Saturday, May 23, 2009

Aku dan Orang Tuaku


Ketika ku bersedih
'Kau hadir menghiburkku
Ketika ku kesepian
'Kau hadir menemaniku

Ketika ku bahagia
Ku pergi meninggalkan-Mu
Ketika ku suskes
Ku pergi jauh dari-Mu

Kini 'kau sendiri
Tiada yang menemani
Ku pergi kesana kemari
'Kau masih duduk disini sendiri
Menantiku datang menghampiri

Menunggu...
Dan terus menungguku
Menungguku berada disamping-Mu
Dan sampai akhir waktu
'Kau kan selalu menungguku


-----------------------------------------=======----------------------------------------------


tuh hasil iseng2 buat ngeramein acara waisak
hehehehe x)

Wednesday, April 15, 2009

Kehilangan hape, musibah ato pembelajaran?

wah tadi ditelpon ama cc-ku tercinta
hape papaku ilang.. x)
mo sedih, tapi juga maw ketawa hahahaha :D
emang semua yang ada didunia ini anicca tidak ada yang kekal
penyesalan selalu datang ketika semuanya telah pergi menjauh
ketika sebenarnya tidak ada lagi yang patut diratapi, patut disesali
pengalaman dan pembelajaran itu emang harus dibayar mahal
harga yang harus dibayar oleh setiap orang adalah tidak sama
so, itulah pengalaman hidup, itulah kenyataan yang harus dihadapi

ok, back to topik kehilangan
kejadiannya katanya sih tadi siang, seperti biasa kalo makan siang yang jaga toko gantian
nah kebetulan hape ituwh lagi di charge di meja toko
*udah kebiasaan papaku charge hape depan toko, padahal udah diwanti2 jangan
nah kejadian juga kan kehilangan, benar-benar pengalaman yang harus dibayar
ga gratis, hahahha.. jadilah pengalaman
ga taw deh ada efek jeranya ama papaku ato kagak
cc-ku, mamaku n aku sendiri paling senyum-senyum doang
akhirnya papaku kena juga, ga pernah mo dengerin kata-kata orang lain
kejadian deh hape ilang x)

jadi pelajaran aja deh bagi dia, susah sih mo dinasehatin
keras kepala yang menurun kepada kita anak-anaknya juga 
hahahahhahaa...

love u famz..
-'dee'-

Wednesday, April 8, 2009

Ketakutan itu seperti apa sih?

Sesungguhnya setiap manusia memiliki ketakutan, dan kadang bentuk ketakutan itu ada yang beralasan dan yang tidak beralasan. Banyak sekali orang yang hidup dihantui ketakutan itu sendiri.
Bila kita bisa melihat kenyataan dan bentuk-bentuk ketakutan dari cari berpikir kita, ada kalanya kita akan tertawa, ataupun menangis.

ada halnya ketakutan itu tidak menjadi kenyataan, karena kenyataan yang terjadi malah sebaliknya tidak seperti apa yang kita bayangkan inilah yang menyebabkan kita masih bisa tertawa. dan hebatnya pikiran kita telah menghabiskan banyak energi untuk merekayasa hal-hal yang belum terjadi. 

Ada juga mereka yang karena ketakutan yang luar biasa itu akhirnya menjadikan dirinya penuh dengan kesedihan dan ratap tangis. dan sudah pasti kenyataan yang terjadi yah sudah dapat ditebak penuh dengan air mata dan dunia yang kelam.
Ketakutan yang sudah menghantui dan membayang-bayangi kita inilah menyebabkan kondisi-kondisi baru tercipta sehingga apa yang kita takutkan segera terjadi. 
bahkan tanpa disadari kita sudah menciptakan penderitaan baru sendiri dari apa yang seharusnya terjadi. 

