Saturday, August 21, 2010

Blackberry's Addict

Iseng-iseng wawancara, coba baca aja deh tentang Blackberry

Banyak orang yang melihat pesimis orang yang memakai Blackberry, dipandang sebagai orang yang ga update teknologi. Cuma ikut-ikutan teman saja make Blackberry padahal handheld lain banyak yang lebih canggih, lebih segalanya. Blackberry sungguh ketinggalan zaman, mahal dan ga berguna.
Well opini tersebut ga salah, benar adanya. Tapi coba lihat dari sudut pandang berbeda, dimana anda tinggal, dimana lingkungan kerja anda, dimana pergaulan sekitar anda. Layanan mobile phone di Indonesia hanya tersedia paket Blackberry Internet Service yang lumayan murah, kita bisa memantau bisnis, social network selama 24jam non stop. Mungkin sebagian orang itu termasuk penyakit, tapi bagi sebagian orang itu kebutuhan. Anda tidak boleh menyalahkan siapapun dalam pernyataan ini. Semua orang memiliki kepentingan masing-masing.

Teknologi Blackberry sangat ketinggalan zaman dibandingkan Apple, Android, tidak ada yang lebih ddibandingkan kedua ponsel tersebut, hanya BBM saja, itu pun bisa digantikan oleh YM ato MSN, apa bedanya dengan SMS?

Ponsel mana yang memiliki layanan online 24jam dengan daya tahan 1-2 hari? (walaupun disebagian kasus blackberry hanya bertahan 10jam). Dengan blackberry kita ter-connect live-time dengan dunia maya, tidak ada lagi dinding pemisah. Ga khawatir email udah masuk atau belum, sibuk mencari hotspot untuk mengecek email anda. Ato sebel dengan layanan GPRS yang ngadat-ngadat. Dengan Blackberry semuanya lebih gampang di negara Indonesia ini.

Banyak orang yang menggunakan Blackberry menjadi ansos, lebih peduli dengan teman 'maya' dibandingkan teman disebelahnya?

Well, semuanya kembali kepada diri masing-masing. Ga perlu Blackberry deh, laptop, ponsel, iPod juga bisa membuat kita asik dengan kegiatan kita sendiri dan tidak memperhatikan teman disekitar kita. Semuanya hanya pengendalian diri masing-masing, jangan menyalahkan handheld-nya. Misalkan orang dibunuh dengan pisau, bukan pisaunya yang bersalah.

Kenapa Blackberry sebegitu perlunya sekarang?

Email masuk anda tau langsung bisa baca, reply dengan praktis.
Atasan bisa memberitabukan informasi dan bisa mengontrol dengan praktis.
Coba anda praktekkan sendiri, anda akan tau apa yang saya maksud.

Apa mungkin suatu saat tidak memakai Blackberry lagi?

Semua didunia ini tidak ada yang abadi tetapi ada yang tidak mungkin :)

Apa yang tidak mungkin?
Bisa hidup di ruang hampa udara, coba saja kalo ga percaya. :)

Apa mungkin Blackberry akan tergantikan?

Mungkin saja, kalau layanan di Indonesia memudahkan orang yang memakai iPhone, Android dan tersedia layanan hotspot di seluruh penjuru jalan, ada layanan langganan hotspot yang murah untuk browsing dan menggunakan social media.

Kan, bisa digantikan dengan laptop dengan modem portable?

Sepertinya anda belum pernah tinggal dipedalaman, saya sudah merasakannya, apa yang lebih mudah, silahkan deh ke Papua sana yg cuma ada sinyal Telk*ms*l, dengan layanan Blackberry semuanya jadi lebih mudah.

Jangan terlalu mudah dipengaruhi oleh orang, jangan asal dengar informasi orang dan menelannya mentah-mentah. Kita perlu berpikir lebih baik lagi. :)
Be mindful, be wise..
Dee

Friday, August 20, 2010

Say Bye for Bondan Winarno

Wah wah judul kali ini kontroversi banget nih..
Sebelumnya saya fans berat Pak Bondan untuk kuliner, referensi dalam pemilihan makanan, namun akhir-akhir ini saya merasa ga bisa dijadikan referensi lagi. Why?
Puncaknya hari ini tanggal 20 Agustus 2010, Pak Bondan nge-tweet iga yang enak di Bandung, IGA JANGKUNG, perasaan kecewa dan mau ngakak campur aduk gado-gado. Seorang pakar kuliner Indonesia, memberikan referensi yang sumpah ga pas banget. Saya pernah mencoba iga jangkung, rasa iga jangkung cenderung termasuk masakan ga enak di lidah saya. Minyakan, gosong, kecap, keras dan alot, kesan yang jauh banget dari rasa enak. Ga masuk standar sedikitpun untuk menjadi masakan yang enak. Jauh-jauh sungguh jauh :D

Sebenarnya bukan ini saja yang membuat saya kecewa, referensi Pak Bondan cenderung udah tidak benar adanya. Beberapa referensi seperti bebek, bubur yang sudah saya coba juga jauh dari rasa enak. Orang boleh ngomong ini masalah selera yang ga sama, tapi masakan yang dikatakan enak itu memiliki standarisasi yang sama, orang ga suka pun akan mengatakan LUMAYAN, STD bukan jauh dari rasa enak, berminyak dan gosong. Pak Bondan cenderung memberi referensi restoran yang bernama, bukan yang layak dicoba lagi.

