu Menyejukkan Jiwa

Hanya Terasa Sepi

Ku Berdiri Kokoh di Tengah Kehampaan

Berasa Familiar, tapi Terasa Hampa

Ku Berjalan Sendiri, Mencari Jalan

Tanpa Tujuan, Tak Bisa Kembali

Ku Terus Bertahan

Bertahan dari Aral yang Menghadang

Bertahan di Tengah Kehampaan

Ku Kan Terus Bertahan

Mengejar Bintang Nan Jauh Disana

Menantimu

Monday, July 2, 2012

How You Are During Break-Ups

June, maybe the month of break-up.
Tons of friends, separated on June.

How about me?
Always lope lope in the air.. =3

For new comers single, I watched funny video when just break up
It's so true! XD


So, which one are you?

Friday, May 18, 2012

Dee, Bwa Bwei

"Are your family still traditional Chinese?"
Kalimat itu terlontar dari salah salah teman keturunan Filipina. Kalimat sederhana tapi membuat Dee tertegun sebentar, "Apa itu chinese tradisional? Apa Dee termasuk? Apa yang menjadikan seseorang itu tradisional atau modern?", memang dasar tukang pikir, kelamaan mikirin jawaban di otak daripada menjawabnya.

"Hmm.. What you mean with the traditional means for? I don't know when the chinese be called as traditional or modern", kalimat itu terucap dan dalam hati masih berpikir, gimana sih seseorang dikatakan masih tradisional atau modern??

"Traditional chinese usually know about the tradition, do you know BWA BWEI?, I wanna to try it"

"Yes, I know bwa bwei", kemudian terjadi perbincangan panjang lainnya, tapi potongan percakapannya cukup sampai disini aja yah.

Kembali soal traditional chinese atau modern chinese, menurut Dee pribadi, Dee juga tidak tahu kapan seseorang disebutkan traditional chinese, atau modern chinese. Modern chinese katanya diidentikkan dengan orang Cina yang sudah tidak memegang tradisi, udah tidak tahu tradisi apapun tentang kebudayaan Cina, dan sudah menanggalkan atribut yang berhubungan dengan chinese tetapi dia masih keturunan chinese. Sedangkan traditional chinese diidentikkan dengan keturunan chinese yang masih memegang kebudayaan chinese, mengerti dan selalu mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurut Dee pribadi, analagi itu tidak sepenuhnya tepat tapi ada benarnya. Dee sendiri keturunan Chinese, tahu beberapa budaya Chinese, tapi tidak melakukan budaya chinese, jadi termasuk dalam kategori yang mana? Bingung juga kalo akan dikategorikan. Menurut Dee kembali, bila seseorang keturunan Chinese dan tidak tahu sama sekali kebudayaan dan apapun yang berhubungan dengan chinese, s/he is not a chinese anymore. Soal masih keturunan dan berperawakan chinese, kita menjadi manusia seutuhnya bukan dari perawakan, tapi karena isi otak. Sorry buat yang tersinggung, just my opinion. CMIIW.

Ngomongin soal Bwa Bwei (擲筊), ini merupakan salah satu tradisi chinese sebagai ramalan sederhana, untuk menanyakan kepada dewa apakah kebijakan atau keputusan yang akan diambil nanti tepat atau tidak. Pertanyaan biasanya tentang keluarga, keuangan, kesehatan, karir dan love. Biasanya orang tua akan melakukan bwa bwei ketika anaknya akan menikah, bertanya kepada para dewa apakah calon menantunya sudah tepat atau belum, apakah pacar anaknya akan menjadi suaminya atau tidak, apa sakit yang diderita akan sembuh atau tidak, apakah keputusan yang diambil merugikan atau tidak. Berbagai pertanyaan bisa ditanyakan, sesuai dengan keinginan kita.