Jadi gimana dong untuk mengatasi ketakutan kita? 
cukup satu kata: "realistislah!"
siap menerima apa yang menjadi bagian dari hidup kita,
siap belajar apa yang harus di rubah dari pola pikir kita,
siap menjalani kenyataan hidup dengan sukha dan dukhanya,
hidup saat ini, jangan habiskan pikiran kita untuk memikirkan yang belum terjadi di depan.
masa lalu menjadi pelajaran berharga untuk saat ini dan masa depan.
tetapi jangan biarkan bayang-bayang gelap masa lalu menghantui kita,
dan masa depan ditentukan dari USAHA saat ini, 
masa depan akan menjadi indah bila kita mengisinya dengan keindahan
tetapi akan menjadi buram bila kita tdiak mengerti menjalankan hidup ini.
Segala yang terjadi biarlah terjadi
yang belum terjadi tidak perlu ditakutkan.
bila ada rasa takut itu hal yang wajar
tetapi tidak perlu hidup dalam ketakutan.
hiduplah realistis.
Sebarkan cinta ke penjuru dunia, maka dunia akan mencintaimu.

Keseimbangan

Keseimbangan.....seimbang........imbang..... tentunya langsung ingat dengan timbangan atau neraca yang seimbang kanan dan kiri. dimanai semua orang sudah tahu artinya yaitu "tidak berat sebelah". walaupun keseimbangan belum tentu memiliki bobot yang sama (mungkin ada sedikit lebih berat) namun masih dalam range tertentu yang dianggap seimbang.

Tetapi juga kita harus Bijaksana melihatnya, dan lucunya banyak orang yang salah mengartikan arti tidak berat sebelah itu sebagai "netral", karena definisi 'netral' bagi setiap orang berbeda-beda. Ada yang bilang kalau netral itu berarti melarikan diri atau tidak berani bersikap, atau dikatakan tidak memiliki pendirian. Bahkan ada kalanya orang yang netral itu sering mendapat kecaman dan intervensi. 
Padahal bagi mereka yang bijaksana mengerti benar bahwa ada waktu atau saat dimana kita harus bersikap netral, ada waktu kita dapat bersikap tegas, inilah kebijaksanaan para suciwan. 
Ahli hukum mengenal benar Neraca Keadilan dan selalu didambakan bagi mereka yang menuntut keadilan. Seorang Hakim yang tenang dan bijaksana tidak mudah terbawa perasaan dan permainan hati nurani, ia harus bersikap netral dalam melihat suatu perkara, dan ketenangan yang seimbang akan membawa hasil yang baik dan bijaksana.

Hidup itu penuh dengan keseimbangan, karena memang kehidupan itu penuh dengan dua hal yang selalu bergantian, ada malam dan ada siang (gelap-terang); ada baik dan buruk; dipuji dan dicela, hitam dan putih, dll.
Keseimbangan hidup itu ternyata sangat dibutuhkan bagi setiap manusia, dari keseimbangan mental atau bathin sampai keseimbangan jasmani. demikian juga dengan keduanya saling berkatian satu sama lainya.

Demikian manusia memiliki Jasmani dan Rohani yang juga harus seimbang
Bila fisik kita sehat maka bathin kita pun harus sehat agar dapat memiliki keseimbangan hidup.
bila bathin ini sakit, sudah pasti jasmani kita pun melemah, denyut jantung dan darah kita bergerak lebih cepat lagi, karena kemarahan, emosi dan gejolak jiwa yang akan mempengaruhi organ indera jasmani kita. Demikian sebaliknya bila fisik ini telah lemah dan lelah sudah tentu membutuhkan istirahat yang cukup untuk menenangkan pikiran kita. Bila fisik sakit, dan selama bathin tidak ikut sakit maka masih mudah disembuhkan, tetapi bila jasmani dan bathin ini sakit, memang agak sukar untuk disembuhkan. 

Bagi mereka yang 'gila bekerja' sampai kadang melupakan fisiknya sendiri, cobalah untuk berhenti sejenak dan periksalah diri anda sendiri, kenalilah tubuh anda lebih dalam lagi, dan sadarilah selama anda belum terkapar di rumah sakit masih ada waktu untuk kembali menyeimbangkan metabolisme tubuh anda, dan mengurangi beban mental anda. lihatlah keluar jendela, masih banyak keindahan alam yang perlu kita syukuri dan memang mereka hadir untuk kita, tataplah orang-orang yang kita cinta, berikan sedikit waktu untuk mereka, karena selama ini waktu telah banyak terbuang untuk diri sendiri.