So, maaf Pak Bondan referensi anda tidak dapat lagi menjadi acuan wisata kuliner.

Sunday, August 8, 2010

Kerja Oh Kerja

Lulus kuliah pertama yang dipikirkan, aku akan kerja dimana? Spinning, Twisting on your mind... Sibuk kirim CV ke berbagai macam perusahaan, baik pekerjaan, divisi maupun deskjob yang berbeda, tidak ada panggilan, hopeless! ~,~"

Akhirnya memutuskan untuk menenangkan diri liburan sebentar, jalan-jalan ke Bandung, setelah sampai di Bandung, telepon pun berdering, panggilan kerja untuk minggu depan, dan langsung akan di briefing! OMG! Saya masih di Bandung dan ingin meneruskan liburan yang mungkin akan menjadi yang terakhir. Untungnya bapaknya memberikan kesempatan, dan senin saya harus masuk kerja dengan jobdesk yang saya ga tahu apaan, yg jelas aku akan menjadi programmer, padahal aku ingin menghindari menjadi programmer.

So, kenapa akhirnya memutuskan untuk langsung menerima saja tawaran ini? Mungkin ini point-point yang menjadi pertimbanganku :
- Saya fresh graduate, daging mentah, belum ada pengalaman akan digaji maksimal untuk seorang fresh graduate di Indonesia.
- Orang tua yang selalu mendesak "kerja kerja dan kerja terus menerus, kok masih belum dapat kerja? kapan mulai kerja? masa sih belum dapat2? kamu nyari ga sih kerja? uang bulan depan ga di transfer lagi loh!" saya sangat stress ditanya ama keluarga Mungkin keluarga lain atau ortu orang lain tidak seperti ini, tapi begitulah keluarga saya huhuhu
- Tawaran dari dosen, dan saya telah mengecewakannya, masih diberi kesempatan, kalo menolak saya sungguh ga tahu diri. Dia sungguh baik kepada saya
- Belum ada panggilan dari perusahaan yang telah dikirim CV-nya, masih belum di proses, so apa salahnya 3bulan ini, dan maybe 2bulan lagi saya akan banyak kirim CV lagi :)


Hidup ini pilihan, maybe bagi sebagian orang ini pilihan yang cukup bodoh dari saya, tapi ya sudahlah, semoga semuanya berjalan dengan baik :D

Tuesday, August 3, 2010

Pengangguran sampai waktu yang tak dapat ditentukan

Yudisium resmi besok, sudah saatnya menjadi pengangguran. Stress menumpuk, apa yang akan dilakukan nanti setelah lulus kuliah, dilema dihati, mencari-cari pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan serta gaji yang setimpal dan bisa mencukupi kebutuhan. Sebagai sarjana fresh graduate mungkin orang akan melihat dengan sinis 'daging mentah' yang pilih-pilih pekerjaan. Tapi ini adalah pilihan, idealisme.

Untuk terjun menjadi seorang programmer bakalan harus 'pikir-pikir' lagi dengan kemampuan yang seadanya ini, walalupun IPK yang lumayan meyakinkan hahaha..

Memilih kerja kantoran atau berwirausaha mungkin akan sedikit membingungkan, jualan jualan penghasilan meyakinkan tapi ga ada kepastian dan relasi. Ga ada yang beli ga ada penghasilan, pengennya bisa kerja kantoran dan jualan tetap jalan untuk tambahan.

Semoga nanti tidak salah mengambil keputusan dan pilihan terbaik.

Saturday, July 24, 2010

Renungan naif? Be Realistis!

Abis baca-baca diforum ditulis pengorbanan seorang lelaki yang kadang tidak diketahui oleh wanita, mau nyobain komentar deh, kayaknya yang nulis terlalu naif atau terlalu cengeng aja sih


1. Seorang anak laki - laki, dengan uang jajan seadanya.. diberi orang tua nya agar bisa makan di kantin sekolah, atau ongkos transportasi ke sekolah..

kalian merasa dia akan menggunakan semua uang jajannya?

dia selalu menabung untukmu selama tiap hari, menahan lapar, menahan segala ajakan teman untuk pergi bermain dan berharap cukup untuk mengajakmu pergi jalan - jalan di hari minggu nanti.., mungkin hanya sekedar nonton atau pergi makan,.. =)

lalu ketika hari minggu yang dimaksud, engkau jawab : " duh,.. sori ni kek nya aku gak bisa pegi sama kamu hari ini soalnya diajakin keluarga pegi... maap "

dah,.. kamu dah sukses menghancurkan perasaan, pengorbanan tu anak laki - laki.. mungkin mereka tak pernah menangis, atau pun curhat sama temannya,.. karna mereka itu jantan! mereka selalu menyimpan perasaannya seorang diri.