Bwa Bwei dilakukan dengan melempar bwei, bwei terbuat dari kayu berbentuk bulan sabit biasanya berwarna merah atau cokelat. Kedua bwei ditempelkan di dada dengan sikap anjali, kemudian berdoa atau menyatakan niat dalam hati, setelah itu bwei dilemparkan untuk mengetahui apakah dewa akan menyetujui atau tidak.

Bwa Bwei (擲筊)

Selain itu, bwa bwei sering digunakan setelah melakukan Tiew Wen Chiam, yaitu  fortune sticks yang biasa di-shake hingga satu buah stick keluar dan berdasarkan simbol atau nomor pada stick, kemudian akan diambil satu ramalan/renungan dari rak ramalan, dan dikonsultasikan pada seorang 'guru/sifu' tentang ramalan tersebut. Biasanya setelah mendengar nasehat atau arahan dari sifu, dilanjutkan dengan Bwa Bwei untuk menanyakan atau meminta izin kepada para dewa apakah itu patut dilakukan, atau benar adanya.

Wen Chiam, fortune stick

Pertanyaan dari Bwa Bwei biasanya berupa Yes No Question dengan jawaban iya atau tidak. Bila kedua bwei tertutup artinya permintaan tidak disetujui/ditotal dianggap sebagai No. Bila kedua bwei terbuka diartikan sebagai dewa tertawa terhadap permintaan atau pertanyaan Anda. Untuk keputusan yang disetujui, bwei harus satu terbuka dan satu tertutup. Dengan teori probabilitas, kemungkinan jawaban Yes atau No adalah 50:50, so just your luck~! :)

No

Laughing

Yes

Boleh percaya atau tidak, tetapi ini adalah satu satu tradisi chinese yang sudah ada sejak dahulu. So, ingin mengetahui peruntungan Anda sekarang? Bwa Bwei mungkin bisa menjadi pilihan, try your luck with bwa bwei.




Friday, April 29, 2011

i wanted to write a poem

I wanted to write a poem for you,
To tell you how I feel,
To tell you : you are my angel,
My new best friend.
You worry about me and care,
My shoulder is wet from your tears,
You notice things.
You're funny, caring, lovable,
Like magnum ice cream and a comfy hug.

I wanted to write a poem for you,
To tell you what you mean to me.
But no words could describe,
No words could be the rhytm.
I wish I was more than just one of the guys.
Is this just a teeny bopper crush?

I wanted to write a poem for you,
To tell you that being with you make me happier,
Happier than disco music,
Than Rihanna, Beyonce or Lady gaga.

I wanted to write a poem for you,
To tell you.. Friend forever,
To tell you I'll always be there..
Maybe we can be together again.
Do you know I love your look? Your personality?
Do you know I love the way you are? Your attitude?
Do you know I love your hugs? Your smile?

I wanted to write a poem for you
To tell you how I feel
But the words wouldn't rhyme at all,
Just like Magnum Gold Ice Cream.

Wednesday, November 17, 2010

Eat Pray Love

Yah abis nonton Eat Pray Love, esensi hidup begitu terasa. Hidup dalam keseimbangan, tidak berlebihan dan memaksakan suatu keadaan, melepas sesuatu untuk mendapatkan keseimbangan hidup.

Harapan ke depannya untuk Eat, Pray, Love :
Eat ~ saya pilih di Indonesia saja, Asia boleh lah..
Surga kuliner dengan beraneka pilihan makanan yang unik-unik dan eksotik

Pray ~ Tibet, Bhutan, kota berkonsep buddhist nan eksotik, balancing your mind.

Love ~ Paris, ya inilah satu-satunya honeymoon yang aku harapkan bareng pacar. Ga tau kenapa berharap banget bisa kesini.. seperti ketemu surga dunia kalo kata orang, walaupun ga taw bagaimana disana :D

Namun karena budget yang terbatas ya sudahlah cukup di sederhanain aja:

Eat ~ My home... Citarasa makanan yang enak, yang telah men-train lidah menjadi begitu jago merasakan rasa makanan

Pray ~ Mendut, candi paling membuat hati tenang, walaupun sudah habis tertutup debu merapi, suatu hari saya akan kesana kembali

Love ~ Bandung, suasana nan dingin, banyak tempat wisata dan kuliner juga.. Ada Vipassana, disinilah balancing hidup..