Demikian juga dengan maraknya persoalan hidup manusia, membuat kita lupa diri akan kontrol dan kendali dari semua tindakan kita melalui pikiran, ucapan dan perbuatan kita. kita sering terbawa luapan perasaan, dengan lontaran kata yang pedas dan tidak terkendali lagi, maupun perbuatan yang jauh diluar nalar kita. Dengan adanya keseimbangan dalam pola pikir kita, seimbang dalam tingkah laku kita, kita dapat menyadari bahwa segala sesuatunya memiliki dua sisi. Bila selama ini terlalu banyak sisi negatif dalam diri kita, marilah memunculkan sisi positif yang belum muncul. 

Dalam pandangan Buddhis, Tidak seimbang pun dapat menimbulkan dua sisi yaitu kebahagiaan dan penderitaan. Bila Sisi negatif terlalu besar mempengaruhi kita, maka pasti akan lebih berat ke sisi penderitaan, dan perlu segera diambil tindakan preventif untuk menyeimbangkan atau menambah beratnya agar menuju pada kebahagiaan. 
Bila kekuatan kebajikan ini begitu berat dan sudah pasti condong ke arah kebahagiaan, ketidakseimbangan ini adalah ketidakseimbangan yang positif dan sangat baik serta bermanfaat. jadi "tidak seimbang" pun tidak selamanya buruk, selama bermanfaat bagi diri kita, bermanfaat bagi orang lain, tidak merugikan dan menyakiti diri sendiri maupun orang lain.

Pola pikir juga demikian dasyat bekerjanya, ketika nurani seseorang sudah tidak lagi dapat terkendali, gejolak jiwa dapat saja menghancurkan diri sendiri dan orang lain. Mereka yang diliputi oleh kemarahan menyakiti dan menjatuhkan orang lain tanpa disadari mengali lubang untuk dirinya sendiri. 
Pola pikir yang sempit hanya membawa ketidaktenangan bagi diri sendiri, dan kurangnya wawasan hanya membawa pandangan yang terpaku pada satu bagian saja, tidak dapat melihat secara keseluruhan dengan baik, seperti orang di dalam benteng yang tertutup rapat, tidak dapat melihat kejadian di dalam dan di luar benteng, ia dapat mengenali dengan benar keadaan di dalam, tetapi tidak pernah tahu kejadian sesungguhnya di luar benteng.
Mereka yang menjadi penjaga menara di atas benteng, selain mengenal dengan baik keadaan di dalam benteng, juga mengenal dan dapat melihat dengan jelas keadaan dan perubahan yang terjadi di luar benteng dengan jelas.

Kenali dulu diri kita baru dapat mengenali orang lain, kendalikan dulu diri kita baru dapat mengendalikan orang lain. Bila kita tidak mau mendapat perlakuan tidak baik dari orang lain, maka perlakukan orang lain seperti apa yang ingin kita dapatkan dari perlakuan orang lain. 

Salam Mudita,

Neng Xiu

di-copy dari note di facebook

Belajarlah untuk melepaskan

Sesuatu yang telah diberikan, kita pikir itu MILIK kita
sesuatu yang telah didapatkah, kita pikir itu MILIK kita
sesuatu yang diperoleh, kita pikir itu adalah MILIK kita
semua MILIK kita, PUNYA kita dan menjadi HAK kita

Tanpa kita sadari begitu kita terpisah darinya 
begitu sakit rasanya…
begitu dalam penderitaannya…
begitu besar kehilangannya
begitu dalam jurang kesedihannya….

Ia datang tanpa diundang…
Ia pun pergi tanpa berbekas…
Ia yang datang dan pergi semua bukan milik kita 
dan tidak perlu kita menderita karena melekatinya

selagi bersama, bahagialah
selagi memiliki, hargailah
selagi ada, rasakanlah

sewaktu berpisah, kenanglah
sewaktu pergi, relakanlah 
sewaktu kehilangan, lepaskanlah.

Saat jodoh telah berakhir, relakanlah, lepaskanlah...
Setiap orang terlahir di dunia ini dengan tangan kosong.
Ketika perannya berakhir,
sampai di sanalah skenario kehidupanny

Monday, April 6, 2009

Kesederhanaan itu seperti apa sih?

Rasa puas itu relatif bagi setiap orang, ada yang sudah terpuaskan dalam satu sisi masih mencari kepuasan di sini lain. Karena tidak ada satu parameter yang dapat digunakan untuk mengukur kadar kepuasan dalam setiap diri manusia. 