Kalo belum punya uang, belum punya penghasilan jangan coba-coba jadi ABG labil (ababil) untuk mau nraktir semua keperluan pacar cewe anda. Hello.. masih pacar, masih muda, kamu itu bukan bapaknya, ga perlu traktir semua keperluan dia. Kalau mau ditraktir semua, pacaran aja ama bokap sendiri, ditraktir tuh semuanya. Jadi cowo jangan terlalu bodoh, jadi cewe jangan terlalu manja. Perbandingan 50:50, kalo ga 65:35 masih wajar lah.. kalo diluar itu, walaupun sebagai cowo merasa kaya, cewe begitu ga bisa diandelin jadi pasangan hidup, MENDING PUTUSIN! Ke laut aje cewe ngarep ditraktir mulu!


2. Ketika beranjak dewasa, para wanita cantik hanya akan pergi sama cowo yang punya kendaraan roda 4.. ketika pria harus bersaing untuk mendapatkan dirimu, mereka akan lebih berhemat mati2an agar bisa mengajak mu untuk berkencan,..

ketika engkau mau d ajak pergi, dan kaget untuk pertama kali engkau dijemput memakai motor,..

lalu engkau menjawab
" duh rambut gw rusak nih,..."
" duh, siang bolong gini kamu ngajakin aku pergi... panas tau "
" duhhhh, debu, panas... laen kali aja deh ya ? "

mungkin engkau tidak sadar mengatakannya,.. tapi percaya lah.. hati mereka sakit..

Well, jadi cowo jangan terlalu bego.. mau kemana-mana dijemput? mau kemanapun di anterin? eh, ini pacaran ama tukang ojek apa supir sih? gapapa dijemput dianterin, tapi ga ke semua tempat perlu di anterin, tau batasan, tau pacar kamu juga sibuk, jangan asal minta temenin deh. Kalo comment panas, rambut rusak, debu, kembali ke point pertama yang sudah dijelasin diatas, makanya jangan traktir semuanya, jadi cewe ngelunjak! kalau mau nyari yang roda 4? udah kerja belum cowonya? kalo belum kerja, belum bisa apa-apa, itu kan punya bapaknya, pacaran aja ama bapaknya! Jadi cewe jangan matre, jadi cowo jangan terlalu peres, kalo niat long term relationship doi bakalan bisa ngertiin susahnya hidup ini, makanya jangan pacaran ama ababil!



3. Ketika sudah berkeluarga,... anda tau? mereka kerja banting tulang seharian penuh untuk mencukupi kalian makan..

tau pepatah ini gak?
" Seorang ayah makan telur ayam, sedangkan anak istrinya makan daging ayam "

Di benak seorang ayah, asalkan anak istrinya bahagia itu udah cukup,..
kalo perlu gak makan, ato sekedar makan mi instan, asalkan anak istri bisa makan dia uda senang,.. jangan suka menyia2kan uang hasil kerja keras suami mu itu..

Kebanyakan nonton film drama? Kebanyakan nonton film mewek-mewek??
Realistis dikit, cowo cewe sama aja, ga ada yang lebih kerja keras banting tulang, jadi orang jangan terlalu naif. Hidup ini berat, jangan diberat-beratin ama hal-hal ga penting



4. Ketika punya anak, sudah meranjak dewasa.. dia kesulitan untuk membiayai keluarganya,.. tapi ada satu hal yang harus kalian tau..

" mau ayah / suami mu seorang perampok, pencuri, penjudi atau kriminal lainnya,.. ketika uang itu diberikan pada mu,.. dia ikhlas memberikannya padamu, dan RELA MENANGGUNG DOSA UNTUK MU "

ini hanya untuk bahan renungan wanita saja
dan memang tidak semua wanita seperti ini kok :)

Kalo udah menjadi perampok, pencuri, kriminal, korupsi untuk membiayai keluarga. Well, kayaknya pendapat ini bertolak belakang ama point ketiga, katanya kerja keras? kalo udah ga bener, nama keluarga rusak, nantinya akan memperburuk keadaan, lebih baik tau batas kemampuan keluarga, jangan hanya bisa jadi keluarga menengah, gaya hidup menengah keatas, kan ga nyambung. Posisikan diri anda dimana, jangan melihat atau membandingkan orang lain. akan jadi boomerang jadi diri sendiri.


Well, akhir kata memang tulisan Dee offensif banget, tapi emang sengaja!
Kalian hidup di dunia yang berat, jangan terlalu naif, jangan terlalu bego, berpikirlah rasional, nyari cewe mau enaknya aja? ke laut aja deh!

Saturday, July 3, 2010

Curhat Dosen Binus "Dosen Killer-kah Saya"?

Iseng-iseng browsing-browsing nemu sesuatu yang membuat gw selalu bertanya, sudah benarkah Dee milih almamater kampus dan tidak memilih kuliah di Binus?
kalo baca artikel ini sepertinya sih sudah tepat. :D


Dosen Killer-kah saya?