Monday, July 27, 2009

Masalah dengan kejantanan

Impotensi dan ketidakmampuan dalam berhubungan seks menjadi masalah paling klasik bagi pria sepanjang masa. Tabu dan sensitif, yang menyertai persoalan ini, justru membuka peluang bagi para pengusaha (perseroan atau pun perorangan) untuk terjun ke bisnis obat “kuat” dan berbagai metode yang berkaitan dengan problem seksual. Apa saja yang mereka tawarkan? Mana obat yang teruji secara medis, mana yang hanya mitos? 
 
BAGAIMANA kaum Arab Sudan yang ukuran kejantannya mencapai 25 cm lebih dengan melakukan latihan yang sederhana dan mudah yang diajarkan oleh ayah-ayah mereka pada masa pubertas? Kaum pria Arab ini juga telah tercatat di World Book of Records sebagai bagian dari pemilik penis-penis terbesar di dunia.

Itulah salah satu iklan yang di internet tentang program latihan meningkatkan kemampuan kejantanan pria. Iklan tersebut juga mengungkapkan beberapa fakta bahwa rata-rata ukuran "alat vital" orang Indonesia saat ereksi hanyalah 13 cm; 90% pria tidak puas dengan ukuran ini. Merujuk pada survei yang diadakan oleh Durex Condoms, 67% wanita mengatakan bahwa mereka tidak bahagia dengan “ukuran” pasangannya. Jadi, masihkah Anda ingin mengatakan size doesn't matter?

Begitulah, masalah ketidakjantanan, entah itu persoalan ukuran penis, ketidakmampuan berhubungan badan, impotensi, lengkap dengan mitos-mitosnya, menjadi persoalan pria sepanjang masa. Berbagai riset kedokteran (bahkan juga perdukunan) dilakukan untuk memecahkan masalah-masalah tersebut. Ini tidak saja membuka berbagai inovasi yang berkaitan berbagai penemuan obat-obatan yang berkaitan degan masalah kesehatan seksual, tapi sekaligus peluang bagi para pedagang yang menjual dan mendistribusikannya yang ujung-ujungnya adalah bisnis.
Viagra adalah puncak penemuan obat anti impotensi dalam era modern ini. Di AS dan negera-negara Eropa, viagra diyakini sebagai obat ampuh yang mampu mengatasi persoalan impotensi. Di Indonesia, tablet berwarna pink yang didistribusikan secara resmi oleh Pfizer itu juga menjadi barang yang tidak asing, yang membuat pria menjadi perkasa, mampu menaklukkan pasangannya, bahkan wanita hiperseks sekali pun.
Sebelum Viagra, banyak bahan-bahan alami (kadang-kadang bercampur dengan mitos) yang diyakini sebagai penyembuh atau pembangkit gairah seksual. Campuran darah ular kobra dengan serbuk giok hijau, misalnya, menurut mitos di China, India, serta Mesir, mampu meningkatkan potensi seksual pria. Sementara di Korea, banyak yang mempercayai ginseng sebagai minuman penambah vitalitas kejantanan.

Indonesia juga mengenal berbagai berbagai ramuan tradisional yang tidak hanya mampu mengobati penyakit yang berhubungan dengan seks, tapi juga memberikan kenikmatan syahwati. Sebutlah akar pasak bumi dari Kalimantan, tangkur buaya, atau bahkan baru-baru ini, di Mojokerto (Jawa Timur), daging biawak tiba-tiba menjadi favorit para laki-laki di sana, karena mereka yakini bisa menambah vitalitas keperkasaan mereka sebagai laki-laki. Belum termasuk berbagai makanan dan minuman yang diyakini sebagai zat afrodisiak yang mampu membangkitkan gairah seksual.