Ketidakpuasan sesungguhnya akan memacu motivasi seseorang untuk berjuang, dan meningkatkan kadar hidup dan prestasi dirinya. Tetapi bukan berarti ketidakpuasan itu sendiri membelenggu hidup seseorang. Selama seseorang tidak merasa puas dengan keadaannya maka ia akan berusaha untuk memenuhi hasrat keinginannya. Sesungguhnya keinginan itu tidak ada habis-habisnya untuk diikuti dan sangat sulit mengukur tingkat kepuasannya. 

"Merasa puas, mudah di sokong, sederhana hidupnya" kesannya adalah mengajarkan seseorang untuk tidak mengejar materi. tetapi kalau ditelaah lebih dalam lagi sesungguhnya bukan demikian.
Ketika seseorang telah dapat menerima apa yang telah dikerjakannya, apa yang telah diusahakannya, dan apa yang telah di raihnya sesungguhnya inilah kepuasan bagi dirinya, tidak perlu merepotkan orang lain, tidak membuat susah orang lain, dan hidupnya pasti akan jauh dari permasalahan, pikirannya tidak terlalu rumit, makannya pun lahap, tidurnya pun nyenyak. inilah kehidupan yang sederhana.
jadi kesederhanaan bukan hanya dilihat dari sekedar materi.

Dengan memiliki materi dan kehidupan yang kecukupan maupun lebih, kita harus dapat mensyukurinya, merasa puas dengan hasil keringat kita sendiri, dengan tidak melekatinya serta dapat berbagi dengan orang lain. Inilah yang disebut dengan kesederhanaan. Memiliki bukan untuk sendiri tetapi memiliki untuk berbagi dengan sesama.
Dengan demikian seseorang sudah sewajarnya mengejar prestasi, harus berkerja keras tanpa harus terbelenggu di dalamnya. Hidup ibarat air yang mengalir, yang dapat mengaliri sawah dan ladang disekitarnya, dari dataran tinggi yang akhirnya mengalir ke samudera luas, menguap menjadi awan dan akan turun sebagai hujan, untuk kembali lagi memberi kehidupan pada semuanya.

Memang sulit mengukur tingkat kepuasan seseorang, tetapi biar bagaimanapun kita membutuhkan rasa penasaran dan rasa keingintahuan serta ketidakpuasan yang positif untuk mendorong kita agar dapat bekerja lebih maksimal lagi. Seperti rakit yang masih kita butuhkan untuk menyeberangi sungai atau lautan. ketika telah sampai pada tujuan, sudah pasti kita tidak membutuhkannya lagi. Tidak perlu membawa rakit itu sepanjang perjalanan anda di daratan (kecuali ada banjir hahhahaha) karena hanya akan membawa penderitaan dan beban yang berkepanjangan. Bila kita melekat pada 'rakit' maka kita pasti tidak akan menemukan kebahagiaan yang sejati. 

Artinya bila kita telah sampai pada level tertentu merasa puaslah dan berbagilah pada sesama kurangi kemelekatan, terimalah apa yang menjadi milikmu dengan hati yang lapang dan sadarilah itu semua hanya sementara, dengan demikian kita akan bahagia dalam menjalani hidup ini. Sederhana dalam pola pikir, sederhana dalam bertindak, sederhana dalam bertutur kata, sederhana dalam kehidupan adalah orang yang bersahaja. 

Salam Mudita,
Neng Xiu


*PS dikutip bukan buatan dee :D

Friday, March 13, 2009

Kapan sahabat sejati?

Mendengar kata sahabat pasti yang yang ada dipikiran kita adalah seseorang yang selalu berada dekat dengan kita, selalu ada bersama kita melewati hari-hari yang akan kita jalani, kita lalui secara bersama-sama baik suka maupun duka. Tapi apakah ini sahabat sejati kita sebenarnya? Apakah dia orang yang selalu kita nantikan? Apakah dia akan selalu bersama kita? Semuanya anicca.