Wednesday, May 12, 2010 at 11:10pm
Saya sudah mengajar di Binus sejak tahun 1988. Waktu itu Ibu Th Widia sendiri yang meminta saya untuk membimbing mahasiswa yang akan ikut ujian negara (termasuk saya). Waktu yang diberikan hanya dua bulan sampai hari ujian. Pelajaran yang saya harus ajarkan adalah bahasa pemrograman dBase II dan Lotus Makro. Setelah banyak pertimbangan akhirnya saya memenuhi permintaan Ibu Widya. Hasil dari bimbingan saya waktu itu lulus 100%.

Selanjutnya, Ibu Widia kemudian menunjuk saya untuk menjadi dosen yang mengajar matakuliah tersebut untuk STMIK Bina Nusantara disamping pelajaran lainnya di jurusan SI.
Bulan berlalu, tahun juga berganti. Demikian pula STMIK bertambah maju dan besar. Tapi cara ngajar saya dari tahun ke tahun tetap saya pertahankan guna menjaga mutu. Itu saya lakukan karena almamater saya, Saya sudah menganggap Binus sebagai bagian dari hidup saya. Saya rela tidak mengejar posisi dan jabatan dan tetap sibuk mengajar, demi mengharapkan segelintir mahasiswa yang saya ajar bisa membuktikan diri mereka di masyarakat agar nama Binus tetap harum karena kualitas yang baik.

Tapi cara saya mengajar seperti mulai terusik setelah Ibu menderita sakit dan wafat. Semua mulai berubah. Banyak aturan yang muncul...contoh : Dosen yang banyak tidak meluluskan mahasiswa ditegur, waktu untuk periksa ujian diperpendek, menggerakkan dosen untuk memberi nilai tulis walaupun jawaban mahasiswa salah, menekan dosen dengan mengatakan "Kalau banyak mahasiswa yang tidak lulus, mungkin saja dosennya yang tidak mampu", dan berbagai kegiatan lainnya yang akhirnya menjadikan para dosen menjadi "BERBAIK HATI" untuk memberikan nilai lulus pada mahasiswa walaupun mahasiswa tersebut tidak mampu sama sekali untuk pelajaran tersebut.

Semua yang saya katakan itu benar adanya dan itu sudah bukan rahasia lagi. Tapi karena mahasiswa diuntungkan dan dosen merasa tidak rugi kalau melakukan hal seperti itu, maka dari luar semua tampaknya ok saja. Memang, cara itu adalah cara yang paling jitu untuk mengakali pendidikan, sebab mahasiswa lulus sesuai nitanya masuk ke Binus, bagi dosen juga tidak ditegur oleh Kajur dan posisinya mengajar akan selalu aman karena disukai oleh Kajur.

Tapi lihatlah prestasi anak Binus di dalam masyarakat, kebanyakan dari mereka cuma jadi sales atau marketing. Kalaupun ada job expo, lowongan yang terbesar terisi cuma marketing, management training atau sales. Kasihan sekali........

Susah-susah sekolah, ayah ibu banting tulang menghemat penghasilan, hasilnya anaknya lulus , tapi cuma untuk jadi sales atau marketing saja......posisi pekerja yang tidak memerlukan IT.....
Terus terang saja, saya tidak tega untuk memberikan mahasiswa angka lulus kalau mereka sebenarnya tidak menguasai pelajaran tersebut. Sebab saya merasa saya berdosa karena saya berbohong. saya berbohong pada mahasiswa, berbohong pada orang tua mereka (tidak bisa diberi nilai lulus), berbohong pada masyarakat dan yang terpenting berbohong pada almamater sendiri dengan menghasilkan mahasiswa yang sebenarnya tidak mempunyai kemampuan tersebut. Malu saya...malu....

Oleh sebab itu, dalam penilaian saya sangat ketat, tapi saya tidak pernah mengurangi nilai yang seharusnya diperoleh mahasiswa. saya menilai ujian sesuai porsi nilai yang ditetapkan, cuma tidak pernah ada nilai tulis dan nilai untuk mengkatrol nilai agar mahasiswa yang lulus jadi banyak.
Hal ini saya lakukan karena saya menempatkan posisi saya sebagai seorang ayah. Kalau saya orang ayah, tidak mungkin saya mau memasukkan anak saya ke sekolahan / universitas yang hanya memberikan stempel lulus tapi tidak bisa menjamin anak saya memperoleh ilmu yang diajarkan. Buat apa saya membayar sejumlah uang tapi anak saya tidak bisa apa2x, cuma bisa ngakali orang tuanya (Lulus tanpa mutu).

Saya juga tidak ingin kejadian kasus Prita terulang di dunia IT. Sebab kalau hal itu terulang, Binus yang menjadi almamater saya akan terkubur selamanya.

Hal yang juga mendorong saya demikian adalah karena saya mendapatkan informasi dari teman-teman saya (ex STMIK Bina Nusantara) dan juga beberapa pimpinanperusahaan bahwa semakin hari, semakin sedikit mahasiswa Binus yang bisa lewati test yang dilakukan perusahaan.