Saat ini Anda tentu tahu, setidaknya pernah mendengar merek-merek obat kuat, seperti Blue Moon, Caligula Kapsul, Cobra-X Kapsul, Hwang Di Shen Dan, Kuat Tahan Lama Serbuk, atau Tripoten. Asal tahu saja, obat-obatan tersebut menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengandung tadalafil, yaitu bahan kimia obat keras. "Tadalafil dapat menyebabkan nyeri otot, pusing, sakit kepala, mual, diare, muka memerah, hidung tersumbat, dan hilangnya potensi seks secara permanen," kata Husniah Rubiana Thamrin Akib, Kepala BPOM.

Dari spray hingga vibrator
So, jangan sembarangan minum obat kuat. Teliti sebelum membeli, cari tahu lebih dalam sebelum mengomsusinya. Yang jelas, penyembuh impotensi atau pembangkit gairah yang loyo tidak hanya pil, tapi tersedia banyak pilihan, mulai dari spray hingga vibrator. Selain Viagra, sebetulnya tidak terhitung tablet serupa yang mempunyai khasiat serupa – paling tidak seperti diklaim produsen dan distributornya. Sebutlah Cialis. Tablet ini katanya mampu menjadikan pria tahan lama ereksi, dan bisa ejakulasi berulang-ulang. Obat kuat asal AS ini katanya sudah terbukti secara klinis dan bergaransi.

Ada lagi Levitra. Inilah obat perangsang untuk pria berbentuk tablet, berfungsi untuk membuat ereksi pada penis. Bisa digunakan oleh pria yang frustasi atau kehilangan nafsu seksual tetapi ingin melakukan hubungan intim dengan pasangan, sulit ereksi dan masalah ejakulasi dini.

Selain pil, ada minyak pelumas yang membantu melicinkan penis, ada juga spray atau cairan yang bisa disemprotkan ke alat vital pria. Dengan cairan tersebut ada efek “kebal” yang membuat tingkat sensivitas berkurang, sehingga sang pria mampu tahan lama. Ini cocok untuk penderita ejakulasi ini. Produknya rata-rata dari Eropa, ada yang berisi 15ml (bisa untuk pemakaian 20 kali), tidak berbau dan berwarna, dan tentu tidak menimbulkan rasa.

Penggetar adalah alat yang sebetulnya bukan untuk pria, tapi untuk merangsang wanita. Berbahan plastik halus, menggerakkannya memakai baterei AA. Ini bukan untuk pengobatan, tapi lebih kepada rekreasi.
Alat yang paling populer dan sekaligus mengundang kontroversi apalagi kalau bukan vakum pembesar penis. Penis enlargement system ini adalah satu perangkat vacum tabung yang cara kerjanya adalah menarik otot penis, Jika digunakan secara rutin, demikian klaim sang penjual, akan menyebabkan pembesaran penis yang permanen.

Bagaimana mendapatkan obat kuat atau alat-alat bantu seks tersebut? Tidak susah, bahkan tidak harus dengan resep dokter. Lihat saja di beberapa ruas jalan di Jakarta, entah itu di jalan sekitar Petamburan, Tanah Abang, Dewi Sartika, atau Cawang, toko-toko yang menyediakan obat kuat berjejer. Kiosnya sih kecil-kecil, tidak bonafid, dan tampak sepi.

Tapi jangan salah, meski kelihatan sepi pembelinya ternyata lumayan banyak. Artinya, omset penjualannya cukup ok. Seorang penjual di bilangan Dewi Sartika, mengungkapkan kalau obat kuatnya berupa minyak berwarna bening yang diolesi di alat vital pria ini sangat diminati oleh pelanggannya. "Lumayan, 20-30 botol (berukuran 100 ml) pasti laku dalam sebulan," ujarnya. (Burhanuddin Abe)
Popular, Juli 2009