Sahabat tidak harus selalu ada 1x24jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan ataupun 360 hari setahun. Sahabat sejati tidak dapat diukur dari intensitas pertemuan, tidak dari seringnya bertatap muka, bertegur sapa, atau hanya berbasa-basi. Seorang sahabat tidak akan dapat selalu berada di dekat kita, ada saatnya mereka harus memiliki waktu untuk menyendiri, untuk hal privasi mereka. Namun, apabila kita membutuhkannya seorang sahabat sejati akan selalu ada buat kita baik dalam keadaan suka maupun keadaan duka. Disaat kita benar-benar membutuhkan dia, mereka akan selalu ada menemani kita. Bersama kita, membantu kita bangkit dari suramnya kegelisahan dalam diri kita.

Banyak orang beranggapan sahabat sejati itu harus selalu ada bila mereka dibutuhkan. Ingat, setiap orang hanya memiliki waktu 24jam yang sama dengan kita. Tapi, apakah kita selalu memberitahukan apa yang kita rasakan? Apakah kita selalu mencurahkan hari kepada mereka bila kita dalam kesusahan? Apakah kita selalu memiliki waktu mendengar feedback dari mereka? Hal inilah yang perlu kita renungkan terlebih dahulu =D

Untuk itu diperlukan kejujuran dalam hubungan persahabatan, pentingnya keterbukaan dalam suatu hubungan persahabatan. Pentingnya perasaan saling memiliki sesama sahabat. Perasaan mereka ada walaupun mereka jauh dari diri kita. Kejujuran terhadap kesalahan yang pernah dilakukan, kejujuran akan baik buruknya hal-hal yang kita lakukan. Kejujuran pada diri sendiri, kejujuran kepada orang disekitar kita sehingga tidak pernah ada yang merasa dibohongi. Keterbukaan terhadap masalah yang sedang dihadapi, menceritakan apa yang menjadi masalah dalam hidup kita agar seorang sahabat dapat memberikan pandangannya kepada kita, menjernihkan otak kita bahkan memberikan solusi yang terbaik bagi kita, bukan malah menutupi masalah yang sedang dihadapi, sehingga tidak ada orang yang tahu.

Kita mungkin menganggap untuk mendapatkan teman itu mudah tapi untuk mendapatkan seorang sahabat sejati bagaikan mencari jarum dikolam renang. Sebenarnya seorang sahabat sejati selalu ada didekat kita, mereka ada dimana-mana. Yang menjadi persoalan sebenarnya adalah apakah kita bisa menerima bahwa orang itu adalah sahabat sejati bagi kita, apakah kita menyadari dia adalah orang yang selalu membantu kita, dia adalah orang yang selalu ada didekat kita, dia orang yang membantu kita bila kita dalam kesusahan, dia adalah orang yang bisa memberikan solusi kepada kita. Tapi, apakah kita menyadari hal ini? Apakah kita selalu sadar mereka selalu ada disekitar kita? Apakah kita sadar mereka selalu berusaha membantu kita? 

Persahabatan tidak dapat diukur dari kuantitas tetapi dari kualitas. Tidak ada untungnya intensitas pertemuan tanpa adanya kualitas dari pertemuan itu. Yang terpenting adalah kualitas pertemuan itu sendiri, walaupun Cuma satu jam seminggu chatting di messenger, seminggu sekali atau bahkan sebulan sekali bersms-an, tapi kualitas yang diperlukan dalam hubungan persahabatan sejati. Bagaimana kita menghargai sedikitnya waktu yang bisa kita lalui bersama membentuk suatu keakraban. Bukan dari seringnya intensitas pertemuan. 

Satu pesan : persahabatan tidak dapat diukur dari kuantitas pertemuan namun kualitas pertemuan yang perlu diperhatikan.

Kasus david hartanto

Klarifikasi berita tentang David Hartanto...

(post ini dapet dari Wenda)

Berikut kesaksian dari teman saya Klemens yang berkunjung ke rumah David Hartanto:


Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David Hartanto (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar untuk menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang sesungguhnya karena kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal yang seperti diberitakan oleh media. Disana kami disambut oleh kakak David, dan orangtuanya, kebetulan kami datang bersamaan dengan keluarga besar Hartanto, jadi kami lebih banyak mengobrol dengan kakak David, yaitu William Hartanto, atau dulu dikenal teman2 seangkatannya dengan panggilan Weha.

Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak keanehan yang terbuka, dan untuk adanya pemberitaan yang mulai menunjukkan kebenaran, kami berterima kasih untuk rekan David di NTU yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan gelar sarjananya demi mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau membantu menyebarkan kabar yang sesungguhnya.