Terus terang saja, memberikan nilai lulus pada mahasiswa itu sangat mudah. Seringkali mahasiswa sangat senang akan hal seperti ini. tapi tahukah bahwa sebenarnya dosen yang seperti itu justru membunuh mahasiswa itu sendiri. Sebab tidak mungkin mahasiswa itu bisa bekerja sesuai sertifikat pendidkan yang dimilikinya. Lalu, kalau memang mau kerja dibidang tersebut, mahasiswa tersebut juga tidak mungkin belajar kembali di S1 yang sudah dinyatakan lulus.

Dosen menilai mahasiswa paling lama satu sampai lima semester, tapi mahasiswa akan dimilai oleh masyarakat selama hidupnya. Jadi kalau ada pemberian nilai bagus untuk matakuliah yang memang tidak dikuasai, seharusnya mahasiswa menolak, karena itu sama saja membunuh masa depan mahasiswa.

Dalam benak saya tetap berpendapat, sekolah / universitas adalah tempat untuk menuntut ilmu. Selama masih tidak bisa, tidak perlu malu untuk terus menuntut ilmu. kalau tidak belum menguasai ilmu dan diberikan sertifikat lulus, itu sama saja kita diusir dari tempat belajar kita. Sayang uang pangkal yang sudah dibayarkan orang tua yang dicari dengan bercucuran keringat tapi tanpa hasil.

Nah, demikianlah dasar pemikiran saya dalam mengajar, terutama dalam memberi nilai. Kalau anda sudah baca yang saya tulis, masihkah saya anda anggap saya sebagai dosen killer? Ataukah anda akan mengatakan tindakan saya adalah benar? Silahkan saja...semua terserah anda. Yang pasti, saya selalu percaya semua di dunia ini akan seimbang....Apapun yang anda buat akan berbuah dikemudian hari....



Status Dosen-nya di Facebook

Saya tidak cuti dari mengajar di Binus...Itu hanya akal bulus untuk menyingkirkan saya sebagai dosen....
Jika anda ada kesulitan dalam matakuiah SI, saya akan dengan senang hati membantu....



Profile dosennya
http://www.facebook.com/profile.php?id=644793305&ref=ts

Wednesday, June 23, 2010

Kontroversi penahanan Ariel berdasarkan UU Pornografi

Akhir-akhir ini kita disibukkan dengan berita video mesum yang beredar lewat internet. Tayangan infotainment di televisi didominasi oleh berita ini, bahkan tidak ketinggalan dua saluran televisi berita ikut menayangkannya. Figur publik yang terlibat dalam video mesum ini diduga antara lain vokalis grup musik Peterpan, Ariel, dan dua orang selebritis Luna Maya dan Cut Tari.

Perkembangan terakhir adalah Ariel dijadikan tersangka oleh Polisi. Pasal-pasal yang dipakai untuk menjerat antara lain berasal dari UU Pornografi, UU ITE, dan UU Hukum Pidana. Saya tidak akan menulis soal moralitas, soal hype media dan soal pandangan pribadi saya terkait kasus ini. Tapi yang menarik adalah segi hukum yang digunakan dalam kasus ini.

Kepala Bidang Penerangan Umum, Komisaris Besar Polisi Marwoto Soeto mengemukakan bahwa Ariel dijerat dengan:

Pasal 4 UU Pornografi terkait dengan tindakan memproduksi materi pornografi.
Pasal 27 UU Informasi Teknologi yang berbunyi, “Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.”
Kitab Undang-undang Hukum Pidana juga menjerat Ariel dengan Pasal 282 tentang kesusilaan.
Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Zainuri Lubis, mengumumkan bahwa Ariel ditahan karena telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus video porno.

UU No.44 tahun 2008 tentang Pornografi sejak lahirnya telah menimbulkan kontroversi sejak mulai perancangannya. Penolakan berbagai lapisan masyarakat terhadap RUU ini terjadi di mana-mana pada saat proses pembentukannya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika bersama Ketua DPRD Bali Ida Bagus Wesnawa dengan tegas menyatakan menolak Undang-Undang Pornografi ini[1]. Ketua DPRD Papua Barat Jimmya Demianus Ijie mendesak Pemerintah untuk membatalkan Undang-Undang Pornografi yang telah disahkan dalam rapat paripurna DPR dan mengancam Papua Barat akan memisahkan diri dari Indonesia[2]. Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menolak pengesahan dan pemberlakuan UU Pornografi[3].

Namun DPR maju terus dalam perancangan UU Pornografi tersebut. Akhirnya pada tanggal 28 Oktober 2008 RUU Pornografi disepakati 8 fraksi di DPR. Sekitar pukul 23.00 WIB, mereka menandatangani naskah draft, yang tinggal menunggu pengesahannya di rapat paripurna. Delapan fraksi tersebut adalah FPKS, FPAN, FPD, FPG, FPBR, FPPP, dan FKB. Sedang 2 fraksi yakni FPDIP dan FPDS melakukan aksi ‘walk out’. Kemudian dalam proses sidang Rapat Paripurna DPR tanggal 30 Oktober 2008 yang panjang dan beberapa kali mengalami penundaan RUU Pornografi disahkan. Pengesahan UU tersebut disahkan minus dua Fraksi yang sebelumnya menyatakan ‘walk out’, yakni Fraksi PDS dan Fraksi PDI-P. Menteri Agama Maftuh Basyuni mewakili pemerintah mengatakan setuju atas pengesahan RUU Pornografi ini.