Kejanggalan-kejanggalan yang ada:
1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu bunuh diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan seperti yang diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk apa dimunculkan berita palsu bahwa David menyayat pergelangan tangannya?

2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu, dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan melihat kondisi jenazah keesokan harinya, keluarga hanya diizinkan untuk melihat jenazah bagian leher ke atas, sedangkan bagian tubuh yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga Hartanto juga telah mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada luka di bagian pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat di bagian leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran luka.

Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk melihat jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus ditutupi oleh plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau hanya karangan pihak2 tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana asal luka di leher? Mengapa jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian bokong?

3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?

4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan? Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar itu semua MENYALA. Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.

5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang entah milik siapa).

6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan Kap Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya? Hari rabu sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada catatan seorang yang menderita luka tusukan parah yang harus masuk ICU, dapat keluar dari rumah sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan sang Profesor terluka? Atau hanya membaca koran sambil bersantai di ICU?

7. Saat keluarga ingin bertemu dengan "saksi mata" yang melihat David melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu harus dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2 ada orang yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh ataupun dijatuhkan orang?

8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik keterburu-buruan pihak NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada rasa ingin mengenang salah satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih langsung menghapus data, seakan David tidak pernah kuliah disana?

9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan setelah penyelidikan selesai. Untuk apa?

10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto atau Chan Kap Luk?

11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10.45 waktu Singapura hari Senin, apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa yang ada dan menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk tutup mulut?

12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang, dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas tidak mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi entah siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun pemberitaannya belum jelas.

Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, berikut klarifikasinya:

1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di dalam ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah tiada, dan kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor, darimana kita tahu kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang cukup, kesaksian Profesor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyalahkan David.

2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu terdengan sangat aneh? David sangat tahu dengan jelas bahwa beasiswanya diberhentikan karena prestasinya menurun, bukan salah Profesor itu. Pihak keluarga telah diberitahu sejak hari pertama diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan, dan pihak keluarga menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga bersikap biasa2 saja tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal dia, tentu tahu bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat dari post edwin.

3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk diakal.

4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!

Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media adalah:
1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di pergelangan tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian bokong berlumuran darah.
2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari, tanpa kejelasan dan foto apakah dia terluka atau tidak.
3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang.
4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini.

Spekulasi dan kemungkinan-kemungkinan:

Apakah benar David menyerang profesor saat dia sedang membungkuk menghadap ke layar komputer? Jika itu benar, maka tidak mungkin saat ini profesor tersebut telah pulang ke rumahnya dalam 2 hari sejak kejadian.

Apakah sang profesor tersebut yang justru menyerang David?
Tidak tahu, namun jika ya, apa motifnya?

Saat ini santer beredar di Singapura kabar bahwa sang Profesor ingin merebut FYP milik David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan FYP David hampir selesai. Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik mahasiswanya sendiri? Apakah ini motif sesungguhnya? Kita tidak tahu!

Apakah ada orang ketiga dalam kasus ini?
Kita tidak juga tahu.

Ming, saat ini lo udah gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo, selain pulihin nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang tenang aja disana.

RIP, ming.

Kabarkan ini ke teman-teman, saudara, dan copylah tulisan saya ini di blog/forum/facebook/friendster anda.

Salam. ke semua anak indo d sg~

Tuesday, March 3, 2009

Nikah Nikah Nikah Lagi

Mendengar istilah nikah, terbersit dipikiran kita satu laki-laki dan perempuan sedang melangsungkan pesta dikeramaian undangan-undangan. Wajah berseri dan bahagia berbinar dari sepasang suami istri itu. Tapi apakah ini yang namanya pernikahan?

Bagaimana dengan nikah ‘sirih’ yang lagi ngetrend, yang lagi booming sekarang ini gara-gara gossip dewi persik yang bikin heboh dunia infotaiment Indonesia, gossip simpang siur tidak jelas, menyudutkan dewi persik. Apakah nikah mereka legal secara hokum, secara agama, secara social masyarakat?