Pertanyaan kita sekarang adalah, sebagai orang awam yang mungkin tidak melek hukum, kok bisa Polisi menggunakan Pasal 4 untuk menjerat Ariel dalam kasus ini? Bukannya video mesum itu, sepengetahuan kita yang terbatas sekedar nalar dari pemberitaan di media adalah video privat? Seberapa besarkah implikasi UU Pornografi ini dalam kehidupan privat seseorang?

Pasal 4 UU Pornografi tersebut berbunyi:
(1) Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat:
a. persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;
b. kekerasan seksual;
c. masturbasi atau onani;
d. ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;
e. alat kelamin; atau
f. pornografi anak.
Penjelasan Pasal 4 Ayat (1) tersebut:
Yang dimaksud dengan “membuat” adalah tidak termasuk untuk dirinya sendiri dan kepentingan sendiri.
a. Yang dimaksud dengan “persenggamaan yang menyimpang” antara lain persenggamaan atau aktivitas seksual lainnya dengan mayat, binatang, oral seks, anal seks, lesbian, dan homoseksual.
b. Yang dimaksud dengan ”kekerasan seksual” antara lain persenggamaan yang didahului dengan tindakan kekerasan (penganiayaan) atau mencabuli dengan paksaan atau pemerkosaan.
c. Cukup jelas.
d. Yang dimaksud dengan “mengesankan ketelanjangan” adalah suatu kondisi seseorang yang menggunakan penutup tubuh, tetapi masih menampakkan alat kelamin secara eksplisit.
e. Cukup jelas.
f. Pornografi anak adalah segala bentuk pornografi yang melibatkan anak atau yang melibatkan orang dewasa yang berperan atau bersikap seperti anak.
Sedangkan definisi Pornografi menurut Pasal 1 UU Pornografi tersebut adalah:
Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.
Dari keterangan Polisi, kita tahu Polisi menjerat Ariel dengan pasal 4 ayat 1 UU Pornografi . Tuduhan yang digunakan adalah memproduksi materi pornografi. Video itu jelas dikategorikan sebagai Pornografi menurut UU ini.

Namun bila kita membaca penjelasan pasal 4 ayat (1) tersebut, video yang diproduksi untuk kepentingan dirinya sendiri tidak melanggar UU. Apa yang dimaksud dengan kepentingan dirinya sendiri? Apakah memperlihatkan video tersebut kepada teman tetap masuk dalam kategori kepentingan sendiri ataukah sudah masuk dalam kategori penyebaran? Kemungkinannya penyidik akan mencari petunjuk dan bukti yang lebih kuat yang bisa membedakan antara kepentingan diri sendiri dan penyebaran. Berita yang beredar mengenai dua orang ex personil band Ariel yang diperiksa terkait dengan pernah tidaknya melihat video tersebut sebelumnya memberikan petunjuk kepada kita usaha-usaha penyidikan polisi ke arah sana.

Adapula pendapat pakar yang mengatakan UU tidak bersifat retroaktif. Jadi apabila video tersebut diproduksi sebelum UU ini berlaku (Oktober 2008) maka si pelaku tidak bisa dijerat pasal 4. Pertanyaan lanjutan adalah kapan video ini diproduksi? Akan butuh penyidikan teknis mengenai pembuatan video dan mungkin pengakuan pelaku untuk hal ini. Bagaimana dengan penyebarannya? Penyebaran video ke publik jelas terjadi setelah UU ini berlaku. Polisi bisa saja menggunakan interpretasi dari pasal hukum yang fleksibel itu untuk menjadikan seseorang tersangka.

Dalam kasus Ariel ini kita melihat seseorang yang memproduksi materi pornografi, dan kemudian dijerat karena memproduksi atau dijerat karena memproduksi dan menyebarkannya? Video yang tadinya ruang privat beralih menjadi urusan publik karena ada yang menyebarkannya.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah Pasal 5 yang melarang orang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 6 yang melarang orang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi kecuali yang diberi kewenangan oleh peraturan perundang-undangan. Dalam penjelasan pasal 6, larangan menyimpan tidak termasuk untuk dirinya sendiri dan kepentingan sendiri.

Jadi bila Anda mengunduh video tersebut dan kemudian menyimpannya dalam harddisk, sebutlah Anda kemudian meminjamkannya kepada teman, atau sharing ke teman, apakah Anda juga dapat dijerat pasal 5 dan 6 ini? Artinya negara semestinya berurusan dengan seluruh “konsumen” video mesum ini tidak hanya pelaku penyebarannya bila hendak konsisten menegakkan hukum.

Saturday, June 12, 2010

Tips Berhemat

Hemat..~! hemat.. kata yang selalu berkumandang di pikiran kita apalagi kalo lagi keuangan seret, tapi apakah kita baru akan berhemat kalo sedang tidak ada uang?
Tentu saja pola pikir seperti itu salah adanya. Kalau udah tidak ada uang yah nyari lagi dong, bukan berhemat solusinya :D
Berhemat hanya bisa kita lakukan bila kita memiliki keuangan lebih dan ingin menyisihkannya untuk digunakan pada waktu tertentu (Misalnya akhir bulan atau saat ingin memberikan hadiah kepada seseorang). Dan berhemat harus dibedakan dengan pelit, orang yang ingin berhemat sangatlah berbeda dengan orang yang pelit. Dan orang yang pelit juga berbeda dengan orang yang licik (Dilain kesempatan saja baru dijelaskan).

Nah untuk berhemat berikut tips-tips by Dee :

- Buatlah daftar barang keinginan Anda, beri skala priority 1-5, 1 untuk yang paling dibutuhkan, 5 untuk yang paling tidak penting untuk saat ini, dan cantumkan budget harga-nya, jangan kasih harga yg fix, tetapi harga perkiraan saja

- Buatlah alur pengeluaran uang tiap bulan, masuk dan keluar, catat segala macam pengeluaran sedetail mungkin (biaya parkir, recehan yg diberikan kepada pengemis, beli tissue, beli permen, pinjemin teman, kehilangan uang ataupun nemu uang) semuanya harus dicatat sedetail mungkin untuk mengurangi gap kehilangan keuangan anda.

- Tulis wish yang ingin anda capai atau inginkan di buku pengeluaran tersebut! Sehingga Anda akan selalu melihat dan mengingat apa yang Anda ingin dapatkan! Dan ingat catat dengan rapi sehingga Anda menjadi nyaman melihat dan semangat untuk menulis setiap harinya.

- Belanjalah di awal bulan, tapi bukan dengan uang anda dibulan itu, tapi uang di bulan sebelumnya! Usahakan Anda berbelanja setelah mendapatkan surplus dibulan sebelumnya, jangan ambil resiko keuangan Anda defisiti di akhir bulan. So, tahan nafsu belanja Anda hingga tercapai surplus dan dapat dilakukan pembelanjaan yang sebenarnya tidak begitu penting tetapi Anda inginkan. Namun, untuk hal yang urgeng bijaksanalah berbelanja di awal bulan.

- Usahakan surplus di bulan sebelumnya digunakan sebagai reward Anda telah berhemat dibulan berikutnya. Saatnya Anda memuaskan keinginan Anda untuk berbelanja.

- Kalender keuangan Anda tanpa tanggal kritis! Sehingga Anda tidak akan stress menjalani penghematan ini, segalanya berjalan dengan lancar. Hindari belanja banyak di awal bulan namun berhemat di akhir bulan. Anda akan sangat tertekan menjalaninya. Tingkat stress akan meningkat.

- Sisakan uang anda tiap bulan untuk hal-hal yang mendadak seperti ke dokter (biaya dokter sangatlah mahal, apalagi di kota-kota besar seperti Jakarta), ini sangat gawat bila anda tidak memiliki dana cadangan.

- Setelah melakukan penghematan dan belanja seperlunya, berilah reward kepada diri Anda! Planning refreshing yang akan menyenangkan untuk Anda, travel ke luar kota ataupun keluar negri untuk melepas segala kejenuhan Anda.

So, masih pusing melakukan penghematan? Lebih bijaklah menyikapi hidup ini yang semakin berat dan semakin ruwet. Selamat berhemat ala Dee.

Terima Kasih ^^

Tuesday, June 8, 2010

Heboh Video Ariel vs Cut Tari

Setelah heboh dengan video panas pelaku mirip artis Luna Maya dan Ariel Peterpan, sebuah video panas dengan pelaku mirip Ariel kembali beredar di YouTube. Kali ini pasangannya mirip artis Cut Tari.

Video tersebut berdurasi lebih panjang, yaitu sekitar 8 menit dan lebih bersih dibandingkan video yang heboh sebelumnya.

Tidak seperti video sebelumnya yang diduga diambil dengan ponsel oleh tangan pelaku, video kali ini nampaknya menggunakan kamera yang lebih canggih dan profesional.

Video nya ini

[youtube]vU-H8HdgEdc[/youtube]

link video

Wednesday, June 2, 2010

Dibalik kasus Flotila

Saya rasa penting kita mendengar ke 2 sisi dari peristiwa yg saat ini terjadi. Demo mengutuki Israel byk terjadi di seluruh dunia, bahkan gereja Katolikpun di Semarang turut mengecam peristiwa terakhir ini.

Saya baru baca sebuah penulisan yg memberikan pandangan sisi lain. Kalau kita baca surat kabar atau majalah di seluruh dunia, mereka sedang mengutuki perbuatan Israel. Yang tertulis dan dilaporkan benar2 hanya satu sisi, kita perlu melihat sisi yg lain.