Persepsi pernikahan itu sah secara hokum dan agama yang berkembang dimasyarakat dewasa ini adalah bila pernikahan itu tercatat oleh kantor agama, pernikahan yang dicatat oleh catatan sipil dan lembaga-lembaga pemerintahan lainnya. Tapi apakah pernikahan itu dikatakan sah atau haram karena adanya hitam diatas kertas putih? Apakah pernikahan baru bisa diterima setelah hitam di atas putih?


Sebenarnya upacara pernikahan yang dilangsungkan hanyalah sebuah acara ceremonial, agar adanya suatu pencatatan didalam suatu Negara, agar ada kekuatan hukum disini, bukan persepsi yang mengatakan sebelum menikah melakukan hubungan suami istri itu berzinah, itu haram, itu dilarang agama, namun hakikat sebenarnya dari pernikahan dimasa sekarang ini adalah control agar tidak terjadi free sex secara bebas dan agar terjadi kemudahan dalam sensus penduduk.


Pernikahan susah bisa dikatakan sah, tidak haram, apabila sepasang calon suami istri telah mengikrarkan diri mereka untuk bersatu, hidup bersama, membangun keluarga, tanpa harus melakukan upacara ceremonial, tanpa harus memberitahukan ke public, pernikahan dimulai dari hati, bukan dari kertas! Bukan dari tinta diatas kertas putih!

Sistem yang membelenggu dan menjadi cara pandang masyarakat pada umumnya.


So bagaimana cara pandang anda? Nikah atas dasar hitam diatas putih atau atas dasar cinta kedua belah pihak?

Saturday, February 21, 2009

kick andy

tanggal 20 februari 2009
setelah sekian lama ga nonton kick andy, hari ni ga sengaja muter metro tv juga
hupfh...
pertama liat anak jalanan yang nabung uang sedikit demi sedikit buat beliin tv untuk orang tuanya
tapi..
anak itu meninggal sebelum cita-citanya tercapai.
keinginannya diketahui oleh teman-temannya sesama pemulung, dan mereka bersama-sama membelikan sebuah tv untuk diberikan kepada orang tua anak tersebut
namun tidak ada satupun orang yang mengenal siapa orang tua anak tersebut, dimana orang tuanya berada..
dilema hidup yang terkadang terlihat sangat berat..
tv tersebut sekarang masih disimpan di yayasan, mereka masih berusaha menemukan orang tua sang anak untuk mewujudkan amanah terakhirnya
dilema dilema.. 
moga2 ketemu deh ntar, ato ga minta bantuan termehek-mehek kale yah????


kemudian rumah kita..
yayasan untuk anak2 yang mengidap penyakit kanker
didirikan oleh 2orang ibu yang anaknya telah meninggal akibat leukimia
mereka mengembangkan konsep rumah singgah tempat mereka menginap selama di belanda
sungguh mulia hati mereka, salut banged dah..
anak2 mereka telah meninggal dan mereka tidak maw anak2 yang mengidap kanker tidak mendapatkan fasilitas yang baik atau tidak punya tempat tinggal
yayasan kasi juga mengadakan home schooling untuk anak2 penderita kanker agar tidak ketinggalan pelajaran
pendidikan yang dilakukan secara cuma-cuma
melihat anak-anak pengidap kanker rasanya ga tahan tidak menitikkan air mata
mereka masih memiliki semangat hidup yang begitu besar, masih bisa bercanda, tertawa, berlari
juga salut ma sukarelawan yang mengajarkan anak-anak sesuai dengan minat dan kemampuan anak2..
mantap..!

ternyata setelah kemotrapi di rumah sakit, mereka masih harus naek kendaraan umum!
gila.. rentan banged dah..
kabarnya taxi express maw membantu untuk mengantarkan anak2 dari dan ke rumah sakit
manteph dah.. mana blue bird??
sinarmas mo nyumbang minyak goreng,.. ^^
pihak alfa mart dengan cepat maw membantu anak2 mengidap kanker ini *dee keluar air mata lagi*
alfa mart menyumbangkan satu unit mobil minibus.. *supermarket yang lain mana neh???
moga2 anak2 lebih mudah untuk kerumah sakit dan bisa jalan2 dengan menggunakan mobil *dee meneteskan air mata lagi

moga2 semakin banyak orang yang dermawan lainnya, dan anak2 pengidam kanker cepat sembuh
wish the best for all

-'dee'-