Ada beberapa poin yg perlu kita ketahui bersama:
1. Israel mengblokir jalur masuk Gaza karena saat ini Gaza tengah dikuasai oleh Hamas, sebuah organisasi teroris.
2. Hamas sendiri beberapa saat yg lalu berperang melawan saudaranya sendiri, mereka bertindak sangat kejam membunuh pengikut pemerintahan Mahmoud Abbas. Di youtube banyak video yg menunjukkan kekejaman Hamas. Banyak orang Palestina sendiri yg mengatakan Hamas, meskipun sesama Palestina ternyata lebih kejam dari tentara Israel.
3. Hamas selalu menteror Israel dengan tembakan puluhan bahkan ratusan roket ke desa-desa Israel. Anehnya, dunia “silent” dalam hal ini, dan sekali Israel harus masuk dan menghancurkan kekuatan Hamas, dunia langsung mengecam.
4. Arabs mengerti bahwa secara teknologi perang mereka kalah jauh dengan Israel, jadi satu2nya kemenangan yg mereka upayakan saat ini adalah secara politik. Dalam peperangan melawan Israel, mereka menempatkan wanita dan anak2 di atap-atap rumah, dengan sengaja menjadikan mereka tameng bagi Bom dan peluru Israel.

Mengenai kejadian Flotilla yg sedang terjadi.

Tujuan pengiriman barang-barang “kemanusiaan” ke Gaza melalui laut sesungguhnya BUKAN untuk menolong orang-orang Palestina yg menderita. Kepala dari Flotilla sendiri mengatakan bahwa tujuan mereka menerobos blokade ISrael adalah untuk menghancurkan blokade Israel ke jalur Gaza.

Laporan kemanusiaan yang sesungguhnya adalah tidak ada orang kelaparan di Gaza. Bahkan sudah banyak bermunculan resto-resto mewah di sana. PBB selama 60 tahun ini sudah terus menerus merawat penduduk Palestina.

Jika kita melihat peta Gaza, anda akan tahu bahwa Israel hanya memblokade 3 sudut masuk ke Gaza. Sudut yang ke 4 itu diblokade oleh MESIR, sebuah negara Arab sendiri.

Dari seluruh negara-negara Arabs, dan bahkan Mesir sendiri, mereka tidak perduli dengan kemanusiaan warga Palestina di Gaza. Mereka yang kaya raya dengan uang penghasilan minyak bisa dengan mudah membiayai makanan ataupun pembangunan di Gaza. Tetapi tahukah anda bahwa setiap bantuan yg diberikan ke Gaza untuk orang2 Palestina di sana akan dirampas oleh Hamas dan dipakai untuk kepentingan prajurit mereka. Jika ada dana sumbangan dalam bentuk keuangan, maka dana tsb akan dipakai untuk pembelian senjata. Ketahuilah bahwa negara Arabs sendiri tidak sayang terhadap saudaranya sendiri. Dipikiran mereka, orang Palestina memang dibiarkan disana sebagai alat perang mereka melawan Israel.

Untuk kasus Flotilla, sebenarnya Israel telah menawarkan untuk MEMBANTU pengiriman barang2 kemanusiaan seperti makanan dan obat-obatan ke Gaza, DENGAN syarat harus ada pengecekan terlebih dahulu supaya tidak ada senjata yang dimasukkan. Tetapi pihak organisasi Pro-Palestina dengan sengaja menerobos masuk lewat jalur laut. Israel memang harus menghentikan kapal-kapal tersebut dan membawanya ke port mereka. Tidak ada pilihan lain!!!

Ingat bahwa tujuan penerobosan blokade ini adalah POLITIKAL, bukan untuk membantu penduduk Palestina di Gaza.

Jika anda selidiki sejarah modern, maka anda akan kaget untuk melihat betapa kejamnya negara2 Arabs terhadap saudara mereka sendiri. Mereka dengan sengaja memakai orang-orang Palestina untuk tujuan politik mereka “mengalahkan Israel”

Saya menuliskan email ini hanya sebagai bentuk pengungkapan saja. Saya harap tidak ada anak Tuhan yang karena membaca isi berita di koran2 dan acara TV yg sudah dipolitik menjadi benci dan mengutuki Israel.

Israel memang tidak punya pilihan lain daripada melakukan penyerbuan kapal Flotilla. Bisa dibayangkan jika diijinkan kapal masuk seenaknya, berapa banyak senjata yg akan diselundupkan ke Hamas?

Omong2, Israel telah menemukan ratusan tunnel (jalur bawah tanah) yg dipergunakan untuk penyelundupan senjata. Tunnel2 ini terus dihancurkan setiap kali ditemukan. Bukti-bukti ini sudah ditembuskan ke PBB, namun tidak ada tindakan secara langsung bisa dilakukan, karena Arabs masih memegang kendali minyak dunia.

Kita perlu terus mendoakan Israel agar tangan Tuhan dengan segera dinyatakan atasnya. TIDAK ada negara lain yang di SETIAP HARInya harus memikirkan keselamatan hidup mereka lebih daripada Israel. Jika bukan Tuhan yg menjaga mereka, sudah lama habislah bangsa ini.

Doakan juga penduduk Indonesia yang benar-benar dibutakan (dibodohi). Perang agama secara kenyataan sedang terjadi. Begitu besar kebencian mereka terhadap Israel. Bentuk kebencian yang benar-benar buta.

Continue to speak blessing over Israel!

Sumber:
http://brogsblog.wordpress.com/2010/05/31/here-we-go-again/